• Latest
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal - ff5fd291 8844 44cc 8e6f 5b2460274998 | Aceh | Potret Online

Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal

Oktober 25, 2023
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal - 1001348646_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal - 1001353319_11zon | Aceh | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal - 1001361361_11zon | Aceh | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal

Redaksi by Redaksi
Oktober 25, 2023
in Aceh, Bedah buku, Edukasi, Lhokseumawe, Literasi
Reading Time: 2 mins read
0
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Lhokseumawe Bedah Buku Kearifan Lokal - ff5fd291 8844 44cc 8e6f 5b2460274998 | Aceh | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

 

Lhokseumawe-Potretonline.com-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Lhokseumawe selenggarakan acara bedah buku bertema kearifan lokal Aceh pada Selasa (24/10/2023), yang diikuti oleh siswa dari berbagai SMA/MA di Kota Lhokseumawe.

Acara bedah buku tersebut dibuka oleh Kepala Dispusip Dr. H. Misran Fuadi, S.Ag., MAP di aula dinas setempat. Kepala Dispusip dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara bedah buku diselenggarakan bertujuan dalam rangka peningkatan pelayanan perpustakaan pada program perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Baca Juga
  • Peran Pemuda dalam Menghadapi Sustainable Development Goals
  • Siswi MAN 1 Kota Subulussalam Lolos 0SN Tingkat Nasional

“Acara bedah buku tahun ini kita mengusung tema membudayakan literasi dengan menulis. Untuk meningkatkan minat menulis dan membaca bagi para siswa di Kota Lhokseumawe,” ungkap Misran Fuadi dalam sambutannya.

Acara bedah buku tersebut menghadirkan dua narasumber dari kalangan guru pegiat literasi dan penulis buku. Pada sesi pertama materi disampaikan oleh Hamdani Mulya penulis buku Bahasa Indatu Nenek Moyang Ureueng Aceh. Pada kesempatan itu Hamdani berbagi ilmu kepada peserta tentang proses kreativitas menulis buku Bahasa dan Sastra Aceh sebagai salah satu materi ajar Kurikulum Merdeka di sekolah.

Baca Juga
  • Pelajaran Menjemur Pakaian
  • Guru Yang Memukau

“Bahasa dan Sastra Aceh harus dipahami oleh para siswa. Agar generasi muda tidak kehilangan identitas dan tidak hilangnya jati diri sebagai orang Aceh,” ungkap Hamdani Mulya.

Hamdani memberikan semangat dan motivasi kepada para pelajar supaya mau melestarikan Bahasa dan Sastra Aceh seperti hikayat, panton seumapa, dan peu ayon aneuk. Karya sastra Aceh tersebut merupakan warisan Indatu (leluhur) berupa kearifan lokal yang mengandung pesan moral dan kebijaksanaan yang sepatutnya harus dilestarikan.

Baca Juga
  • SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU
  • Ruang Digital dan Perebutan Demokrasi

“Sangat disayang jika hari ini ada anak-anak Aceh yang tidak lagi mengenal bahasa dan sastra Aceh sehingga generasi muda akan kehilangan identitas sebagai orang Aceh,” sambung Hamdani dalam materi yang dipaparkannya.

Hamdani juga berbagi kiat-kiat sukses menuangkan gagasan dalam sebuah buku. Kemudian dibuka sesi tanya jawab dengan peserta seputar tema kearifan lokal Aceh.

Serupa Bahasa Indonesia yang mampu mempersatukan bangsa, Bahasa dan Sastra Aceh pun memiliki peranan penting yang mampu mempersatukan masyarakat Aceh dalam tatanan masyarakat yang harmonis. Dengan demikian, Bahasa dan Sastra Aceh sebagai aset kekayaan budaya nasional harus dirawat dan dilestarikan.

Selanjutnya, pada sesi kedua materi disampaikan oleh Damayanti, M.Pd penulis buku Bulan di Mata Airin dan Di Bawah Naungan Senja.

Dalam kegiatan bedah buku karya Damayanti dipaparkan berbagai kandungan isi buku yang ia tulis. Damayanti memberikan nilai-nilai edukasi dan kearifan lokal Aceh yang dapat diangkat dalam sebuah buku. Selain membedah buku, Damay juga menjelaskan pentingnya menulis dalam meningkatkan kualitas berfikir dan kemampuan psikomotorik yang akan berpengaruh pada masa kini dan ke depan. Sehingga siswa dapat berpikir cermat dalam menuangkan gagasan dalam sebuah karya tulis.

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

JEJAK SIRAH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com