POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home Singkil

Tampilan Tari Pulau Pinang SDN Kuala Baru Disaksikan Tim dari Kemdikbudristek

Redaksi by Redaksi
September 30, 2023
in Singkil
0
Tampilan Tari Pulau Pinang SDN Kuala Baru Disaksikan Tim dari Kemdikbudristek - 584fcdab 4638 4707 8028 d9b2c526e72d | Singkil | Potret Online

 

SINGKIL- Potretonline.com – Penampilan Tari Pulau Pinang yang ditampilkan oleh murid UPTD SPF SDN Kuala Baru Sungai membuat decak kagum tim dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbidristek) beberapa hari lalu di Gedung Seni Pendidikan dan Kebudayaan Singkil.

Kepala SDN Kuala Baru Sungai, Soehardi kepada media ini, Sabtu (30/8/2023) mengatakan, Tari Pulau Pinang merupakan tarian tradisional dari daerah pesisir yang sudah jarang ditampilkan.

Baca Juga
  • Tampilan Tari Pulau Pinang SDN Kuala Baru Disaksikan Tim dari Kemdikbudristek - 1000292431 | Singkil | Potret Online
    Aceh
    Syekh Abdurrauf al-Singkili; Pemuka Ulama Aceh
    01 Feb 2025

“Pada acara gerakan seniman masuk sekolah yang ikur dihadiri tim dari Kemdikbudristek bidang Kebudayaan, Tari Pulau Pinang ini turut ditampilkan,” kata Soehardi.

Dikatakannya, Tari Pulau Pinang selama ini sudah jarang ditampilkan baik di kecamatan maupun di kabupaten apalagi di provinsi.

Soehardi menuturkan, sekolah yang ia pimpin masuk daerah pesisir di pedalaman Kabupaten Aceh Singkil mencoba menghidupkan kembali tarian tradisional ini.

“Tari Pulau Pinang adalah tarian khas Aceh Singkil yang telah dilupakan oleh generasi muda sekarang, tentunya karena akibat perkembangan zaman,” ujarnya.

Namun kata Soehardi, warisan budaya dari suatu daerah jangan sampai punah, perlu peran kita semua untuk memperkenalkannya kembali melalui kegiatan siswa di sekolah misalnya melalui ekstrakurikuler.

Soehardi menjelaskan, Tari Pulau Pinang atau juga sering disebut dengan Tari Payung merupakan tari tradisional
yang sudah tumbuh dalam berbagai kegiatan adat seperti saat acara pesta-pesta pernikahan di daerah pesisir.

Awal mula terbentuknya tarian ini berawal pada masa masyarakat Singkil masih bertempat tinggal di pesisir laut atau tepi pantai (Singkil lama).

“Masyarakat Singkil pada masa tersebut banyak berprofesi sebagai pedagang yang kerap melintasi jalur laut dari satu pulau ke pulau yang lain untuk berniaga sembari melantunkan berbagai syair-syair tentang keadaan atau kehidupan mereka,” tutur Soehardi.

Katanya, mereka dihadapi dengan keadaan susah dalam berjuang  atau berusaha dalam mengarungi kehidupan di masa lalu.

Hal tersebut lah yang mengilhami
terciptanya Tari Pulau Pinang dengan memilih seni tari ini dikarenakan tari ini tercipta asli dari daerah pesisir dan sudah mulai jarang ditampilkan.

Sehingga ujarnya, dia tergugah untuk melestarikan karya seni tari yang merupakan warisan kekayaan adat budaya masa dahulu agar generasi ke depan tidak melupakan tari ini serta di tangan  mereka lah tongkat estafet tarian ini akan tetap lestari di masa depan.

“Tari Pulau Pinang ini diharapkan kepada Pemkab Aceh Singkil untuk mempromosikannya, jika penting akan di daftarkan ke Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) ke Kemdikbudristek,” pinta Soehardi.(*)

Previous Post

JELAJAH PROFESI DAN BAKAT “Belajar entrepreneur di PT. BITATA FOOD INDONESIA”

Next Post

Keunikan Bahasa Aceh

Next Post
Tampilan Tari Pulau Pinang SDN Kuala Baru Disaksikan Tim dari Kemdikbudristek - b1c0a44c ead8 4706 a1ea 764af99484d2 | Singkil | Potret Online

Keunikan Bahasa Aceh

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah