POTRET Budaya

Untaian Puisi Sitti Zahara Tarmizi

September 2023 • Redaksi

Terima kasih  Aku

Hei aku…

Terima kasih telah menemaniku

Dalam perjalanan panjang kali ini

Aku tahu, ini sangat melelahkan

Kemarilah

Akan kuceritakan duniaku yang begitu membosankan

Agar kamu tahu

Baca Juga

Bahwa dunia yang kutunjukkan selama ini

Adalah sebuah tuntutan

Dimana aku harus terlihat bahagia tanpa cela

Diminta untuk ramah tanpa keluh kesah

Dari sini, kamu bisa melihat rumahku

Yang begitu berantakan

Sebenarnya…

Sudah berkali-kali aku mencoba merapikannya.

Hati-hati, jangan sampai kakimu terluka

Ada pecahan kaca yang tak terlihat oleh mata

Kamu sudah tahu bukan?

Duniaku benar-benar hancur berserakan

Itulah mengapa kamu memilih pergi

Dengan indahnya kata permisi

Meninggalkanku dalam kegelapan

Akulah si perempuan penuh luka lara.

Karya: Sitti Zahara Tarmizi

Dari: Ulee gle, Pidie jaya

Kupilih Jalur Langit

Deraian air mata tak bisa kutahankan

Isak tangis kembali menggema bumi

Meratapi kata permisi darimu

Namun keadaan masih saja tertawa lantang

Tak peduli semendesak apa aku menerjang

Aku, dipukul mundur dengan secuil kenyataan

Mentalku dihajar habis-habisan

Tenagaku habis oleh tangis

Menyesuri jalan dengan berjuta penyesalan

Yang akan terus bersarang dalam ingatan

Dari banyaknya trauma yang melekat dalam benak

Aku hanya ingin menenun tenang dalam diam

Diam-diam ku terus memintamu pada Tuhan

Lewat segala cara…

Shalat hajat, istikharah, bahkan tahajjud

Semuanya kudoakan untukmu

Kupilih jalur langit

Karena ku masih mengharapkanmu kembali

ADVERTISEMENT

Hanya Allah yang membolak-balik hati manusia

Karya: Sitti Zahara Tarmizi

Dari: Ulee gle, Pidie jaya

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.