• Latest

Reformasi 98 dan Revitalisasi Marwah Kepolisian Kita

Mei 1, 2023
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Reformasi 98 dan Revitalisasi Marwah Kepolisian Kita

Redaksiby Redaksi
Mei 1, 2023
Reading Time: 2 mins read
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Phril Huseno


Tentara saja tidak pernah atau amat jarang melakukan hal memalukan seperti dilakukan oleh Kapolres Nagekeo Nusa Tenggara Timur AKBP Yudha Pranata di tengah dialog dengan warga masyarakat. Menancapkan sangkur militer ke tengah meja perundingan dengan warga!

Sepertinya peradaban kita mundur 30 abad ketika hukum rimba berlaku, siapa kuat dia yang menang. Dialog deadlock, sangkur berbicara. Sungguh amat miris melihat rekaman video diatas.

Lembaga Kepolisian yang “diselamatkan” oleh gerakan reformasi 1998 menjadi lembaga otonom berdiri sendiri, bahkan sekarang berada langsung di bawah Presiden, semestinya bersyukur dan kembali takzim pada amanat reformasi 1998. Kasus “Sambo” sudah sedemikian parah, dan agaknya belum dijadikan pelajaran berharga lembaga Kepolisian untuk patuh kembali pada tugas pengayoman dan perlindungan masyarakat. Ada-ada saja muncul berita setelah kasus Sambo, yang kembali membuat masyarakat heran atas tingkah negatif oknum-oknum kepolisian.

Baca Juga

Menolak Perang, Menimbang Keadilan: Eropa di Antara Moralitas, Ketakutan Strategis, dan Pergeseran Tatanan Dunia

Maret 29, 2026
img-0531_11zon

Mengingat Masa Lalu, Menentukan Arah Masa Depan

Maret 29, 2026
Melihat Perang Iran – Israel/AS Melalui Teori James C. Scott

Runtuhnya Dominasi Barat, Datangnya Keadilan? Ujian Rasionalitas Umat Muslim dalam Menyambut Tatanan Global Baru Versi Timur

Maret 28, 2026

Sekesal atau semarah apapun – apalagi berpangkat AKBP – masa kalah dengan kesabaran seorang Kapolsek di Jakarta, amat tenang meski dimaki-maki seseorang (ODGJ?) dengan kalimat sangat kasar seperti banyak beredar di video netizen. Apalagi kasus kemarahan AKBP di atas hanya menyangkut kinerja BPN setempat seperti keterangan media.

Hal-hal di atas kita sadari menjadi tugas berat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam membenahi perilaku aparat di bawahnya. Sikap berani Kapolri dalam membawa kasus Sambo ke ranah hukum, adalah kredit point tersendiri, meski setelah mendapat kritikan keras masyarakat dan kawan kolega menteri antara lain Cak Mahfud. Juga ketegasannya baru-baru ini dalam kasus penganiayaan berat mahasiswa oleh anak seorang AKBP di Medan Sumatera Utara yang kini kontan masuk bui bersama anaknya.

Bulan Mei 2023 besok, adalah peringatan 25 tahun Reformasi 1998. Hari Peringatan itu harus dijadikan momentum bersama untuk kembali mematuhi amanah reformasi 1998. Tentu saja hari peringatan 25 tahun itu tidak boleh hanya diisi seremoni gerak  jalan plus pembagian ratusan juta doorprize, tapi juga gerakan penyadaran kepada seluruh insan dan lembaga negara yang mendapatkan keuntungan dari perjuangan berdarah-darah dan merenggut nyawa para mahasiswa dan pelaku reformasi 1998.

_Pril Huseno_

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
HARI BURUH

HARI BURUH

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com