• Latest
Bukan Suami Idaman - 6C31CD38 5347 4322 A231 77153522B91D | Buku | Potret Online

Bukan Suami Idaman

April 26, 2023
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Bukan Suami Idaman - 1001348646_11zon | Buku | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari CĂłrdoba

April 21, 2026
Bukan Suami Idaman - 1001353319_11zon | Buku | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Bukan Suami Idaman - 1001361361_11zon | Buku | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Selasa, April 21, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Bukan Suami Idaman

Judul Buku : Suamiku Bukan Suamiku Pengarang : Ni’matul Khoiroh Jenis Buku : Fiksi (Novelet) Penerbit : CV.Cipta Media Edukasi.Juli 2020 ISBN : 978-6232-900172 Tebal : 100 Halaman

Redaksi by Redaksi
April 26, 2023
in Buku, Resensi
Reading Time: 3 mins read
0
Bukan Suami Idaman - 6C31CD38 5347 4322 A231 77153522B91D | Buku | Potret Online
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh: Fatatik Maulidiyah

Hati pria sangat berbeda dengan rahim ibu, Mariam.

Rahim tak akan berdarah ataupun melar karena harus menampungmu. Hanya akulah yang kau miliki di dunia ini, dan kalau aku mati, kau tak akan punya siapa-siapa lagi. Tak akan ada siapa pun yang peduli padamu. Karena kau tidak berarti!”

Baca Juga
  • Buku KOPITALISME Ramaikan Jogja Book Fair 2025
  • Menguak Fakta Keren Hidup Sehat Rasulullah

Kalimat itu seringkali diucapkan ibunya setiap kali Mariam bersikeras ingin berjumpa dengan Jalil, ayah yang tak pernah secara sah mengakuinya sebagai anak. Dan kenekatan Mariam harus dibayarnya dengan sangat mahal. Sepulang menemui Jalil secara diam-diam, Mariam menemukan ibunya tewas gantung diri.

(Novel A Thousand Splendid Suns karya Khaled Hosseini, Internationel Bestseller)

Baca Juga
  • 9 Judul Buku SatuPena Indonesia Bakal Dilaunching pada Wara Wiri Feskraf di TMII Jakarta
  • Tak Kenal, Maka Tak Sesal

Tragis, dramatis, dan mengenaskan. Begitulah seharusnya sebuah cerita yang memang sengaja ditulis jika berniat mengisahkan sakitnya perempuan mendapati lelakinya itu begitu mengecewakannya. Sebagaimana yang saya rasakan tatkala menuntaskan membaca kisah dalam “A Thousand Splended Suns” karya Khaleh Hosseini.

Cerita dengan tema sebuah pernikahan yang gagal, suami yang mendua, datangnya orang ketiga,memang sering saya jumpai. Baik dalam bentuk film,drama , novel juga cerpen , maupun dalam dunia nyata. Karena daya tarik tentang tema tersebut tak pernah mati gaya.

Baca Juga
  • Memasukan Buku Bahasa dan Sastra Aceh sebagai Materi Pembelajaran Kurikulum Merdeka
  • Menelisik Psikososial Aceh Melalui Buku Blak-Blakan

Jalan ceritanya juga bermacam-macam. Entah si perempuannya yang selingkuh seperti dalam film yang dibintangi Richard Gere dan Diana Lane dalam “Unfaithful”, atau yang paling dominan adalah si laki-laki yang mendua. Termasuk Novel karya Ni’matul khoiroh ini yang berjudul *Suamiku Bukan Suamiku*.

Sesaat setelah membaca judulnya yang lumayan unik, segera terbitlah pertanyaan, “Lah suaminya siapa kalau begitu?” sehingga saya terdorong untuk membuka bagian pertama dengan POV seorang istri yang menceritakan sikap suaminya yang mulai dingin dan banyak perubahan. Seperti sudah semakin sibuk dan tidak memiliki waktu luang untuk anak terutama istrinya sebagai tokoh cerita ini yang bernama Rizkia.

Pada bagian 2 dan 3, Rizkia sebagai seorang istri yang dikhianati suaminya karena CLBK masih mengisahkan bagaimana penderitaannya itu berlangsung. Seperti menemukan pengkhianatan suaminya, hubungan yang semakin asing, dan pertanyaan-pertanyaan sang anak atas hubungan orang tuanya yang tak lagi harmonis. Sebuah adegan standar dan tidak asing seperti yang kerap saya lihat di drama-drama Indosiar.

Dalam mendeskripsikan tokoh Rizkia, agaknya penulis menitipkan profilnya pada sosok tokoh tersebut. Seperti sebagai kepala sekolah, berpengalaman dalam memenangkan lomba inovasi pembelajaran tingkat nasional, juga Kota Jember sebagai kota yang ditinggali, menyebabkan saya membayangkan sosok Rizkia adalah Ni’matul Khoiroh, penulis buku ini.

Akan tetapi, tentu saja ini bukan kisah sang penulis. Saya rasa menciptakan tokoh tidak harus bersumber dari diri sendiri, karena akan berdampak pada yang saya sampaikan tadi, membayangkan tokoh tersebut seperti penulisnya. Hal ini terjadi karena penulis tidak memilih riset, tetapi lebih memilih visualisasi dirinya.

Selanjutnya sebagaimana yang saya duga, penulis kurang sabar dan telaten untuk “Menyiksa” tokoh utama. Penulis ingin segera membahagiakannya dengan cara memunculkan tokoh laki-laki baik dan tulus datang mencintai dan menikahi Rizkia setelah dicerai suaminya. Sehingga tak ada lagi yang saya tunggu selain endingnya yang klise.

Di luar itu semua , kisah ini memiliki pesan yang mendalam tentang kehidupan pernikahan dan lika-likunya. Mendorong saya merenung mengapa hal ini kerap terjadi dalam kehidupan nyata di sekitar kita. Selalu terjadi dan terjadi lagi. Terutama sebuah pesan bagi perempuan sebagai pihak yang seringkali tersakiti.

Ni’matul Khoiroh cukup mengejutkan saya karena ia mampu menuntaskan novelnya mengingat latar belakangnya di bidang Teknologi Pendidikan. Sebuah usaha yang tak mudah dilakukan. Sebuah perjuangan yang membutuhkan kesabaran dan Ni’mah berhasil menghadirkan kisah fiksi yang terasa begitu fakta.

Pada bagian 10 sebagai endingnya, saya menyukai bagaimana setting happy-nya itu dipilih. Dengan judul “Kopi Penuh Cinta” penderitaan tokoh Rizkia diakhiri dengan cara yang sangat romantik bersama Rayhan, laki-laki baik yang tulus mencintainya. Meskipun sempat bingung pada bagian 9 karena POV berubah menjadi tokoh Rayhan, cerita ini cukup menghibur saya.****

Kota Mojokerto, 25 April 2023
21.53

Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post
Bukan Suami Idaman - 75716E41 07D8 4AA4 A9DC 5F69774110F4 | Buku | Potret Online

GANJAR TERBILANG PRABOWO HILANG?

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com