• Latest
Sekumpulan Puisi Mustiar, Ar

Sekumpulan Puisi Mustiar, Ar

Februari 7, 2023
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Sekumpulan Puisi Mustiar, Ar

Redaksiby Redaksi
Februari 7, 2023
Reading Time: 2 mins read
Sekumpulan Puisi Mustiar, Ar
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

TALI ASIH

Tali asih erat disimpulkan
Angin tak kuasa memburai
Senyum itu tulus
– tak
Seperti senyum penipu
Menanam padi di meja berAc

Tali asih tak direka
Seperti yang dititahNya
Erat di arasy tuhan

getkupi, 07 Pebruari 2023

 

K U R S I

Sikut menyikut marak
Kampungku disuguhi roti
Kebohongan di meja rapi

Musim penipu meracik akal
-duduk’
Bertahta di genangi air mata
Jelata

06 Februari 2023

 

TANGKAI MALAM

Pada tangkai malam
Ranum kutitipkan rasa
Tuhan maha pengasih
Penyayang hambanya

Tancapkan ke jiwaku

02 Pebruari 2023

AKU

Garis merah di ujung buritan
Entah isyarat apa
Ketika camar laut bergegas mengemas lukanya

AH
Hidup seperti sinetron kejar tayang.

Jalan Nasional, 2018

 

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
5de97004-0731-46d3-b7a2-38575dadc077

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

MENARILAH TANPA KARPET MIRAH

Kadang badai amat kencang
mematahkan tiang pancang
Padahal tuhan berkata:
Hiduplah dengan caramu
Tetap di koridor, yang termahtub
Menarilah tanpa karpet mirah

Bila nanti kau di depan
Gandeng tangan letih mereka
Mereka yang kau kasihi
Bersama cintanya
Peluh yang mengalir,ladang amal kita

Bila satu saat kita pulang
Generasi kan bangga
Bahwa mereka ada di langkah kita
Yang menulis di sejarah negeri

01 Pebruari 2023

 

MATA SEMBAB

Linangan air meruah
Di kolam mata
Ia yang menyematkan nasib

Ah pemulung suaramu
Ia teukhem di kantin kapitalisme

Linangan air meruah ke jalan
Tiada jua melerai

Hujung, Januari 2023

ADVERTISEMENT

 

KISRUH DI NEGERI MULIA

Ada kisruh di negeriku
Rakyat resah mengepung
Kemiskinan melata di tanah mulia
Di rumah rakyat itu
Aura janji disebarkan,merayu
Diksi kebaikan semu diracik

Ada kisruh di negeri pusaka
Rakyat menghidu keserakahan
Napi dimuliakan’
Rakyat mengasah kenyalian

hujung Januari 2023

 

Mustiar Ar , penyair kelahiran Meulaboh. Karya pertamanya termuat di media SKM Taruna Baru, Medan, berjudul Kutambat Kapal Di Dermagamu (1987), lantas berturun-turun puisinya dimuat di Buletin, baik di daerah pun di tingkat nasional dan internasional. Karyanya diterbitkan bersama dalam Antologi Puisi Seulawah, Sekilas Pintas, Nuansa Dari Pantai Barat Aceh, Putro Pahang, Ziarah Ombak, Eklopedi Aceh, Adat Hikayat dan Sastra Aceh 2008. Antologi Puisi Hitam Putih ialah karya puisi tunggalnya yang masih stensilan yang dikuratori Haji Teuku Ahmad Dadek (1982), tapi buku tersebut hilang dalam pusaran Tsunami yang melanda Aceh dan Nias 26 dtesember 2004. Selain menulis puisi, juga berkutat di teater kolosal tahun 1995 pada event “Adat Perkawinan Aceh Barat dan Tewasnya Teuku Umar”.
E-mail: armustiar@gmail.com

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 336x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 299x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 285x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 258x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 190x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Discussion about this post

Next Post
Kereta Angin

Kereta Angin

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com