🔊
Dengarkan Artikel
(buat sahabatku, Tabrani Yunis)
Tab,
saya – anak berspeda jauh
lewat pulang, rapat maghrib –
berdetak, pecah hati, gemuruh
risau di pintu,
belum pulang anak lelakiku.
Usahkan, Saudara
sebegitu rupa –
Semua bertiga, pergi
dibawa tsunami.
Dua anakanda,
isteri tercinta
tidak ada lagi,
walau lewat mimpi.
Semua balik
pada Allah.
Tetapi, Allah itu Maha Baik
sahabatku, Tab, sabarlah.
📚 Artikel Terkait
Ayat Takdir
hingga ke Hujung Akhir,
tak siapa
dapat membaca.
Besar ujian Ilahi
pada Saudara.
Titik air mata saya di sini,
tak setanding ombak peristiwa.
Tab,
tabahlah.
Tak ada lain untuk dijawab,
semua milik Allah.
Tabahlah.
Berdoalah.
Nanti, tiga mereka
menunggu Saudara
di pintu Syurga.
Insya-Allah, akan ada
ini peristiwa.
Ya,
di Sana.
– Rosli K. Matari
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





