POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Inbound Universitas Samudra Langsa

RedaksiOleh Redaksi
October 12, 2022
Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Inbound Universitas Samudra Langsa
🔊

Dengarkan Artikel

Potretonline.com- Langsa, 12/10/22. Sejumlah mahasiswa PMM inbound Unsam berkunjung ke sanggar seni Sidoum yang berlokasi di pusat Kota Langsa, didampingi oleh dosen modul nusantara, Dr. Agus Putra AS, beserta mentor Dhea Rindhi Ivana Rose. Di sanggar ini para mahasiswa disambut dengan persembahan tarian khas Aceh (Ranup Lampuan dan Ratoh Jaroe) yang diiringi dengan lantunan musik dari alat musik tradisional Aceh. Tidak hanya itu, dalam kegiatan ini, mereka dilatih menari dan memainkan alat musik tradisional, lengkap dengan mengenakan kostum tradisional.

Meskipun waktu latihan yang sangat singkat, namun mahasiswa tersebut telah mampu tampil sangat baik dan kompak di hadapan dosen dan mentor. “Tarian dan permainan musik yang kami anggap mudah, ternyata menyiratkan segenap kesulitan di setiap gerakan dan tabuhannya” ungkap Riduwan, salah seorang mahasiswa. “Perlu fokus dan penuh konsentrasi dalam mempraktikkannya menjadi tantangan tersendiri bagi kami. Terlepas dari hal tersebut, kami mampu menikmati setiap proses latihan dengan khidmat” tambahnya.

Sanggar seni Sidoum didirikan oleh Ibu Refa Mazuwin, S.E pada tahun 2004. Tujuan pendiriannya adalah untuk melestarikan seni tari atau budaya khas Aceh. Refa mengatakan bahwa “Kesenian suatu daerah perlu dilestarikan agar dapat terus eksis ditengah arus globalisasi dan seni modern. Pelestarian seni juga bertujuan agar setiap generasi dapat turut merasakan betapa indahnya budaya Aceh”. Selain kesenian Aceh, sanggar seni Sidoum juga menggarap kesenian nusantara lainnya seperti: tarian dari Sumatra, Jawa dan daerah lainnya. Tidak hanya kesenian tradisional, di sanggar ini juga dibuka ruang untuk mengkreasikan seni modern. Sanggar yang rutin menggelar latihan setiap hari minggu pada jam 10.00 WIB ini terbuka untuk umum, mulai dari tingkat TK hingga mahasiswa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

“Kami merasa senang karena Ibu Refa selaku pendiri sanggar tari Sidoum menyambut kami dengan hangat” ungkap para peserta. Di saat yang bersamaan, pemilik sanggar ‘ibu Refa’ mengatakan bahwa “saya pinginnya bertukar pikiran atau sharing mengenai adat budaya dari daerah masing-masing se-nusantara. Jadi bisa memperluas wawasan kita mengenai adat dan budaya daerah lain dan saya sangat bangga dan senang sekali, mungkin kedepannya bila ada kegiatan seperti ini, saya pun bisa mempersiapkan suatu atraksi yang memang bisa dikolaborasikan dan tidak hanya dari Aceh saja, melainkan bisa kolaborasi dengan daerah-daerah yang lain yang tidak adik-adik punya”.

📚 Artikel Terkait

Haji dan Dua Kota Suci: Miniatur Perjalanan Kehidupan

Tiket Langit, Harga Akal (yang) Hilang

Saksi Bisu

Reading for Pleasure

Kesan dari Ibu Refa “Awalnya saya kaget saat dihubungi salah satu dosen dari Unsam bahwasanya ada adik-adik mahasiswa yang akan datang dan saya pun bingung apa yang harus saya lakukan dan darimana saya memulai, tetapi setelah melihat kemampuan para peserta tersebut saya merasa luar biasa senangnya.”

Saran untuk anak PMM Unsam jangan cuma sekali kegiatan seperti ini untuk bisa saling berbagi satu sama lain tetapi tetap bhineka tunggal ika walaupun berbeda-beda suku dan bahasa, tetapi kita tetap satu jua dan ada kata pepatah yang mengatakan dengan agama hidup kita terarah dengan ilmu,hidup kita menjadi mudah, dengan seni hidup kita menjadi indah.

“Mungkin  perbedaan dari semua itu kita bisa bersatu dan bersemangat, jadi kecintaan saya di dunia ini yang sangat melekat sekali dihati saya bagaimana pun caranya saya tidak cukup sampai di sini dan harus menggali ilmu kesenian dari Aceh sampai ke daerah lain. Jadi jangan sampai di sini saja, mungkin nanti bisa diadakan kegiatan yang lebih spekta lagi dan lebih bagus lagi dari ini, semoga Indonesia bersatu dan semakin maju”. Tutup Refa

Kontributor Muhammad Riduwan dan Korektor : Dr. Agus Putra AS

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Tingkatkan Lingkungan Belajar Berkualitas, Disdikbud Aceh Selatan Gelar Bimtek untuk Kepala PAUD

Tingkatkan Lingkungan Belajar Berkualitas, Disdikbud Aceh Selatan Gelar Bimtek untuk Kepala PAUD

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00