• Latest
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - B553D781 10E3 4E5D AF76 E6D652E60D32 | Berbagi | Potret Online

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU

Juli 29, 2022
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Berbagi | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Berbagi | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - B553D781 10E3 4E5D AF76 E6D652E60D32 | Berbagi | Potret Online

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU

Bagian 6

Redaksi by Redaksi
Juli 29, 2022
in Berbagi, Bingkai, Biografi, Diagframa
Reading Time: 3 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Bussairi D. Nyak Diwa

Mengawali tahun 1980, mulailah aku mondok di Pesantren Ashhabul Yamin Bakongan, Aceh Selatan. Proses hijrahku dari kampung halaman ke ibukota kecamatan itu tidaklah rumit; lempang-lempang saja. Suatu hari hari Ayah membawaku menjumpai Nek Abu di rumah Beliau di Desa Keudee Bakongan. Lalu Ayah menjelaskan keinginan Beliau untuk ‘menitipkan’ aku di Pesantren Ashhabul Yamin. Ayah berharap, sambil sekolah aku dapat mengaji.

Nek Abu, yang sudah sejak lama menjadi guru spiritual dan guru rohani Ayah, sangat mendukung keinginan Ayah. Beliau kemudian malah berpesan dan menasehatiku agar aku sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, ilmu dunia dan terlebih-lebih ilmu untuk akhirat. Dengan penuh takzim aku mendengar dan menghayati setiap nasihat dan petuah Nek Abu. Ayah lebih banyak memilih diam.

Di kompleks Pesantren Ashhabul Yamin aku tinggal di sebuah kamar paling ujung dari bangunan perpustakaan pesantren. Di bangunan itu sebelumnya juga sudah tinggal dua orang teungku; Teungku Cunda dan Teungku Rusli. Teungku Cunda (sampai hari ini aku tidak tahu nama asli Beliau) berasal dari Cunda Lhokseumawe. Sedangkan Teungku Rusli berasal dari Aceh Tengah. Keduanya masih lajang.

Sebenarnya pesantren yang satu-satunya terdapat di wilayah Bakongan kala itu,banyak memiliki asrama dan rangkang. Saat itu anak-anak yang nyantri pun banyak jumlahnya. Tapi sebagian dari santri-santri itu statusnya sama juga seperti aku; sekolah sambil mengaji.

Meskipun banyak asrama dan rangkang yang kosong, aku tidak ditempatkan di rangkang atau di asrama bersama santri-santri yang lain, tetapi aku ditempatkan di sebuah kamar terpisah di sudut bangunan perpustakaan pesantren.

Di bangunan perpustakaan pesantren itu terdapat beberapa kamar, ada yang besar dan ada yang kecil. Kamar yang paling besar -kami sering menyebutnya aula perpustakaan- digunakan sebagai ruang baca. Di ruangan ini banyak terdapat rak-rak yang dipenuhi oleh bermacam-macam buku dan majalah. Beberapa meja besar dan kursi berderet teratur di ruangan ini. Tentu sebagai tempat para penginjung membaca buku.  Sayannya jarang sekali ada santri atau guru-guru yang datang ke ruangan ini untuk membaca. Di sudut sebelah kiri ruangan ini terdapat sebuah kamar berukuran tiga kali empat. Kamar ini khusus ditempati oleh Teungku Cunda.

Selama tinggal di perpustakaan aku banyak belajar dari kedua teungku yang masih lajang itu, baik ilmu keduniawian baik ilmu yang menyangkut dengan keakhiratan. Di samping itu, waktu-waktu luang sering kuhabiskan di ruang perpustakaan yang luas itu untuk membaca. Banyak buku dan majalah yang menjadi konsumsiku mengisi waktu luang. Terkadang aku sering duduk-duduk di perpustkaan dengan Teungku Cunda sambil berdiskusi. Beliau juga ternyata suka membaca buku-buku dan majalah.

Teungku Cunda sering menjelaskan kepadaku tentang beberapa ilmu yang ada kaitannya antara di buku dan di dalam kitab. Misalnya tentang ilmu falak, dari Beliaulah pertama aku tahu bahwa ilmu perbintangan atau ilmu melihat bulan ada dibahas di dalam kitab kuning. Sayangnya, waktu itu aku tidak begitu serius mengikuti setiap ulasan yang disampaikan oleh Teungku Cunda, karena aku belum mengerti betul tentang ilmu yang rumit itu.

Hari Minggu atau hari libur, kedua teungku ini sering mengajakku ke kebun; kebun Nek Abu yang terletak kurang lebih lima kilometer ke arah timur kota Bakongan. Kami berjalan kaki ke kebun ini melewati pantai yang ditumbuhi batang cemara dan batang kelapa di sepanjang pantai. Lima ratus meter sebelum sampai ke kebun kami harus menyeberangi sebuah kuala dengan pantainya yang indah dan menawan. Kualanya dangkal dengan riaknya yang kecil-kecil sehingga kami mudah menyeberanginya. Di ujung kuala itu, persis di samping kebun terdapat pohon-pohan cemara yang teratur. Sungguh sangat indah dan menawan. Aku sangat suka ke kebun, karena di samping dapat bekerja memeras keringat, aku juga dapat memanjakan mata dengan pemandangan bahari yang aduhai. Dari pantai ini aku juga dengan bebas dapat melihat ‘Pulau Dua’ yang melegenda itu. Bakongan sejak dulu memang terkenal memiliki pantai-pantai yang indan dan menawan.

Baca Juga

BENGKEL OPINI RAKyat

Maret 25, 2025
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - seorang guru di perpustakaan sekolah di Aceh suasana damai dengan buku buku dan nuansa budaya lokal | Berbagi | Potret Online

Seandainya Aku Tak Menjadi Guru

Maret 24, 2025
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - a256aeb3 4009 4649 93b0 0f9da7f757c8 | Berbagi | Potret Online

Paradoks Indonesia Dalam Pandangan Prabowo Subianto

Maret 21, 2025

 

(Bersambung)  

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 353x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 310x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 274x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 201x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Berbagi | Potret Online
Artikel

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb
Artikel

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952
Pendidikan

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche
Artikel

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
Next Post
SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU - 03811B31 E226 4B3D 96B5 C612B68847BE scaled | Berbagi | Potret Online

Menanti Pagi

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com