
Oleh Tabrani Yunis
Tanggal dua puluh delapan bulan Juli, tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh enam,
Kau hadir
Mengukir kebahagian
Mewarnai cahaya
Pelangi cinta
warna warni bersama asa
Belum ada tawa
Tangismu
Dalam pelukan bunda
bahagia
Ujung sebuah penantian
Kau ada kala mentari tegak di ubun-ubun
Berkecambah membuncah
Asa merekah
Hari ini setelah sekian laksa purnama
Kau tiada
masih ada rona cinta
Dalam lubuk hati dan rongga dada
Lebur dalam doa
Yang kukirimkan pada setiap nafas terhela
Selamat milad buah cinta
Tuhanlah yang selalu menjagamu di sana
Merengkuh bahagia syurga
sepanjang masa
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 348x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 310x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 303x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 267x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
















