• Latest
MAA Se-Kluet Raya Sepakati Motif Senuwan Keluwat untuk Pakaian dan Souvenir

MAA Se-Kluet Raya Sepakati Motif Senuwan Keluwat untuk Pakaian dan Souvenir

Juni 14, 2022
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

MAA Se-Kluet Raya Sepakati Motif Senuwan Keluwat untuk Pakaian dan Souvenir

Redaksiby Redaksi
Juni 14, 2022
Reading Time: 3 mins read
MAA Se-Kluet Raya Sepakati Motif Senuwan Keluwat untuk Pakaian dan Souvenir
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

TAPAKTUAN – Potretonline.com, 14/06/22. Majelis Adat Aceh (MAA) se-Kluet Raya menyepakati motif Senuwan Keluwat (Tumbuhan Kluet) untuk pakaian dan suvenir digunakan pada kegiatan adat istiadat dan lainnya khususnya di Kawasan. Kluet

Camat Kluet Timur, Agusmawi Mustafa SE, kepada media, Selasa (14/06/2022) menjelaskan, Wilayah Kluet yang berada di Kabupaten Aceh Selatan memiliki lima kecamatan yaitu, Kecamatan Kluet Utara, Kluet Selatan, Kluet Timur, Kluet Tengah dan Kecematan Pasieraja.

“Kluet selain memiliki historis yang sangat komplek juga memiliki tiga bahasa daerah masing-masing, Bahasa Aceh, Kluet dan Aneuk Jamee dengan adat-istiadat yang berbeda pula,” kata Agusmawi.

Dikatakannya, untuk menyatukan lima kecamatan ini timbullah sebuah gagasan untuk menciptakan souvenir berasal dari tumbuh-tumbuhan yang ada di lima kecamatan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskannya, pada tanggal 30 Mei 2022 dilakukan diskusi awal dengan perangkat Ketua MAA Kecamatan Kluet Timur. Kemudian pada tanggal 02 Juni 2022 dilaksanakan musyawarah besar di Aula Kantor Camat Kluet Timur.

“Dalam musyawarah besar itu dihadiri masing-masing para Ketua MAA dan tokok adat se-Kluet Raya. Kemudian para keuchik dan ketua peut se-Kluet Timur yang dipimpin oleh Camat Kluet Timur,” ucapnya.

Hasil dari pertemuan dan diskusi tersebut merekomendasikan  untuk menciptakan suvenir berupa peci, kain sarung, sall, rumah adat dan lain-lain yang mengangkat ciri khas dari Wilayah Kluet.

“Senuwan Keluwat menjadi motif dari masing-masing disepakati, Daun Maman (Kluet Utara), Buah Nipah (Kluet Selatan), Daun Nilam (Kluet Timur), Asam Patikala (Kluet Tengah) dan Buah Pala (Pasieraja) menjadi corak dalam suvenir tersebut,” ujarnya.

Camat Agusmawi menyampaikan, pada peringatan HUT ke-20 tahun 2022 hari jadi Kecamatan Kluet Timur diselenggarakan di Gampong Paya Dapur, Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran, secara resmi meulanching motif Senuwan Kluet yang disaksikan semua undangan dan masyarakat yang hadir.

Baca Juga

IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
IMG_0523

Trumon, Sekelumit Dalam Lintasan Masa

Maret 28, 2026

Lebih lanjut Camat Kluet Timur menjelaskan, semua ini berdasarkan aspirasi dan harapan seluruh unsur masyarakat untuk terus melestarikan adat dan budaya Kluet.

“Harapan kita semoga usaha dan upaya yang kita lakukan secara bersama se-Kluet Raya bisa menjadi gerakan bersama dari semua pihak mulai dari gampong, kemukiman dan kecamatan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat,” ujarnya.

Ditambahkannya, karena motif ini adalah milik bersama, tentu saja kita menjadikan prioritas penggunaannya pada pakaian untuk acara adat dan seragam di sekolah dan perkantoran.

“Kita yakin dengan dukungan 81 gampong yang ada di Wilayah Kluet Raya, maka untuk mensosialisasikan kepada masyarakat akan lebih maksimal setelah terlaksananya rapat  koordinasi yang dilaksakan nantinya,” ujarnya.

Dengan semangat, Agusmawi menuturkan, kita akan duduk bersama dengan seluruh camat, pengurus MAA, imum mukim,  keuchik dan tuha peuet se-Kluet Raya untuk membicarakan program lanjutan setelah peresmian motif senuwan ini.

Katanya, kita berharap hasil usaha pendapatan yang diperoleh dari penjualan produk ini dapat menjadi pemasukan bagi Lembaga MAA Kecamatan, tentunya berguna memudahkan dalam membuat progam bagi pengembangan dan pelestarian adat dan budaya kita di Kluet Raya ini.

“Untuk saat ini produk suvenir senuwan bekerjasama dengan Ade Rawi Bordir yang beralamat di Jalan Tapaktuan-Medan, Gampong Ujung Padang Rasian, Kecamatan Pasieraja. Namun nanti kita berdayakan kelompok pengrajin  dengan bekerjasama dengan berbagai pihak,” tutup Agusmawi.

Sementara Ketua MAA Kecamatan Kluet Timur yang juga ketua panitia HUT Kecamatan Kluet Timur, Yusnir Hasan, S.Pd mengungkapkan, dengan ditetapkannya motif senuwan ini kita berharap Kluet semakin kuat dalam menjalin persatuan dan kesatuan.

ADVERTISEMENT

“Saling menguatkan hubungan silaturrahmi dalam penguatan adat-istiadat, sehingga Kluet menjadi sebuah suku yang punya jati diri,” pungkas Yusnir.

Kontributor : Yusnadiwan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
SOE NYANG PALÉNG WAJÉB PEUTIMANG NGÖN PEUMEUCEUHU BASA ACÈH ?

BASA GEUTANYOE KARAP ABÉH MEUGINTÖN, MEUSUPÉT, MEUPIRÉT NGÖN BASA KOMPUTER

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com