POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Puisi Muhammad Asqalani eNeSTe

RedaksiOleh Redaksi
October 27, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

 

Mencari Ayah Mati|

– bagi Sandy Sr

 

Sandi Ramadhan: Tuhan membiarkan aku sendiri berkuda ke dataran sunyi,

mencari ayah dengan teropong ompong naluri.

 

Seseorang yang Mungkin Aku: kau tak bisa begitu sayang, jika tak ingin bisu

                                                 membaringkan tubuhmu untuk dipajang, di sepanjang jalan lengang, menuju tiang tanpa sembahyang.

 

Sandi Ramadhan: hidupku terlanjur sungsang, Tuan.

jangan pura-pura mengenal aku hanya dengan kuterima senyummu dengan hambar.

 

Seseorang yang Mungkin Aku: senyummu tak pernah memberikan aku sumber tahu,

bahwa dalam diam airmatamu mengkhianati haru.

 

Bayang-bayang Ayah: maksud Anda?

 

Seseorang yang Mungkin Aku: maafkan aku ayah, dan biarkan

selanjutnya Anda kupanggil ayah.

 

Bayang-bayang Ayah: silakan, Tuan!

 

Seseorang yang Mungkin Aku: kita belum saling kenal, Assalamu ‘Alaikum ayah,

aku datang dari masalalu yang sejak kematian ayah hidupku bingung, canggung,

buntung, dan kesialan menyisihkan harapku.

 

Bayang-bayang Ayah: kau memiliki Tuhan?

📚 Artikel Terkait

Berdayakan Mereka

Jinakan Rindu Tuhan

TKA 2025: Ujian untuk Belajar, Bukan Hanya Lulus

Penonton “Sayap-Sayap Proklamasi”: Tidak Mudah Memadukan Seni Tradisional dengan Elemen Teater Modern

 

Seseorang yang Mungkin Aku: tentu ayah, meski pada hal-hal tertentu

Tuhan kutinggalkan di ruang tunggu.

 

Sandi Ramadhan: O, kau hendak menantang aku? kau kata-katai aku

di depan lelaki yang memuakkan itu?

 

Bayang-bayang Ayah: muntahkan!

 

Seseorang yang Mungkin Aku: ayah, hidup kita yang payah bukan pilihan semata,

tapi juga bagaimana kita menyelamatkan rukun manusia.

 

Bayang-bayang Ayah: aku benci makrifat!

 

Seseorang yang Mungkin Aku: bencilah makrifat jika perlu ayah,

tapi jangan benci adikku yang tampan dan berbuat baik

sepanjang hidupnya untuk ibu, untuk Berry, dan Sella.

 

Sandi Ramadhan: ini bukan pasar tempat memadati hati rongsokan

 yang gampang bilang kasihan.

 

Seseorang yang Mungkin Aku: Sandi..

 

Sandi Ramadhan: arrghh.. kau mengerti apa tentang hati yang terkunci,

kau miliki ribuan apa untuk menyerbu dan memundurkan benci, kau tahu apa tentang hati ibu yang tertikam belati, kau tahu apa sunyi membunuh tubuh tanpa peduli, bahwa adik-adikku juga butuh kata

“ayah” dan bukan hanya memeluk mimpi. aku gagah dan perkasa,percaya pada pesona angkasa dan doa yang memutihkan awan

berhenti berbicara Tuan, pergilah dan jangan pernah kembali, kecuali membawa benci. seperti lelaki yang sibuk menyiangi birahi tak tahu diri ini. kalian membuat marahku memerahkan seluruh isi bumi.

 

Bayang-bayang Ayah: sial!

 

Seseorang yang Mungkin akan sempurna melupakan sisa hidupmu. bunuhlah aku

 jika masalahmu tumpul setelah ujung pisau mburaikan nafasku.

 

Bayang-bayang Ayah: demi Tuhan, demi kemanusiaan. hentikan.

 

Sandi Ramadhan: aku adalah kerapuhan, entah kapan di mata ibu, di kubur dan hancur luruh harapku.

 

Morse 11 Oktober  2016 – 27 Oktober 2021

 

 

 

Muhammad Asqalani eNeSTe. Kelahiran Paringgonan, 25 Mei 1988. Menulis dan membaca puisi sejak 2006. Pernah memenangkan lomba menulis dan baca puisi nasional yang membuatnya mendapatkan fasilitas liburan di Singapura. Ia membacakan salah satu sajaknya di National University of Singapore. Selain berbahasa Inggris, ia juga mempelajari Bahasa Esperanto, Spanyol dan Belanda. IG: @muhammadasqalanie. Youtube

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 60x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 56x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 51x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Puisi-Puisi RiskaTembilahan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00