• Latest

Puisi-Puisi Riami

Oktober 21, 2021
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
Puisi-Puisi Riami - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
OSIS

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Riami

Redaksiby Redaksi
Oktober 21, 2021
A A
Reading Time: 12 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Tiga Hari dalam Kelopak Waktu

Oleh: Riami

 

Apakah benar mimpi itu, bukan bunga tidur?

 

/18 Desember/

 

Bentang waktu antara aku dan kau tinggal setitik. 

Semua telah terbelah oleh pisau keganasan uji

Nyali kita mengganas, melahap kasih yang menghijau

Lalu kita saling mengiris, hingga menjadi kepingan yang tak bisa kita lewati

Hati kita menjadi ungu, lebam oleh pukulan waktu yang bertalu dari lidah

Kita saling menuding luka

Kita tetap menapak di jalan cadas yang licin, hingga terjatuh dalam lubang bara api yang menghanguskan seluruh lembaran cinta yang ada, tak tersisa sedikit pun di relung

Kita pingsan dalam asap pembakaran cinta

 

/19 Desember/

 

Kau terbujur di ruangan putih berdinding hijau muda

Jarum infus menusuk jarimu yang lemah

Seperti tak ada detak napas

Aku yang gagu tetap memunguti lukamu, dengan menahan nyeri di lambung kalbuku

Aku tak tahu kau sadar atau tidak, kalau hanya ada aku di sampingmu

Seonggok jerami yang pernah kau buang di lubang sampah katamu

Meski engkau telah memanen padi, bertumpuk dalam kilau waktu, dan menjadikannya beras di gudang hatimu yang selalu lapar akan perhatianku

Lalu aku menghitung resah di lembar daun keputusan

Engkau menghitung penyakit yang menyerang tubuhmu yang kian lunglai

Semburat cahaya lampu ruang perawatan, tak bisa menembus dinding pertemuan dua manusia yang terkapar oleh kisah

 

/20 Desember/

 

Ototmu mulai pulih, segala dera sudah hampir terlewati

Tinggal satu yang belum usai kita belum bisa menundukkan keangkuhan masing masing

Kau merasa benar atas aturan yang kauanggap benar

Sedang rasaku semakin hancur

Meski ruang dan waktu telah menyatukan kita 

Tapi hakikat kalbu sudah terpisah jauh

Aku tak bisa menjangkau lukamu

Dan kau tak pernah memahami perihku

Jari hati kita perlahan melambai di tengah terik waktu

 

Bukit Nuris, 2021

 

 

Rindu Jatuh Bersama Gerimis

 

Malam, mendung menambah gelap langit

Rindumu terbang duduk di atas gumpalan awan

 

Di langit jiwaku yang sunyi

Gerimis membasahi ubun-ubun

 

Rintik rindumu jatuh di jantung

Lalu berjalan bersama pembuluh darahku

 

Rindu pun berpadu dalam ruang hati

Menunggu bayangmu hadir dalam kedip netraku

Menyatu dalam napas penuh deru

 

Biarkan aku menyimpan rintik rindumu dalam jantung

Yang kelak menjadi gelora

Pertemuan

Cintaku dan cintamu

Menyatu

 

ADVERTISEMENT

Bukit Nuris, 2021

~ Riami ~

 

Cahaya Syafaat

Oleh: Riami

 

Aku sebut namamu ya Rasul

Dalam gelap gurun di dada

Akulah sebutir debu yang nyaris ke dalam neraka-Nya

 

berdegup jantung

Baca Juga

76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
Puisi-Puisi Riami - 5de97004 0731 46d3 b7a2 38575dadc077 | POTRET Budaya | Potret Online

Serangkai Puisi Putri Nanda Roswati

Maret 28, 2026

malam Maulid Nabi

cahaya hati

 

Allahumma shalli A’la Muhammad

 

Bersama Allah dan Rasul-Nya

Akulah lumpur hina, yang mendapat Nur Muhammad

 

gema solawat

dalam hati dan jiwa

lahirnya Nabi

 

Diri berderai air mata

Diri bergelimang dosa

Ketulusanmu pada manusia

Umpama cahaya menuju surga

Di hari akhirat

 

puji padamu 

di hari pembalasan

syafaat Rasul

 

 Bukit Nuris, 2021

Catatan

Allahumma shalli A’la Muhammad adalah sebaris bacaan solawat berbahasa Arab yang artinya ya Allah aku mohon pada-Mu keselamatan atas diri Nabi Muhammad

 

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 339x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 292x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Discussion about this post

Next Post

Tak Kenal, Maka Tak Sesal

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com