• Latest

Maradona, Italia dan Rektor

Juli 24, 2021
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Maradona, Italia dan Rektor - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Essay | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Maradona, Italia dan Rektor

Redaksi by Redaksi
Juli 24, 2021
in Essay, Perguruan tinggi, Rektor Jakarta, UI
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Ahmad Rizali 

Berdomisili di Depok

Peristiwa gaduh terbitnya PP75 Tahun 2021 tentang Statuta UI yang akhirnya melegalkan jabatan rangkap rektor dengan komisaris BUMN, memberi saya banyak inspirasi dan pembenaran, mengapa saya sangat mengagumi sosok Maradona sebagai pemain dan Italia sebagai tim sepakbola. 

Jika menonton Pele, membosankan sekali karena seakan malaikat yang bermain. Menonton rerata tim Eropa lain juga sama, sungguh bersih dalam permainan sepakbola dan peluit dan kartu hukuman wasit kebanyakan menganggur saking bersihnya. Berbeda jika Italia sedang bermain. Mereka faham bahwa kemenangan itu boleh dengan cara apapun selama risiko terukur. Lakukan apapun dan serahkan sepenuhnya kepada wasit dan hakim garis.

Jika rektor itu dimisalkan pemain Itali, atau Maradona, maka sungguh naif jika tak faham “dont-do” sebagai rektor, seperti naifnya pemain piala dunia atau Maradona bahwa bola kena tangan itu sengaja atau tidak adalah pelanggaran. Namun, Maradona menyerahkan kepada wasit dan wasit membiarkan. Tidak salah jika rektorpun menyerahkan kepada MWA dan MWA diam saja. Sehingga gol dan jabatan terlarang sah. 

Baca Juga

Maradona, Italia dan Rektor - 5f25a00b 8e97 467e ad24 edc1cc1204a1 | Essay | Potret Online

Di Antara Idealisme dan Honorarium

Maret 17, 2026
Maradona, Italia dan Rektor - 3e9b60a1 45e7 42c0 811f 85cdab43f330 | Essay | Potret Online

Konsistensi POTRET Dalam Merawat Literasi Anak Bangsa

Januari 18, 2026
Maradona, Italia dan Rektor - 9154bb9b 6587 4b8f baa1 a1aa4a22f49c | Essay | Potret Online

Mengintip Masjid Sejuta Pemuda di Sukabumi

Januari 2, 2026

Hingga saat ini, tidak pernah ada keputusan dari FIFA yang menganulir gol “tangan tuhan” Maradona dan hanya menganggap sebagai skandal memalukan dalam dunia persepakbolaan. Apakah karena yang melakukan Maradona? Entahlah. Kasus rektor juga, meski tidak hanya satu kasus “tangan tuhan”, namun “FIFA” juga membiarkan, apakah karena “Maradona” yang melakukan, wallahu alam.

Bedanya sungguh ikonik. Dalam dunia sepakbola, “fairplay” tetap dijadikan acuan dan jelas “HandsBall” adalah pelanggaran dan Maradona tetap bermain hingga akhir hayat. Namun di dunia “Sepakbola” ternyata ketua “FIFA” mengubah aturan bahwa “HandsBall” sudah diperbolehkan, serunya “Maradona” gantung sepatu dan stop merumput. Kasihan ketua “FIFA” yang sudah mati matian membolehkan “HandsBall”, jebule mandeg tembungan

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post

Konselor Punya Masa Depan Gemilang

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com