Oleh Tabrani Yunis
Perempuan itu terengah-engah
Melahirkan bait-bait puisi di tanah basah
Ditariknya garis lurus mengikuti panah
Semua luka tumpah
Berdarah
Mewarnai warkah
Menjadi sajak -sajak Indah
Penawar lelah
Membasuh gelisah
Menggema, bergemuruh menggugah
Puisi itu tlah digubah
Sirnalah resah dalam bait-bait terengah
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post