POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Menulis Itu Seperti Buang Air Besar

RedaksiOleh Redaksi
May 28, 2021
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rizali
Berdomisili di Depok
Saya senang menulis, bahkan sejak remaja sudah saya lakukan. Saat ini, facebook menjadi media bagi saya mengekspresikan semua yang ada di hati dan kepala menjadi sebuah tulisan yang seringkali, jika tak diingatkan oleh facebook saya sering lupa pernah menulisnya. Bayangkan, jika saya seorang buzzer yang dibayar menghajar perilaku seseorang, maka dengan mudah jejak elektronik saya dipakai menghajar balik. 
Menulis apa yang dirasakan dan dipikir bisa sangat cepat, karena spontan saja seperti saat haus, maka cepat menyambar pasu air dan tuang ke gelas, tenggak. Pikiran dan perasaan menjadi sumber hidup tulisan dan memilih diksi dan merangkainya menjadi paragraf yang bermakna dan tak bermakna. Kadangkala kita menyamarkan arti, hanya tersirat. Seringkali jelas tersurat, sesekali “tersuruf” karena hanya kita dan Tuhan yang paham makna tulisan kita. 
Yang agak bikin stres adalah menulis topik khusus, seringkali pesanan. Proses menulis topik ini seperti menunggu berak, tak bisa dikeluarkan jika memang belum saatnya dan saya berfikir, apakah ini kebiasaan buruk atau memang harus seperti ini? Biasanya topik “pesanan” itu saya tulis dulu kerangkanya, apakah pertanyaan yang harus dijawab, mengapanya dan lain sebaagainya dalam sebuah “curah pendapat sendirian”, lantas mengerucut dan saya tinggalkan sejenak.
Adanya kerangka tak lantas membuat saya sigap dan cepat menulis, seperti berak tadi. Kerangka sesekali diintip dan kata kata kunci diinternalisasi dalam pikiran dan ada proses “sublimasi”. Biasanya menjelang “deadline” itulah, “perut seakan sakit menjelang berak” dan keluarlah “tinja” itu dengan sangat cepat. Tulisan yang sudah berbentuk dan cukup terstruktur itu hanya menunggu sentuhan akhir. 
Apakah, proses “kreatif” anda dalam menulis sama seperti saya atau justru lebih “beradab” ?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Guru Yang Memukau

Di antara Cincin Lingkar Kesaksian

Sedang di Yogyakarta? Jangan Lewatkan 5 Museum Favorit ini

Membangun Generasi Masa Depan dari Balun(Kisah Transformasi Digital SMK Muhammadiyah 2 Cepu di Tangan Zaenal Arifin)

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

MENGENAL AKSARA JAWI (ARAB-MELAYU)

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00