Ilustrasi : Sumber Grid.id
Oleh : Nsyah
Ingin kupacari dikau
Dengan kata manis sebagai penyemangat
Dengan senyum sebagai penghibur
Dengan doa sebagai kunci mendapatkan-mu
Ingin kunikahi dikau
Dengan waktu sebagai maskawin
Dengan jarak sebagai janji
Dengan wali sebagai saksi
Ingin ku lingkari cincin di jari manis
Dengan masjid sebagai tempat pernikahan
Dengan azan sebagai seruan
Dengan Al-Qur’an sebagai panutan
Lalu ingin kumenyapa diri-mu
Dengan panggilan sayang untuk istri-ku
Dengan panggilan mama untuk anak-ku
“Lalu dirimu yang ingin menyapa-ku”
Dengan panggilan papa sebagai kepala keluaga-mu
Sunguh romantis perjalanan cinta keluarga kami
Uuuk”’uuuk”’uuuk”’uuuk
Namun itu ternyata imajinasi-ku yang berlebihan
Di balik sebuah mimpi.
Lambada lhok Aceh besar, Sabtu 12 Januari 2019
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post