POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Sahabat Pena

RedaksiOleh Redaksi
November 12, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Chindy Bulan Chintanur
Pelajar SMP Negeri 3 Ingin Jaya, Aceh Besar
Malam yang sunyi. Hanya suara jengkrik dan dentang jarum jam yang terdengar. Waktu sudah menunjukan pukul 00.00, aku masih terbangun dan masih ditemani sehuah telepon genggam. Bukan tanpa alasan aku berbuat seperti itu, aku ingin bisa berkomunikasi dengan sahabat. Ya, hanya dengan cara itu saat ini yang bisa dikakukan dengan mudah untuk berkomunikasi dengan sahabat yang dulu pernah menjadi sahabat pena, yang aku hubungi dengan sepucuk surat. Kini aku bisa saling bicara dan juga bisa saling menatap.
Waktu terus berjalan. Hari berganti minggu, minggu pun berganti bulan dan bulan pun berganti tahun, aku dan empat sahabat penaku belum juga bisa bertemu di dunia nyata, kecuali di dunia maya. Ingin sekali bisa bertemu langsung, bisa saling berbicara, tertawa dan bergurau bersama secara langsung. Kini hanya via whatsapp kami bisa bercerita. 
Harapanku yang selalu aku sebutkan di sepertiga malam itu, aku ingin bertemu dengan mereka. Aku terus bertanya dan bertanya, kapankah aku bisa bertemu dengan mereka. Kapan? Kapan? Pertanyaan ini terus mengawang-ngawang di pikiran. Ya, karena sudah sangat lama, sudah bertahun-tahun rasa rindu itu menyelimuti hati. Waktu yang lama dalam melawan kerasnya dunia. Aku tahu, sebenarnya mereka bukanlah orang yang terkenal. Namun di mataku mereka sangat hebat. Mereka dapat mengerti sifat dan sikapku yang terkadang tidak jelas, egois dan selalu saja ingin menang sendiri.
Empat orang hebat yang menjadi sahabatku itu adalah Halisa, Dwita, Alya dan Tira. Mereka adalah orang-orang selalu setia menemaniku. Mereka mau mendengar cerita dan bahkan celoteh-celotehku yang terkadang tidak ada manfaatnya dan tak nyambung. Namun, mereka masih tetap setia denganku. Tidak hanya dari berasal dari daerah yang berbeda, kami juga dari agama yang berbeda. Dwita, teman yang beragama Kristen dan kami dari kalangan yang beragama Islam. Namun perbedaan itu tidak membuat dan menghalangi perahabatan kami. Prinsip kami adalah perbedaaan bukanlah penghalang, seperti yang selama ini sering kita saksikan di televisi (TV), dimana banyak orang yang tidak mau menerima perbedaan. Kita merasa sedih ketika terjadi pertikaian hanya karena berbeda pendapat, baik seagama, maupun berbeda agama. Mereka hidup dalam permusuhan. Maka, aku pun berpikir, apakah aku dan Dwita harus begitu? Jelas, aku tidak ingin begitu, aku ingin bertemu dengan Dwita dalam keadaan aman dan tentram.
Rasa ingin berjumpa semakin lama semakin membuncah. Ingin sekali rasanya memeluk mereka. Ingin rasnya menyndarkan bahu di pundak mereka kala aku sedang sedih dan menangis. Itu semua sudah tidak mungkin. Aku hanya bisa berharap dan berharap. Mungkin hanya bait-bait puisi ini, yang aku gubah untuk mengenang mereka
Sahabat pena
Dear kawan
Meski wajah tak bisa bertemu
Mata tak bisa bertatap
Dan tangan tak bisa berjabatan
Namun nama kalianlah
Salah satu doa yang kumohonkan
Di pertiga malam
Jarak bukanlah halangan
Sayangku tetap mengalir
Seperti air terjun
Perbedaan bukanlah penghalang
Inilah yang selama ini kutetapkan
Kala rasa ingin bertemu datang
Andaikan kita dekat, ya andaikan
Semoga kita berempat bisa kembali bertemu, merangkai ras bahagia dalam perbedaan yang memiliki rasa kebersamaan. I love you all.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Penangkapan Nicolas Maduro dan Wajah Baru Geopolitik Global

Mencintai Bahasa Daerah

Pahlawan Nasional Teungku Chik Di Tiro Muhammad Saman dan Syekh Ahmad Khatib. 

Membersihkan Sisa Bencana Perlu Juga  Dilakukan Terhadap Aparat Yang Culas

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Selamat Hari Ayah Nasional

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00