Oleh Nsyah
Andai saja aku bisa..
Diam sejenak dan berkata..
Betapa aku sangat mengagumimu..
Betapa kuingin berbincang denganmu..
Betapa kuingin mengenalmu..
Diam sejenak dan berkata..
Betapa aku sangat mengagumimu..
Betapa kuingin berbincang denganmu..
Betapa kuingin mengenalmu..
Tapi kenapa selalu saja..
Dada bergetar seperti gempa..
Dari dasar jantung ini sebagai pusatnya..
Mengguncangkan dan menggetarkan nada nada suara..
Begitu hebatnya bak 7.5 skala richter besarnya..
Dan akupun tak berdaya menahan semua gejolak rasa..
Rasa cinta yang kian subur ini,
Tlah terus tumbuh di hati ini..
Tersirami sejuknya senyummu yang sampai ke hati..
Kamu, kamu.. sungguh aku sangat mencintaimu..
Hatiku tak akan pernah memungkiri..
Rasa cinta ini yang terus bersemi..
Rasa cinta ini tak akan pernah aku sesali..
Meski hingga nanti cintamu tak jua kudapati..
Biarlah menjadi bayang-bayang yang menghiasi..
Suasana hatiku yang selalu sepi..
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.















