POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Keberhasilan dan Kegagalan

RedaksiOleh Redaksi
September 21, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Suci Lestari SE
Guru SMAN Kota Bahagia Aceh Selatan
            Gagal, dari sekian kali kegagalan, kali ini  merasa terkalahkan oleh diri sendiri, oleh tekad sendiri. Mulai mengerti yang bahwa hidup itu adalah tentang bagaimana kita menyikapi keberhasilan orang lain dan menerima kegagalan kita dengan lapang dada. Ada saatnya kita berada di puncak, berada di atas semua kegagalan orang lain. Adakalanya pula kita berada di bawah, di paling akhir keberhasilan orang lain. Lalu, saat itu terjadi kita harus tahu bahwa Tuhan memiliki rencana yang lebih indah dibandingkan rencana kita. Tuhan Maha adil. Hanya perlu yakin dan percaya bahwa kali ini Tuhan memberi kita kegagalan karena ingin melihat seberapa besar usaha kita untuk bangkit, seberapa besar kita bisa berjuang kembali. Seberapa besar usaha kita untuk menjadi seperti semula. 
Minta maaflah pada diri, karena telah merasa terpuruk, telah merasa jatuh sejatuh jatuhnya. Tanpa menyadari bahwa kegagalan memang akan tetap diingat menjadi kegagalan, namun akan menjadi satu-satunya penyemangat menuju kesuksesan. Tidak ada orang lain yang bisa membuat kita bangkit kecuali diri kita sediri, namun dari mereka kita bisa belajar bahwa hidup ini tidak hanya  berhenti disebuah waktu, mereka akan terus berjalan, seperti pedal kamu hanya tinggal menyeimbangkannya agar tak terjatuh, mengayuh ke bawah dan ke atas.
Begitu pula hidup terkadang kita di bawah terkadang  di atas. Azhar Nurun Ala pernah menuliskan sebuah cerita di dalam novelnya tentang bagaimana segerombolan katak gagal mencapai puncak menara, dengan pengecualian satu katak tuli diantara sekian banyak katak normal yang berhasil. Kenapa? Karena katak tuli tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain, meskipun gagal berulang kali dia akan tetap berusaha kembali, melompat dan memanjat agar mencapai puncak. Seperti itulah seharusnya kita, terkadang kita hanya perlu menjadi tuli dari cemoohan orang lain.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 136x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 116x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 92x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 88x dibaca (7 hari)
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
Dunia di Ambang Krisis dan Perang Dunia Ketiga
25 Jan 2026 • 76x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Bertahan dan Bergerak

TERHEMPAS PUN ADA BATASNYA

Melatih Siswa Madrasah Menulis Sejak Dini

Janganlah Wariskan Negeri Ini Rusak Parah Kepada Anak Cucu 

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026
digital

Doom Scrolling: Perilaku Baru di Era Digital

Oleh Tabrani YunisJanuary 31, 2026
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
194
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
92
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
Postingan Selanjutnya

IBUKU PAHLAWANKU

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00