• Latest

Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan

Mei 10, 2018
7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Siaran Pers | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Siaran Pers | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan

Redaksi by Redaksi
Mei 10, 2018
in Siaran Pers
Reading Time: 4 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Jakarta 2 Mei 2018— Fahmy, Kepala Departemen Keamanan Nasional dan Hukum, Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB)  mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya lima orang putra terbaik bangsa, anggota Brimob Kelapa Dua atas kericuhan  Nara Pidana Teroris yang terjadi di Rumah Tahanan, Cabang Salemba, Mako Brimob di Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, pekan ini.
“Kita kehilangan,  kita sedih mendengar kejadian, kita berduka cita mendalam, dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian para pahlawan bangsa,” tegas Fahmy.
Kejadian ini, menurut Fahmy, tidak perlu terulang lagi dimasa-masa akan datang karena merugikan. Karena itu, kata Fahmy, para petugas rumah tahanan yang ditugasi menjaga rumah tahanan seharusnya mematuhi Standar Prosedur Rumah Tahanan (SOP)  pengamanan rumah tahanan.
Menurut Fahmy, penggunaan seperti telepon genggam (HP) dalam rumah tahanan sama sekali tidak dibolehkan, tetapi mengapa masih ada tahanan yang menggunakan HP di rumah tahanan. Ini jelas, kata Fahmy, pelanggaran berat SOP.
Fahmy menyampaikan, tidak mungkin para tahanan itu bisa mengumpulkan 40  orang sekejap untuk disatukan dalam satu kelompok para tahanan dengan tujuan bersama melawan petugas Brimob. Jika mereka tidak menggunakan teknologi komunikasi, tidak mungkin.. Fahmy juga meyakini  bahwa teknologi ini digunakan berkomunikasi dengan para pendukung teroris di luar yang masih aktif.
Sudah menjadi rahasia umum, kata Fahmy, penggunaan HP di dalam tahanan selalu dibolehkan petugas dengan cara bayar, ada yang per-bulan, ada yang per-hari, belum lagi tarif berbeda tiap jenis HP—yang dipungut petugas.
Selain itu, kata Fahmy, bagaimana mungkin, ,  para Napi Teroris itu bisa merampas senjata dan Sajam  begitu banyak. Penyimpanan senjata yang berdekatan dengan tahanan sangat berbahaya.
Sejalan dengan  Fahmy, Sekeretaris Jendral DPP JNIB, Emi Sulyuwati, meminta Komisi III DPRRI, Polri, dan Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap implementasi pengamanan rumah tahanan. Apa lagi tahanan yang dianggap berbahaya, karena kejadian ini muncul, meski beberapa pengamat  menghubungkan peristiwa ini dengan momen kenegaraan seperti Pemilu dan Pilkada, tetapi para teroris ini memanfaatkan kelemahan  penerapan SOP  di Rutan.
Korupsi di rumah tahanan harus dibersihkan, termasuk korupsi aparat penegak hukum. Hukum menurut Adhe, sapaanya, menjadi tidak adil bagi orang miskin—yang menerima perlakukan berbeda dengan orang berduit.
Kata Emi Sulyuwati,  Komisi III DPRRI, Polri, dan Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Lembaga penyedia jasa keamanan negara. Termasuk, memikirkan, pemisahan Komisi  Kepolisian Nasional (Kompolnas), sebagai pengawas Kepolisian dibentuk dengan UU tersendiri, dan bukan dibawa Polisi—sehingga pengawasan terhadap Polisi dapat dilakukan dengan baik. Sebab, menurut Emi Sulyuwatii,, penggunaan wewenang yang terlalu besar dan luas, cenderung disalahgunakan lebih besar. 
“Pemerintah memberi wewenang polisi yang luas, maka pemerintah juga harus memikirkan pengawasan  harus diberi wewenang yang setara dengan Polisi, sehingga mengurangiabuse of power, JNIB mendukung penuh upaya Polri memberatas teroris sampai akarnya, “ ujar Emi Sulyuwati .***
Untuk Informasi lanjut, hubungi Fahmy 
Nachung Tajuddin No Hp: +62 819-617-560

Emi Sulyuwati No HP : +62 813-1991-2668

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 331x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 326x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 254x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 195x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP

Oktober 28, 2018

YARA Minta Polda Aceh Menindak Tegas Pemilik Galian C di Blang Pante Paya Bakong

September 30, 2018

PENANGANAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI ACEH BELUM OPTIMAL

September 30, 2018
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

7a99e876-6eef-41d6-9907-7169c5920d83
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Siaran Pers | Potret Online
Artikel

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb
Artikel

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
Next Post

Kautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi Di Banda Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com