• Latest

Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan

Mei 10, 2018
Mahasiswa duduk sendiri di lingkungan kampus dengan ekspresi cemas sementara mahasiswa lain berlalu di belakangnya

Bukan Sekadar Malu: Kecemasan Sosial yang Menggerus Percaya Diri Mahasiswa

April 11, 2026
db5df19e-a49a-4379-86f9-5e88076f4172

Harap-harap Cemas Menunggu Hasil Perundingan Iran vs AS

April 11, 2026
2fc46e4c-99ca-4bd5-8807-7ae4e054e3db

Rekor MURI, Pameran Lukisan, Menghias Telur, dan Makna Kemanusiaan dalam Keberagaman

April 11, 2026

🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

April 11, 2026
IMG_0733

Berjuang Hingga Akhir

April 11, 2026
9edda383-f515-49a9-9938-8d5b8ebcf730

Sastra sebagai Cermin Kehidupan: Refleksi Perjalanan dari Panggung Teater ke Dunia Penelitian

April 11, 2026
29e05edd-7320-4d1e-bee4-7bd4496720de

Bahaya “Self-Diagnosis” di Balik Layar TikTok: Mengapa Remaja Aceh Butuh Validasi Profesional?

April 10, 2026
Ilustrasi dua kelompok manusia yang terpisah dengan perbedaan warna, menggambarkan prasangka, bias sosial, dan pengelompokan in-group dan out-group.”

Memahami Prasangka: Mengapa Kita Mudah Menilai Orang Lain Secara Keliru

April 10, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Sabtu, April 11, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Selamat Jalan Para Pahlawan, Evaluasi Rutan

Redaksi by Redaksi
Mei 10, 2018
in Siaran Pers
Reading Time: 4 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Jakarta 2 Mei 2018— Fahmy, Kepala Departemen Keamanan Nasional dan Hukum, Jaringan Nasional Indonesia Baru (JNIB)  mengucapkan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya lima orang putra terbaik bangsa, anggota Brimob Kelapa Dua atas kericuhan  Nara Pidana Teroris yang terjadi di Rumah Tahanan, Cabang Salemba, Mako Brimob di Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, pekan ini.
“Kita kehilangan,  kita sedih mendengar kejadian, kita berduka cita mendalam, dan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian para pahlawan bangsa,” tegas Fahmy.
Kejadian ini, menurut Fahmy, tidak perlu terulang lagi dimasa-masa akan datang karena merugikan. Karena itu, kata Fahmy, para petugas rumah tahanan yang ditugasi menjaga rumah tahanan seharusnya mematuhi Standar Prosedur Rumah Tahanan (SOP)  pengamanan rumah tahanan.
Menurut Fahmy, penggunaan seperti telepon genggam (HP) dalam rumah tahanan sama sekali tidak dibolehkan, tetapi mengapa masih ada tahanan yang menggunakan HP di rumah tahanan. Ini jelas, kata Fahmy, pelanggaran berat SOP.
Fahmy menyampaikan, tidak mungkin para tahanan itu bisa mengumpulkan 40  orang sekejap untuk disatukan dalam satu kelompok para tahanan dengan tujuan bersama melawan petugas Brimob. Jika mereka tidak menggunakan teknologi komunikasi, tidak mungkin.. Fahmy juga meyakini  bahwa teknologi ini digunakan berkomunikasi dengan para pendukung teroris di luar yang masih aktif.
Sudah menjadi rahasia umum, kata Fahmy, penggunaan HP di dalam tahanan selalu dibolehkan petugas dengan cara bayar, ada yang per-bulan, ada yang per-hari, belum lagi tarif berbeda tiap jenis HP—yang dipungut petugas.
Selain itu, kata Fahmy, bagaimana mungkin, ,  para Napi Teroris itu bisa merampas senjata dan Sajam  begitu banyak. Penyimpanan senjata yang berdekatan dengan tahanan sangat berbahaya.
Sejalan dengan  Fahmy, Sekeretaris Jendral DPP JNIB, Emi Sulyuwati, meminta Komisi III DPRRI, Polri, dan Pemerintah perlu melakukan evaluasi terhadap implementasi pengamanan rumah tahanan. Apa lagi tahanan yang dianggap berbahaya, karena kejadian ini muncul, meski beberapa pengamat  menghubungkan peristiwa ini dengan momen kenegaraan seperti Pemilu dan Pilkada, tetapi para teroris ini memanfaatkan kelemahan  penerapan SOP  di Rutan.
Korupsi di rumah tahanan harus dibersihkan, termasuk korupsi aparat penegak hukum. Hukum menurut Adhe, sapaanya, menjadi tidak adil bagi orang miskin—yang menerima perlakukan berbeda dengan orang berduit.
Kata Emi Sulyuwati,  Komisi III DPRRI, Polri, dan Pemerintah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Lembaga penyedia jasa keamanan negara. Termasuk, memikirkan, pemisahan Komisi  Kepolisian Nasional (Kompolnas), sebagai pengawas Kepolisian dibentuk dengan UU tersendiri, dan bukan dibawa Polisi—sehingga pengawasan terhadap Polisi dapat dilakukan dengan baik. Sebab, menurut Emi Sulyuwatii,, penggunaan wewenang yang terlalu besar dan luas, cenderung disalahgunakan lebih besar. 
“Pemerintah memberi wewenang polisi yang luas, maka pemerintah juga harus memikirkan pengawasan  harus diberi wewenang yang setara dengan Polisi, sehingga mengurangiabuse of power, JNIB mendukung penuh upaya Polri memberatas teroris sampai akarnya, “ ujar Emi Sulyuwati .***
Untuk Informasi lanjut, hubungi Fahmy 
Nachung Tajuddin No Hp: +62 819-617-560

Emi Sulyuwati No HP : +62 813-1991-2668

Baca Juga

PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP

Oktober 28, 2018

YARA Minta Polda Aceh Menindak Tegas Pemilik Galian C di Blang Pante Paya Bakong

September 30, 2018

PENANGANAN PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI ACEH BELUM OPTIMAL

September 30, 2018
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Related Posts

Mahasiswa duduk sendiri di lingkungan kampus dengan ekspresi cemas sementara mahasiswa lain berlalu di belakangnya
Psikologi

Bukan Sekadar Malu: Kecemasan Sosial yang Menggerus Percaya Diri Mahasiswa

April 11, 2026
db5df19e-a49a-4379-86f9-5e88076f4172
Iran

Harap-harap Cemas Menunggu Hasil Perundingan Iran vs AS

April 11, 2026
2fc46e4c-99ca-4bd5-8807-7ae4e054e3db
Esai

Rekor MURI, Pameran Lukisan, Menghias Telur, dan Makna Kemanusiaan dalam Keberagaman

April 11, 2026
# Ironi

🚩🚩SELAMAT PAGI MERAH PUTIH

April 11, 2026
Next Post

Kautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi Di Banda Aceh

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com