• Latest

PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP

Oktober 28, 2018
29e05edd-7320-4d1e-bee4-7bd4496720de

Bahaya “Self-Diagnosis” di Balik Layar TikTok: Mengapa Remaja Aceh Butuh Validasi Profesional?

April 10, 2026
Ilustrasi dua kelompok manusia yang terpisah dengan perbedaan warna, menggambarkan prasangka, bias sosial, dan pengelompokan in-group dan out-group.”

Memahami Prasangka: Mengapa Kita Mudah Menilai Orang Lain Secara Keliru

April 10, 2026
3271b064-e5af-478a-be77-3253443f27da

Media Sosial: Meningkatkan atau Menurunkan Kepercayaan Diri Remaja?

April 10, 2026
IMG_0722

Make-Up dan Self-Confidence Pada Remaja Perempuan dalam Perspektif Psikologi

April 10, 2026
Kota Batavia abad ke-18 dengan kanal, bangunan kolonial, dan suasana senja yang muram di sekitar Kali Besar.

Geger Pecinan 1740 Mengubah Wajah Nusantara Selamanya

April 10, 2026
667109a2-c370-4108-8a9c-7dcb1a0a1d44

Normalisasi “Chatting” Tanpa Batas: Pergeseran Makna Khalwat di Era Digital

April 10, 2026
PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH  DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Flower Aceh | Potret Online

Dari Instrumen ke Otoritas: Ketika Algoritma Menggeser Kedaulatan Keputusan Manusia

April 10, 2026
Ilustrasi korban perempuan mengalami tekanan dan diskriminasi akibat pelecehan seksual di media sosial

Diskriminasi terhadap Korban Pelecehan Seksual di Media Sosial

April 10, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Sabtu, April 11, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
  • Sastra
  • Buku
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP

Redaksi by Redaksi
Oktober 28, 2018
in Flower Aceh, Siaran Pers, Swedish
Reading Time: 7 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Foto : Sambutan pembukaan
BANDA ACEH– Pameran foto yang bertajuk “Swedish DadsandAcehnese DadsFor Gender Equality”resmi ditutup oleh Ketua Panitia, Khairani Arifin SH, M.Hum pada 28 Oktober 2018 Pk.17.00 WIB di Fakultas Hukum Unsyiah. Kegiatan yang dirangkai dengan diskusi publik dan kuliah umum  dibuka secara resmi pada 24 Oktober 2018 dengan pemotongan pita acara oleh Deputy Head of Mission Political Affairs Embassy of Sweden, Johan Hultquist yang didampingi oleh Dekan Fakultas Hukum Unsyiah, Prof. Dr. Ilyas, SH, M.Hum, Kepala Dinas Infokom, Telematika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nevi Ariani, Direktur Flower Aceh, Riswati dan Ketua Pusat Riset Gender Unsyiah, Safrina pada 24 Oktober 2018. 
Dalam sambutan pembukanya, Johan Hultquist menyebutkan pelaksanaan rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menseminasikan sejumah praktek baik pelaksanaan kebijakan terkaitkesetaraan genderdan keterlibatan ayah dalam pengasuhan anakbaik yang berlaku di Indonesia secara umum dan Aceh khususnya, dan negara Swediasehingga menjadi pembelajaran positif dan motivasi bagi pengambil kebijakan di Aceh dan masyarakat pada umumnya. 

“Sistem pengasuhan anak di Swedia termasuk yang paling dermawan. Swedia menjadi negara pertama yang menerapkan kebijakan tentang cuti bagi orang tua (parental leave) sejak tahun 1974,dimana para ayah ikut serta tinggal dirumah untuk bersama mengasuh anak-anaknya, serta mendapatkan kompensasi dari pemerintah. Melalui kebijakan ini, orang tua dijamin haknya mendapatkan cuti selama 480 hari untuk setiap anak mereka. Proses desiminasi tentang praktik baik ini dilakukan melalui bayak even di Jawa dan luar jawa, termasuk Aceh, salah satunya dengan pelaksanaan rangkaian kegiatan pameran foto. Pameran foto Swedish Dads sendiri menggunakan foto karya fotografer lepas Swedia, Johan Bavman asal Malmo, Swedia”, tegasnya.
Lebih lanjut, Johan menjelaskan tentang tujuan utama pelaksanaan pameran foto tentang Swedish Dads.
“Swedish Dads merupakan pameran foto tentang pengalaman para ayah yang mengambil cuti mengasuh anak setidaknya selama 6 bulan. Johan Bavman sang fotografer menggali informasi tentang alasan para ayah untuk tinggal di rumah, pengalaman yang mereka rasakan dan bagaimana perubahan perasaan yang terbangun akibat dari proses kebersamaan tersebut. Pameran foto ini juga bertujuan untuk memperlihatkan dampak kesetaraan gender dalam pengasuhan anak, baik bagi individu maupun masyarakat, jelasnya”.
Mewakili pemerintah Aceh, Kepala Dinas Infokom, Telematika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf memaparkan komitmen pemerintah Aceh untuk pemberdayaan perempuan dalam rangka mewujudkan kesetaraan gender melalui kebijakan dan program yang dijalankan.
“Pemerintah Aceh serius melakukan upaya yang mendukung pemberdayaan perempuan guna terwujudnya kesetaraan gender melalui berbagai kebijakan dan program yang ada, diantaranya melalui Qanun nomor 6 tahun 2009 tentang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang ditetapkan sebelum lahirnya undang-undang tentang pemberdayaan perempuan di nasional. Jika merunut sejarah panjang Aceh, kesetaraan gender di Aceh tergambarkan dari  kiprah perempuan di Aceh sebagai tokoh strategis dan pejuang Aceh yang jelas tertulis dalam sejarah. Ini fakta baik yang harus menjadi motivasi bersama untuk mendukung terwujudnya kesetaraan peran perempuan dan laki-laki di Aceh”, jelasnya.   
Pelaksnaan pameran foto dirangkai dengan diskusi publik dan kuliah umum yang mengusung tema “Peran ayah di Swedia dan peran ayah di Aceh dalam membangun hubungan keluarga yang adil dan sejahtera”. Diskusi publik dimoderasi oleh Reza Idria, SH.I, A.M, MA menghadirkan 3 narasumber yaitu Deputy Head of Mission Political Affairs Embassy of Sweden, Johan Hultquist, Kepala Bidang Kualitas Hidup Perempuan dan Keluarga, DPPPA Aceh, Dasrita Bakri, S.Si, MPA, Tokoh agama Aceh, DR. H. Abdul Gani Isa, SH, MA yang juga ketua umum PP4 Aceh dan dosen senior pada Fakultas Syariah dan Hukum UIN Arraniri. Sementara kuliah umum dimoderasi oleh Pengurus ALSA, Khairatunnisa dengan menghadirkan 4 orang narasumber yaitu Johan Hultquist mewakili Kedutaan Swedia, Direktur Flower Aceh, Riswati, M.Si Ketua P2TP2A DPPPA Aceh, Amrina Habibi, SH dan Ketua Pemuda Muhammadiyah, Taufik Rizwan.
  
Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Kedutaan Swedia berkerjasama dengan Flower Aceh, Fakultas Hukum, Pusat Riset HAM, Pusat Riset Gender, ALSA LC, ICP FH Unsyiah, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Dinas Infokom, Telematika dan Persandian Aceh, P2TP2A Aceh, Balai Syura, dan Unicef Aceh.
Banda Aceh, 28 Oktober2018
Direktur Flower Aceh
Riswati   Ph. 081360711800
Note:
Info Lengkap hubungi :
Ketua Panitia Acara, Khairni Arifin                                   085246940686
Manager Program Kedutaan Swedia, Natasha            08118860182

Baca Juga

Ketika Perempuan Aceh Berdaya, Menembus Sekat Patriarki

April 25, 2025
PAMERAN FOTO TENTANG PERAN PENGASUHAN AYAH  DI SWEDIA DAN ACEH RESMI DITUTUP - F5F77517 7A6F 494C 94C0 A7734CF24408 | Flower Aceh | Potret Online

Perlunya Edukasi Politik untuk Memahami Asas Pemilu

Januari 31, 2023

SABANG MENJADI PILOTPROJECT SISTEM APLIKASI MALNUTRISI TERINTRGRASI

Februari 1, 2019
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Related Posts

29e05edd-7320-4d1e-bee4-7bd4496720de
Artikel

Bahaya “Self-Diagnosis” di Balik Layar TikTok: Mengapa Remaja Aceh Butuh Validasi Profesional?

April 10, 2026
Ilustrasi dua kelompok manusia yang terpisah dengan perbedaan warna, menggambarkan prasangka, bias sosial, dan pengelompokan in-group dan out-group.”
Psikologi Sosial

Memahami Prasangka: Mengapa Kita Mudah Menilai Orang Lain Secara Keliru

April 10, 2026
3271b064-e5af-478a-be77-3253443f27da
BIngkai Remaja

Media Sosial: Meningkatkan atau Menurunkan Kepercayaan Diri Remaja?

April 10, 2026
IMG_0722
Artikel

Make-Up dan Self-Confidence Pada Remaja Perempuan dalam Perspektif Psikologi

April 10, 2026
Next Post

Jarak Rindu

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com