• Latest

Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret”

Februari 20, 2018
9fdb3c1c-1879-4f8c-9aa8-02113678bceb

Warisan Musik Aceh dari Gampong Padang Manggeng

April 21, 2026
Ilustrasi siluet pasangan dengan hati retak melambangkan cemburu, konflik emosional, dan hubungan yang rapuh

Cemburu Membunuh Perempuan

April 21, 2026
Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret” - 1001348646_11zon | Jalan-jalan | Potret Online

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

April 21, 2026
Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret” - 1001353319_11zon | Jalan-jalan | Potret Online

Fatimah al-Fihri, Pendiri Universitas Tertua

April 21, 2026
3753a9dd-0c43-46a6-9577-711a7479d4d5

Misogini Genital (Di) Kartini Digital

April 21, 2026
IMG_0878

Perempuan di Titik Klimaks

April 21, 2026
Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret” - 1001361361_11zon | Jalan-jalan | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

April 21, 2026
d2a5b58f-c424-41eb-91dc-d0a057017eda

Menguak Kenangan Orkes Mekar Melati Manggeng dan Para Musisi Muda

April 21, 2026
Rabu, April 22, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Bersama Wagub, Aminullah Tinjau Usaha Parfum “Minyeuk Pret”

Redaksi by Redaksi
Februari 20, 2018
in Jalan-jalan
Reading Time: 7 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS


Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh para entrepreneur atau pelaku usaha ekonomi kreatif yang ada di Banda Aceh terutama dalam hal promosi dan pemasaran.
“Usaha ekonomi kreatif mampu menyerap banyak tenaga kerja sehingga menjadi salah satu upaya yang efektif dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran yang masih tercatat sekitar tujuh dan 12 persen di Banda Aceh,” katanya.
Hal tersebut disampaikan mantan Dirut Bank Aceh ini saat meninjau usaha parfum khas Aceh “Minyeuk Pret” bersama Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Rabu (14/2/2018) di Gampong Lam Ara, Banda Raya.
Bukan hanya terkait promosi dan pemasaran, Pemko Banda Aceh juga akan membantu permodalan bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif untuk mengembangkan usahanya. “Kita akan bantu jalur-jalurnya dengan pihak perbankan, termasuk dengan lembaga keuangan syariah yang akan kita luncurkan dalam waktu dekat,” katanya.
“Kami akan berupaya maksimal untuk melahirkan semakin banyak entrepreneur-entrepreneur baru di Banda Aceh agar perekonomian rakyat juga semakin baik ke depan. Mohon dukungan juga dari Pak Wagub pada event-event Pemerintah Aceh untuk mempromosikan Minyeuk Pret ini,” pinta wali kota kepada Wagub.

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan kebanggaaannya karena produk lokal “Minyeuk Pret” mendapat pasar yang sangat bagus baik di dalam maupun di luar negeri. “Saya berharap tetap dijaga kualitasnya agar terus disukai oleh para pemakainya dan semakin go international.”
“Kami juga akan mempromosikan parfum ini kepada setiap tamu yang datang ke Banda Aceh, dan mengimbau seluruh jajaran Pemko Banda Aceh untuk memakai parfum ini. Minyeuk Pret sudah terbukti kualitasnya tak kalah dengan produk-produk parfum populer dunia,” puji wali kota.
Minyeuk Pret, Parfum Khas Aceh yang Mendunia
CEO Miyeuk Pret Daudy Sukma mengatakan sejak diluncurkan pada April 2015 silam, Minyeuk Pret telah dipasarkan ke seluruh Indonesia dan 11 negara di antaranya Amerika, Inggris, Arab Saudi, Australia, dan Taiwan. “Saat ini sudah ada 300-400 reseller, lima distributor dan 17 outlet mitra. Sistem pemasaran kita secara online dan juga offline, sementara pengiriman masih secara hand carry.” 

“Dengan modal awal semangat untuk bewirausaha serta bimbingan dari Pemko Banda Aceh melalui dinas terkait dan juga perbankan, Minyeuk Pret saat ini telah mampu mencapai omzet Rp 300 jutaan dengan rata-rata penjualan 5 ribu botol per bulan,” ungkapnya.

“Bahkan permintaan Minyeuk Pret saat ini lebih tinggi dari kemampuan produksi kami. Ada permintaan dari beberapa negara seperti Perancis dan India yang belum dapat kami penuhi mengingat kemampuan produksi kami maksimal 500 botol per hari,” tambahnya seraya mengungkapkan pihaknya masih menggunakan teknologi semi mesin.
Dalam waktu dekat, sambungnya, Minyeuk Pret akan menambah varian baru yakni aroma Jeumpa dan Sanger Espresso melengkapi varian sebelumnya -Kopi, Meulu, dan Seulanga. “Minyeuk Pret aroma baru ini akan kita kemas lebih eksklusif. Varian premium ini dibanderol Rp 330 ribu, sementara varian lama Rp 110 ribu per botol,” kata Daudy.
Sarjana ekonomi yang rutin mengajak para karyawannya untuk melaksanakan Salat Dhuha berjamaah ini juga menyatakan tekadnya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di Gampong Lam Ara tempat ia membuka usaha Minyeuk Pret.
“Selain 11 karyawan tetap, kami juga memberdayakan warga di lingkungan tempat usaha sekitar delapan KK yang telah kami libatkan untuk membantu proses pengemasan Minyeuk Pret,” pungkasnya sembari mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah untuk ‘mengharumkan’ Aceh ke seluruh dunia. (Jun)
Baca Juga
  • Raker Forhati Aceh Diwarnai Tausiah Maulid Nabi Muhammad SAW
  • DI BULAN SABIT KURINDU DI
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Media Dapat Mempengaruhi Kesehatan Mental

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com