• Latest

Cerpen Sang Guru Dari Nanggroe Tuan Tapa ” Senyum Terakhir Siti Sara”

Januari 19, 2018
48d7d57b-a685-47a6-bf7f-8bf53ffac0d0

Membaca Konsep Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Membangun Budaya Literasi  di Aceh

April 19, 2026
332cedb5-e6db-41bf-947d-3c3b781b4b41

Benteng Tauhid dan Sauh Keselamatan: Menjangkar Makrifat di Dermaga Eskatologi.

April 19, 2026
file_00000000e608720b92fed92bd3c55b54

Bahaya Rekayasa Narasi Sesat yang Menimbulkan Permusuhan

April 19, 2026
file_000000007ff0720bbf683bd905ac60ed

Surat Untuk Anak Muda (2)

April 19, 2026
54306927-8436-4237-801f-5fda46d9c8c8

Dari Aceh ke Panggung Dunia: Muslim Amin, Ilmuwan Global Alumni USK

April 19, 2026
3a73ee9a-87d0-4bf2-aa52-0c77db8a9144

Pengaruh Self-Efficacy Terhadap Prestasi Akademik: Tinjauan Psikologi dan Bukti Empiris

April 19, 2026
IMG_0839

Demokrasi Di Ujung Tanduk?

April 19, 2026
d6285489-5291-4630-bb73-f4e571585b61

‎Ghost in the Cell: Bukan Sekadar Horor Fiksi, Melainkan Realitas Pahit Ketidakadilan Sistem

April 19, 2026
Senin, April 20, 2026
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Sastra
  • Cerpen
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Cerpen Sang Guru Dari Nanggroe Tuan Tapa ” Senyum Terakhir Siti Sara”

Redaksi by Redaksi
Januari 19, 2018
in Guru, Kumpulan cerpen, Literasi, Menulis, Nasional
Reading Time: 18 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS

Oleh Baihaki 
Alumni PGSD FKIP Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh

Geliat literasi di bumi Teuku Cut Ali Nanggroe Tuan Tapa, telah melahirkan seorang sastrawan, tak lain seorang guru Bahasa dan Sastra Indonesia yang telah banyak menulis buku dan karya sastra, namun jarang terpublikasi ke publik.
Drs.Bussairi D. Nyak Diwa atau sering dipanggil Tgk.Bussairi, lahir pada tanggal 10 Juli 1965 silam, di sebuah desa kecil di kaki gunung pedalaman Kecamatan Bakongan yang sekarang sudah menjadi Kecamatan Kota Bahagia, Kabupaten Aceh Selatan, tepatnya di Desa Ujong Gunong Rayeuk. Ia merupakan anak pasangan dari H.Datok Nyak Diwa dan Hj.Siti Ardat.
Lelaki sederhana ini, setelah menamatkan pendidikannya pada jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP-Unsyiah Banda Aceh, kembali ke kampung halamannya dengan berprofesi sebagai seorang guru yang telah mengabdi di beberapa SMA di kampung halamannya. Hingga saat ini, tercatat sebagai guru senior pada SMA Negeri 2 Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan.
Baru-baru ini, satu lagi karya Bussairi yang sudah dibukukan. Sebuah cerpen berjudul “Senyum Terakhir Siti Sara” ditulis dengan nilai sastra yang menggugah para pembacanya.
Senyum Terakhir Siti Sara, adalah sebuah buku Kumpulan Cerpen yang memuat sebanyak tujuh buah cerpen yaitu “Sang Pembangkang, Orang Atas, Pendekar Hutan Mahoni, Misteri Jalan Tembus, Senyum Terakhir Siti Sara, Gadis yang Bermata Bening dan Mutasi.”
Selain cerpen berjudul Gadis yang Bermata Bening, semua cerita dalam buku tersebut di atas mengisahkan tentang pengalaman “guru dan murid” dalam mengarungi dunia pendidikan.
Dikisahkan mulai dari pahit getirnya menghadapi proses kegiatan belajar-mengajar, pengalaman di daerah pedalaman, suka-dukanya di masa konflik, perjuangan menjaga lingkungan, hingga kisah cinta yang mengharu biru.
Tak dapat dipungkiri, bahwa ide-ide cerita yang terdapat dalam kumpulan cerita pendek tersebut bersumber dari pengalaman penulis sebagai seorang guru yang mengalami berbagai  pasang surut dan cerah buramnya cuaca di dunia pendidikan.
Selanjutnya sebagai upaya penulis untuk memperkenalkan segala suasana wilayah kehidupan yang beragam. Mulai dari keterbatasan sarana pendidikan, sarana dan prasarana kehidupan di pedesaan, perlindungan terhadap hewan langka, dan ragam budaya masyarakat di daerah pedalaman.
Sebagai sebuah buku fiksi, penulis berharap buku ini dapat dijadikan sebagai “bahan” dalam proses pembelajaran, baik oleh guru maupun siswa. Minimal sebagai bahan perbandingan untuk meningkatkan motivasi menulis bagi siswa, mahasiswa dan guru dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Begitu ungkapan guru yang murah senyum ini.
Senyum Siti Sara, buku setebal 161 halaman ini, selain mengisahkan suka dukanya dalam mendidik, mengajar, membina dan mengarahkan siswa agar menjadi manusia yang sukses, juga  mengisahkan cinta dan problematika hidup seorang guru yang sabar, ikhlas, tawaqqal dalam menjalani kehidupan. Di sini juga diungkapkan dengan gamblang hubungan seorang ayah dengan anak, bersama istri dan hubungan dengan masyarakat sekitar yang notabene sosok ayah itu adalah seorang guru.
Tak ayal, tiga kompetensi yang dimiliki oleh guru, seperti kompetensi pedagogik, sosial, profesional dan kepribadian, sangat menarik dipaparkan oleh tokoh-tokoh dalam tujuh judul cerpen yang sangat menginspirasi, mencerahkan dan menggerakkan.
Di samping buku kumpulan cerpen, beberapa buku yang memuat karya Bussairi sebelumnya juga telah terbit antara lain “15 Cerpen Terbaik 2009” (Depdiknas,2009), “Ziarah Hati” (Pusat Perbukuan Depdiknas,  2010), “Yang Membuka Pintu Syurga” (Fam Publishing, 2017), “Aceh 5:03 6,4 SR” (Fam Publishing, 2017), dan Kumpulan Puisinya yang segera terbit “Doa Sajadah.”

Hingga saat ini Bussairi telah tercatat dalam Buku “Ensiklopedi Penulis Indonesia Jilid 7” yang diterbitkan oleh Fam Publishing sebagai salah seorang penulis Indonesia yang produktif. (Bay)
Share234SendTweet146Share
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Next Post

Keuchik Zainal Ajak Perempuan Berani Terjun ke Kancah Politik

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • ToS
  • Penulis
  • Al-Qur’an
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com