POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Nilai Yang Bergeser

RedaksiOleh Redaksi
November 2, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Lukyana Arsa
Mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Unsyiah, Banda Aceh

Globalisasi merupakan sebuah proses yang mendunia. Setiap orang yang ingin terhubung tidak lagi dibatasi oleh batas-batas wilayah atau batas-batas negara. Artinya, setiap individu dapat terhubung dan bertukar informasi di mana saja dan kapan saja. Globalisasi membuat batas-batas dalam suatu wilayah menjadi sempit, karena setiap individu bisa dengan mudah untuk bertukar informasi, melakukan interaksi dengan individu-individu lainnya yang berada dalam jaringan wilayah atau negara yang berbeda dengan dirinya. Jika dibilang, bahasan globalisasi sudah sering dikupas oleh banyak penulis atau media. Namun kali ini penulis ingin kembali berbagi informasi tentang pengaruh globalisasi dan pergeseran nilai-nilai tradisional.

Dalam perkembangannya, globalisasi telah memberikan banyak perubahan dan pengaruh dalam pergeseran nilai-nilai budaya Indonesia. Perkembangan internet, informasi, teknologi digital yang diharapkan mampu membantu pekerjaan manusia, malah menjauhkan kita dari nilai-nilai tradisional yang sudah lama melekat di benak setiap generasi muda. Dunia semakin sempit dan efek yang diberikan oleh globalisasi terlalu cepat diserap oleh generasi muda kita saat ini. Sehingga dengan mudahnya segala informasi dari dunia luar dapat diketahui dalam waktu yang sekejap.

Penerimaan masyarakat terhadap pengaruh globalisasi juga mendukung globalisasi untuk terus tumbuh di tengah-tengah masyarakat. Biasanya masyarakat tradisional akan sulit menerima berbagai pengaruh-pengaruh dari budaya luar ke lingkungannya, karena dianggap merusak atau jauh dari falsafah, ideologi ataupun nilai-nilai yang selamat ini telah mereka anut. Namun fakta yang kita lihat saat ini mau tidak mau masyarakat ikut terseret ke dalam arus globalisasi. Masyarakat juga membutuhkan perubahan, tanpa perubahan masyarakat akan terus tertinggal oleh zaman yang semakin hari hari semakin gencar dengan perubahannya.

📚 Artikel Terkait

HABA Si PATok

Memimpin Bangsa dan Pendidikan Yang Tertinggal

YARA Minta Polda Aceh Menindak Tegas Pemilik Galian C di Blang Pante Paya Bakong

Kisah Heroik Keluarga Ibrahim serta Doa-doanya dalam Al-Qur’an

Ada banyak sekali nilai-nilai yang telah bergeser di masyarakat yang ditimbulkan oleh pengaruh globalisasi. Kemudahan teknologi yang semakin hari semakin maju perlahan membuat banyak orang seolah-olah tidak lagi membutuhkan bantuan orang lain, mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa bantuan orang lain. Hilangnya budaya gotong royong, sikap ramah tamah, enggan memperhatikan orang lain saban hari semakin memudar. Orang-orang sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Tidak sedikit pun mereka berpikir untuk orang lain, padahal tanpa orang lain kita tak akan bisa berdiri sendiri, misalnya tanpa ada petani, tanpa nelayan, tanpa pekebun kita tak bisa makan.

Sikap individual dan tidak pedulikan seseorang pada orang lain akan merembes pada kesenjangan sosial di masyarakat. Kesenjangan sosial akan menyebabkan jarak dan sikap keengganan untuk berinteraksi dengan sesama, misalnya kesenjangan si kaya dengan si miskin, kesenjangan juragan dengan pembantunya, kesenjangan dalam pendidikan dan berbagai kesenjangan lainnya yang ujung-ujungnya akan merusak nilai-nilai persatuan dan persaudaraan umat manusia. Kesenjangan juga akan memicu prasangka terhadap orang lain, sikap iri hati dan dengki, timbulnya persaingan tidak sehat antar manusia hingga munculnya tindakan kriminal seperti pembunuhan, perampokan, dan kejahatan lainnya.

Objek paling besar yang menerima terpaan pergeseran nilai-nilai tradisional ini adalah remaja sebagai generasi penerus bangsa. Sebagai sosok yang masih mencari jati diri remaja terbilang sebagai individu yang labil, belum kuat pendirian, dan sangat mudah terpengaruh dengan berbagai arus globalisasi. Kecanggihan perangkat komunikasi yang ada saat ini membuat para remaja dengan mudah mengakses apa saja yang mereka inginkan, apakah itu tentang idola mereka, informasi tentang musik, film, Fashion dan hal-hal yang kekinian lainnya. Fatalnya lagi adalah akibat pengaruh teknologi banyak dari remaja-remaja kita saat ini yang terpengaruh dengan video porno, yang berawal dari rasa penasaran, lalu melihat dan akhirnya melakukan perbuatan yang sangat tercela itu.

Itu adalah sebagian kecil dari pergeseran-pergeseran yang timbul akibat globalisasi yang melahirkan banyak sekali penyakit-penyakit di masyarakat. Sebagai orang yang juga masuk ke dalam arus kita tidak bisa menyalahkan, kita tidak bisa berlari atau pun menyangkal. Dunia pasti berubah dan kita selalu membutuhkan perubahan. Maka dari itu diperlukannya benteng diri yang kuat dalam menghadapi dunia yang kian hari kian menjolak. Arus globalisasi harus benar-benar kita sikapi dengan baik, mencegah untuk tidak terjerumus terlalu dalam terpaan yang ada.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Si Capcin Yang Murah Meriah

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00