POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Mira: Keterbatasan Bukan Halangan

RedaksiOleh Redaksi
November 14, 2016
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh: Elvida
Suasana sore itu tampak ramai seperti hari-hari biasanya. Persimpangan itu seakan tak pernah mati hingga larut malam. Banyak warung kopi berjejaran di sepanjang jalan. Kenderaan lalu lalang dan kerumunan orang di pasar menjadi bukti bahwa keramaina tak pernah berhenti. Ada beberapa gerobak nasi goreng, martabak dan jajanan lainnya di jajakan di sepanjang simpang itu. Simpang Tujuh, Ule Kareng, begitu nama wilayah itu disebut oleh masyarakat Banda Aceh.
Ule kareng, memang terkenal dengan iko kopi Ule Kareng. Namun bila ingin menikmati makanan dengan taste berbeda, di persimpangan 7 Ulekareng, bisa kita nikmati yang lainnya. Salah satunya adalah burger ala Mira. Mira, perempuan asal Rantau, Kuala Simpang ini sudah memulai usahanya sejak tahun 2006. Berbekal pengalaman belajar dari seorang teman di Jakarta, Mira Kesumawaty mencoba berbisnis burger, roti bakar dan pop ice dengan memilih wilayah operasinya di Simpang Tujuh.
Mira, walau ia seorang perempuan yang tuna wicara, ia mampu membaca pasar dan mencoba meresponnya dengan cara kreatif. Ia membuka usaha makanan dengan usaha burger. Untuk memenuhi selera pembeli, dengan lihai Mira melayani pembeli. Ia menyediakan beberapa pilihan burger yang ditawarkan. Ada burger isi telur dan burger isi telur plus daging. Harganyapun sangat terjangkau untuk masyarakat biasa. Dengan gerobak yang sederhana burger Mira hampir tidak ada saingannya, karena hanya ada satu orang yang berjualan burger di simpang 7. Tangannya begitu cekatan membuat burger pesanan pelanggan. Mereka rela antrian demi mencicipi burger buatan Mira. Sekitar 15 menit burgerpun jadi. Selain burger ia juga menyajikan roti bakar dan pop ice.
Tampaknya tidak ada halangan bagi Mira, walaupun Mira menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi dengan pelanggannya. Tampaknya pelanggan paham maksudnya. Bila ada kendala komunikasi, Irwan Muhammad sang suami yang setia menemaninya berjualan siap membantu. Mereka berdua tercatat sebagai anggota Gerkatin Provinsi Aceh ( Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia) yang diketuai oleh Irwan Muhammad. Ada sekitar 28 orang anggotanya. Di tengah keterbatasan berbicara, mereka tetap aktif melakukan aktifitas sehari-hari.
Mira menamatkan SLB+B, sekolah khusus untuk tuna rungu di Medan. Sebelum pindah ke Banda Aceh dia mengisi hari-harinya di kota Binjai. Di kota inilah dia mengembangkan bakat wirausahanya, mulai dari berjualan hingga membuka salon. Keahliannya dalam bidang kecantikan memang tidak perlu diragukan lagi. Dia pernah menjuarai beberapa lomba dalam bidang kecantikan di kota Binjai. Namun sejak pindah ke Banda Aceh usaha salon tidak begitu berkembang, karena lokasi kurang strategis. Mira tetap berobsesi membangun kedua usaha tersebut lebih maju ke depan, sesuai dengan motto hidupnya “ingin menjadi orang sukses”.
Harapan Mira kepada pemerintah Aceh supaya lebih memperhatikan komunitas tuna rungu agar tidak menjadi pengangguran dan tergantung kepada orang lain. Ia berharap agar masyarakat tidak memandang para difabel (different abilities people) atau orang dengan kemampuan yang berbeda, sebagai orang dengan kondisi tidak normal. Namun mereka layak diperlakukan sebagai manusia yang memiliki potensi serta kemandirian dalam hidup.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Indahnya Pemandangan Alam di Desaku

DINDA

HABA Si PATok

Berfikir Nasionalis Untuk Majukan Perfilman Indonesia

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya

Duka Lama Pada Desember Tsunami

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00