
Oleh Fileski Masih pagi, suara orang-orang yang bergunjing itu sudah seperti sarang lebah yang siap dipanen. Aku bekerja di sebuah...
Baca SelengkapnyaDetailsCerpen Fileski Namanya Sumarni, janda kaya yang ada di dusun ini. Rumah yang dia tempati termasuk yang megah di antara...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fileski ( W. Tanjung Files) “Alhamdulillah tunjangan kita cair, enaknya syukuran makan-makan kita ajak teman-teman yuk” ujar Suwito ketika...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Ragil Kuning “Masuk, Nduk! Udara di luar semakin dingin,” teriak Ibu memanggilku dari dalam rumah. Aku hanya menggeleng...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Yurisa Bagi kita, semua kehilangan sosok yang dicinta adalah sebuah luka yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Raut...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Fileski ( W.Tanjung Files) Madiun, Jawa Timur Kanjeng menangis sejadi jadinya, karena pohon keramat warisan keluarganya telah tumbang....
Baca SelengkapnyaDetailsOleh Ananda Nayla Tabrani Yunis Pelajar Kelas IX-7 MTsN 1 Model, Banda Aceh Di pegunungan yang tidak jauh dari kota,...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh : Nasrizal, S. Pd Suatu hari, selepas jam kerjaku, aku duduk istirahat. Aku menyandarkan tubuhku di sebatang pohon...
Baca SelengkapnyaDetailsOleh HD Mulya “Ayah aku cinta dan rindu padamu, Ibu engkau adalah wanita terbaik sepanjang hidupku.” Aku adalah masyarakat...
Baca SelengkapnyaDetailsKarya Hamdani Mulya "Brengsek …, brengsek…, brengsek …, bangsat lelaki itu. Tiap hari kerjanya sih mabuk, isap sabu-sabu. Jika pikirannya...
Baca SelengkapnyaDetails© 2025 potretonline.com