Temukan semua artikel terbaru dalam kategori Anak.
Pagi itu, seperti biasa, seorang ibu muda berdiri sejenak di depan pintu sebuah daycare. Tangannya belum benar-benar rela...
Oleh Teuku Johar Gunawan Setelah Hamdalah dan Shalawat, mari kita memikirkan sejenak tentang bias yang terjadi di media Barat dan...
Setiap upaya pemulihan pasca-bencana harus memprioritaskan kebutuhan emosional dan psikologis anak-anak yang terdampak, karena mereka adalah generasi penerus...
Oleh Asmaul Husna Inong Literasi Salah satu metode dalam pembelajaran yang populer dan sering digunakan adalah memberikan reward atau hadiahsetelah tujuan pembelajaran tertentu tercapai. Memberikanreward yang benar diyakini mampu memberikan dampakyang signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar, melatihdisiplin, kepercayaan diri, serta membentuk perilaku baik. Tentunya pemberian reward ini harus disesuaikan dengantingkat usia anak agar tepat sasaran. Tidak terkecuali dalammengajarkan anak berpuasa, juga bisa menerapkan metodeini. Kita sebagai orangtua tentu bisa memilih caramemberikan reward agar lebih meninggalkan kesanmendalam dan membekas di jiwa anak, bahkan akan denganbangga diceritakan dan diterapkan kelak bagi anak cucu. Bukankah kita juga akan kecipratan pahalanya? Dan yang paling penting mereka akan menikmati proses belajarberpuasa yang menyenangkan. Seperti pengalaman yang dirasakan oleh seorang teman. Saat ia kecil, ia dan adik-adiknya akan sangat bersemangat dan bahagia ketika bulan Ramadhan tiba. Ayah mereka akanmemberikan uang Rp 1.000 (nilainya tentu saat besar kala itu) setiap kali mereka mampu berpuasa sampai magrib. Dan kumpulan rupiah itu akan diberikan saat Idul Fitri tiba. Yang paling banyak berpuasa tentu akan mendapatkan lebih banyakrupiah. Sungguh sebuah pengalaman yang tak terlupakan. Sedikit berbagi pengalaman saat kami mengajarkan puasapada anak-anak ketika mereka berusia 5-8 tahun, yang awalnya terinspirasi dari postingan seorang teman (semogabisa menjadi tabungan pahala baginya)....
Oleh : Ririe AikoPenulis buku Suara Kecil Dari Balik Algoritma “Lidah lebih tajam daripada pedang.” Barangkali bagi sebagian...
Oleh Anwar Suradi Anak sering rewel dan cepat bosan di rumah? Gadget jadi satu-satunya hiburan, padahal bikin ketergantungan...
Oleh: Azharsyah Ibrahim Setiap hari, masyarakat Indonesia seakan disuguhi parade berita buruk. Dari kasus korupsi pejabat, praktik nepotisme,...
Oleh Sumarjono Saragih Aceh tidak saja menyumbang pesawat Seulawah dalam awal kemerdekaan Indonesia. Yang tak boleh dilupakan, bahwa...