Oleh Dayan Abdurrahman Bencana banjir yang kembali melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu terakhir memperlihatkan betapa rapuhnya sistem ekologis kita dan betapa...
Baca Selengkapnya
Bio narasi Saya adalah lulusan pendidikan Bahasa Inggris dengan pengalaman sebagai pendidik, penulis akademik, dan pengembang konten literasi. Saya menyelesaikan studi magister di salah satu universitas ternama di Australia, dan aktif menulis di bidang filsafat pendidikan Islam, pengembangan SDM, serta studi sosial. Saya juga terlibat dalam riset dan penulisan terkait Skill Development Framework dari Australia. Berpengalaman sebagai dosen dan pelatih pendidik, saya memiliki keahlian dalam penulisan ilmiah, editing, serta pendampingan riset. Saat ini, saya terus mengembangkan karya dan membangun jejaring profesional lintas bidang, generasi, serta komunitas akademik global.
Oleh Dayan Abdurrahman Bencana banjir yang kembali melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat beberapa waktu terakhir memperlihatkan betapa rapuhnya sistem ekologis kita dan betapa...
Baca SelengkapnyaOleh: Dayan Abdurrahman Indonesia hari ini berdiri di persimpangan pilihan: terus mempertahankan struktur yang ada — dengan semua...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman – Penikmat SuaraAlam Alam tidak pernah berteriak, tetapi justru lewat senyapnya ia menggetarkan dunia. Ada...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman Penulis berbantu AI Dalam tradisi Islam, menulis dianggap bagian dari amal jariyah—amal yang terus mengalir...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman Pendahuluan: Mengapa Aceh Layak Dibaca sebagai Entitas Kebangsaan? Dalam percaturan politik dan antropologi modern, pertanyaan...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman Perubahan politik global hari ini dipercepat oleh kehadiran TikTok, platform yang mengubah cara publik memahami...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman Dalam dua dekade terakhir, kecerdasan buatan telah bertransformasi dari sekadar perangkat bantu menjadi aktor utama...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman – Pendahuluan Sejak Perjanjian Helsinki tahun 2005, Aceh memasuki era baru sebagai daerah penerima Otonomi...
Baca SelengkapnyaOleh Dayan Abdurrahman Dua dekade setelah penandatanganan MoU Helsinki, Aceh masih menyimpan paradoks yang menohok: daerah yang paling...
Baca Selengkapnya