Air Naik di Aceh Tamiang Hujan menutup langit Aceh. Air meluru ke Tamiang gelap. Nagan Raya tenang berubah kelam. Pidie Jaya tenggelam tanpa suara. Agam...
Baca SelengkapnyaMedia Perempuan Kritis dan Cerdas
Air Naik di Aceh Tamiang Hujan menutup langit Aceh. Air meluru ke Tamiang gelap. Nagan Raya tenang berubah kelam. Pidie Jaya tenggelam tanpa suara. Agam...
Baca SelengkapnyaKarya Teuku Nufail Zharifsyah Siswa SMAN 1 Lhokseumawe Deru langit tak henti menjatuhkan tangis Aroma tanah basah menyelimuti...
Baca SelengkapnyaPuisi Karya FirdianSiswa SMAN 1 Lhokseumawe Air datang tanpa diundang —Menerjang rumah, jalan, dan harapan.Hujan meratap di atap,Banjir...
Baca SelengkapnyaOleh: Gus Nas Jogja Senyap di Gerbang Ma’rifat, Riwayat di Puncak Daulat Sastra Aceh adalah permata yang tidak...
Baca SelengkapnyaOleh ReO Fiksiwan “Benih bunuh diri adalah biaya ekologis dan manusiawi dari globalisasi pertanian.” — Vandana Shiva(73), Seeds...
Baca SelengkapnyaOleh: Zulhaini Sartika, S.T., M.T. November 2025, bukanlah waktu yang mudah bagi masyarakat di ujung barat Indonesia ini....
Baca SelengkapnyaOleh Heri Iskandar Cara Mudah Merawat Logika–‐————‐————————————Minggu, 30/11/2025 (Edisi 1577) “Bila saja jaringan selulernya tidak terganggu mau rasanya...
Baca SelengkapnyaOleh SYUKURDI M Paska musibah banjir yang bermula pada hari Kamis, 27 November 2025 yang lalu, hingga kini...
Baca SelengkapnyaOleh: Emi Suy Batavia: Tanah yang Menjaga Ingatan Sebelum dunia tergesa-gesa menamai kota ini sebagai Jakarta dan sebelum...
Baca Selengkapnya