POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Pentingnya Menghadirkan Pendidikan Pengambilan Keputusan Finansial dalam Kurikulum

RedaksiOleh Redaksi
March 7, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Teungku Abdurahman
Dewasa ini, atau kalau sekarang namanya zaman Now, hampir di seluruh bagian negeri ini, orang-orangtua disibukkan dengan kesibukan mereka dalam mencari nafkah. Sehingga ada dua jenis pendidikan yang sangat penting, yang selama ini dibebankan kepada orangtua, kini menjadi sesuatu yang terabaikan, yaitu pendidikan agama dan pendidikan finansial. 
Seharusnya ketika penghidupan semakin sulit, orangtua dipaksa secara tidak langsung oleh keadaan untuk terjun ke dunia luar dalam rangka mencari nafkah. Pemerintah bergerak respek untuk memfokuskan diri untuk memasukkan kedua pendidikan ini ke dalam kurikulum pelajaran kita secara utuh dan masif. Mungkin untuk agama sudah dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan kita, tinggal dikembangkan ke arah yang lebih baik dan lebih intensif lagi. Namun untuk pendidikan finansial masih belum. Terutama untuk kalangan menengah ke bawah. 
Seringkali anak-anak mereka sama sekali tidak terbekali dengan wawasan finansial. Mungkin agak sedikit berbeda dengan kalangan menengah ke atas, yang mungkin meskipun mereka tidak teredukasi dalam konteks pendidikan, mereka tetap mampu mempelajari hal yang demikian melalui penglihatan atau contoh terhadap kehidupan lingkungan sekitar mereka yang lebih terdidik untuk hal tersebut. Tetapi itu hanya kemungkinan saja, kebanyakannya tetap saja masih belum terdidik. Itu bisa dilihat dari seberapa banyaknya keturunan saudagar yang jatuh dalam kesulitan finansial. 
Tapi sebelum kita melanjutkan bahasan kita, saya ingin cerita sedikit tentang suatu kerajaan yang pernah berjaya di dataran Nusantara, dimana kerajaan tersebut diisi oleh ahli ahli di bidang perdagangan dan finansial. Kerajaan itu adalah Aceh Darussalam. Dahulu Aceh, diisi oleh oleh pakar pakar di bidang perdagangan dan finansial. Dimana Pusat Perdagangan di Asia Tenggara berada di sana, dan itu menjadikan Aceh sebagai salah satu negeri terkaya pada masanya.
Ada satu hal yang menarik, ketika awal awal mula kemerdekaan Indonesia. Entah dari mana asal mulanya, terbentuklah pemikiran-pemikiran yang menjauhkan warga warganya dari budaya keuangan dan perdagangan. Kemudian, makin lama terbentuk pemikiran pemikiran dimana kebanyakan darinya terfokus pada bidang pemerintahan dan kepegawaian. Keuangan dan Perdagangan ditinggalkan dan menjadi “Pegawai” begitu di junjung tinggi. 
Saya rasa selanjutnya tidak usah kita ceritakan lagi, karena kita sudah tahu kondisi Aceh sekarang ya. Kondisi dimana kalimat “1 jt/KK saja diterima mentah mentah. Keilmuan analisis finansial warganya sangat tidak teruji. Baik yang mengatakan dan mempercayai, dua duanya menurut saya agak membutuhkan pencerahan. Hehehehe. . . Mari kita kembalikan pada bahasannya. 
Dunia pendidikan kita tidak mengajarkan mengambil keputusan finansial secara tepat, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan keuangan mungkin sangat terabaikan. Sehingga jangankan orang yang tidak berpendidikan, orang orang sekelas menteri dan presiden saja mungkin saja sering mengambil keputusan finansial yang salah. Kebijaksanaan dan pengetahuan mereka dalam mengambil keputusan finansial sangat tidak teruji dan sangat tidak boleh dicontoh. 
Saya kerap kali memandang jauh ke arah masa depan, dimana saya mencoba membayangkan bagaimana keadaan bangsa ini. Apa yang akan terjadi di masa depan, jika jumlah orang yang menggantungkan masalah finansial dan kesehatan mereka kepada pemerintah, sedangkan Pemerintah saja dari masa ke masa semakin sering salah dalam mengambil keputusan finansial mereka dalam konteks kepemerintahan? Ini berdampak kepada semakin buruknya keadaan finansial negara. Sementara pada sisi yang lain, jumlah mereka yang tergantung semakin meningkat. Coba anda bayangkan, apa yang terjadi jika jaminan Pengobatan dan Pendidikan kekurangan dana? Saya rasa gejala itu sudah mulai terlihat sekarang. Kemarin di kampus, katalog untuk Mahasiswa baru sudah hilang dari peredaran, sistem Online kampus mengalami kemerosotan akibat kekurangan dana, dan dosen dipress mengajar berlebihan karena kurangnya tenaga akibat keterbatasan anggaran. 
Pertanyaan kunci dari semua ini adalah “bagaimana sebuah bangsa bisa bertahan pengajaran finansial, jika keilmuan tentang keputusan finansial hanya diserahkan kepada para orangtua saja, yang semakin sibuk dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka ?” 
Sementara kalau dilihat, dari tahun demi tahun, negeri ini semakin diisi oleh orang orang yang semakin tidak mengerti masalah finansial. Bahkan akhlak yang diajarkan di sekolahpun ikut tercoreng keilmuannya akibat masalah masalah yang berhubungan langsung dengan suatu keputusan finansial. Seperti berita picisan tentang pertumbuhan ekonomi daerah atau negara, ataupun berita kesalahan keputusan finansial yang ditutup-tutupi. 
Jawabannya, pasti tidak bisa, tidak akan pernah bisa. Jadi sudah saatnya pemerintah menghadirkan pendidikan terkait dengan keilmuan dibidang finansial. 
Jika tidak.
Pertanyaannya adalah, sampai kapan semuanya harus berlangsung seperti ini ?

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Potensi Guru Penggerak Dalam Memajukan Pendidikan

*Teh Nasihat*

Mengenang Kejayaan Istana Alhambra sampai Islam di Spanyol Hilang

Blunder Yang Dilakukan Prabowo

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Generasi Zaman Now Lebih Kreatif?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00