• Latest

Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya

September 18, 2018
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Nagan Raya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya

Redaksi by Redaksi
September 18, 2018
in Nagan Raya, Rilis, Sawit
Reading Time: 8 mins read
0
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
Ilustrasi :Gapki

Kita mengkritik pelaksanaan program Coorperate Social Respontability ( CSR ) atau yang lebih dikenal dengan tanggung jawab social Lingkungan bagi perusahaan yang beroperasi di Nagan Raya. Ada belasan perusahaan perkebunan besar yang ada di Nagan Raya tetapi kontribusi mereka dalam mengentaskan kemiskinan penduduk sekitar sangat rendah dan bahkan terkesan tidak peduli.
Secara Nasional, Aceh berdasarkan data BPS tahun 2017 termiskin di Sumatra. Untuk tingkat Kabupaten/kota, Nagan Raya ada di urutan 10 termiskin diantara kabupaten lain yang ada di Aceh. Coba bayangkan betapa dalam kemiskinan yang diderita Rakyat Nagan Raya ditengah gemuruhnya operasional belasan Indutri perkebunan skala besar.
Penyebab lain yang disinyalir mengundang tingginya angka kemiskinan adalah besarnya ketidak adilan Agraria di Nagan Raya. Padahal daerah ini merupakan zonasi Perkebunan tetapi penguasaan areal tidak diawasi oleh pemkab. 
Praktek yang terjadi di Nagan Raya adalah belasan industry Perkebunan yang beroperasi tidak patuh pada undang-undang guna memberi Plasma pada masyarakat. Disamping itu kita juga berhadapan dengan kerakusan Oknum-oknum tokoh masyarakat yang mengusai tanah ratusan Ha per orang secara pribadi, kondisi ini dibiarkan oleh Pemkab dan tentu berkontribusi memperdalam ketimpangan dan kemiskinan di Nagan Raya. Padahal dampak yang ditimbulkan oleh ketimpangan Agraria dapat diminimalisir jika Perusahaan perkebunan mau menjalankan program CSR bagi masyarakat seputar Perusahaaan
Amanah tentang kewajiban CSR dapat kita temukan dalam beragam regulasi seperti dalam pasal 74 UU No 40/2007 tentang Perseroan Terbatas,pasal 15 dan 16 UU No 25/2007 Tentang Penanaman Modal. Malah pada UU Penanaman Modal dalam pasal 34 juga diterakan sanksi bagi Penanam Modal yang tidak menggindahkan pemberian CSR berupa pembekuan dan pencabutan kegiatan usaha.
Di internal perusahaan sendiri jika kita tanya mereka masing-masing mengaku telah memberi program CSR tetapi ini tidak dikordinasikan dengan Pemkab berapa besaran yang diberikan dan program apa yang dijalankan. Masa kasi bola voly juga dikatakan program CSR. Jika kita merujuk pada pasal 65 Qanun No 7/2014 tentang Ketenaga Kerjaan setiap pelaksanaan CSR, perusahaan harus berkoordinasi dengan Pemkab. Saya juga meminta agar Bupati Nagan Raya secepat mungkin melahirkan qanun CSR guna menentukan besaran CSR yang harus dikeluarkan perusahaan dan sedapat mungkin alokasi dana CSR di utamakan sektor Pendidikan karena banyak sekali anak-anak Nagan Raya yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke peguruan tinggi karena keterbatasan ekonomi orang tuanya.
Ket : Perusahaan Perkebunan Sawit di Nagan Raya
1.    PT Socfindo (Kebun Seumayam)
2.    PT Socfindo (Kebun Kuala Pesisir)
3.    PT Surya Panen Subur I
4.    PT. Surya Panen Subur II
5.    PT. Kalista Alam
6.    PT. Neubok Dalam
7.    PT. Raja Marga
8.    PT. Gelora Sawita Makmur
9.    PT. Hensem
10. PT. Fajar Baizuri Brother
11. PT. Nagan Makmur
12. PT. KIM
13. PTPN
14. PT. Agro Sinergi Nusantara
Seuneuam,13 September 2018
dto
Abdullah Yunus (HP 085362284004)

Baca Juga

Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya - IMG_9886 | Nagan Raya | Potret Online

Sertifikat Tanah Jahannam

Februari 15, 2026
Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya - 21cf0b34 b11b 4c3c ac5b 54062447668a | Nagan Raya | Potret Online

Berbagi Bantuan Sambil Ziarah, Mengenang Tgk. Bantaqiah di Beutong Ateuh

Februari 8, 2026
Industri Perkebunan Sawit tidak Peduli dengan Kemiskinan Rakyat Nagan Raya - 760cb2fb faa7 4f74 b711 1bfabdfb8786 scaled_11zon | Nagan Raya | Potret Online

114 Tahun Sawit Aceh Ramah Anak

Agustus 28, 2025
Aktivis Rawa Tripa Institute

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 342x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 312x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post

TAATLAH PADA ORANGTUA

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com