• Latest

Puisi-Puisi Abdul Aziz Ali

Maret 24, 2024
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Puisi-Puisi Abdul Aziz Ali - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | POTRET Budaya | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
Ilustrasi Ngopi Bersama Ali Shariati dan Nietsche

Aceh Meniru Jakarta

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Puisi-Puisi Abdul Aziz Ali

Ipoh, Perak, Malaysia

Redaksi by Redaksi
Maret 24, 2024
in POTRET Budaya, Puisi, Sastra
Reading Time: 2 mins read
0
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Israeled

kau teguk kopimu
jangan sentuh kopiku
tangan kau kotor, seperti israeled

cawanku bukan cawanmu
nantiku muntah dalam cawanmu
biar warga israeled menghirup rasa pedihku

israel kemanusiaanmu hilang
kesyaitanan menghuni di kepalamu
binatang pun tidak sekejammu

moga nanti balasan Allah jadikan tubuhmu seperti daun di makan ulat- aamiin

 

Abdul aziz ali
Ipoh perak
26.10.2023

 

Semoga Harimu Sentiasa Harum Bagaikan Kopi

Gagahmu tidak berdaya diukur
menjelma subuh dirimu telah berdiri
bersujud menjelajah bumi ini
kopi panas di cawan
anak-anak siap siaga menuju ke sekolah
kain baju di ampaian
pinggan mangkuk tersusun bersih
nasi lauk pauk mendidih di dapur

Memintal hari demi hari
memeluk lelah dalam senyuman
bila mentari beradu
bulan meminggir sinar
dirimu masih segar
mengatur langkah, anak-anak perlu membina iman
baris-baris al-quran di hafal
lambang cintakan perentah Allah

Kopi masih panas nanti dihirup bersama
menanti pagi

Abdul aziz ali
Ipoh Perak
8.3.2023

 

Surat Untuk Anak Watan Palestina

Kuperah bajumu berdarah, dalam cawan kopiku
kuhirup, manis bercampur
pahit

bajumu kujadikan teduhan dari bedilan zionis latnatullah
baju yang masih berdarah kujadikan selimut dari hujan dan panas

Kujahit bajumu yang koyak
masih berdarah
jadikan kain kafan pejuang dan anak-anakmu

Baca Juga

di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026

Di perkuburan masih basah
darah pejuang syahid bersemandi
tiada kuntuman bunga
tiada siraman mawar

Kuhanya insan kerdil
tidak berdaya pikul senjata
hanya secawan doa untukmu
seikhlas simpati untukmu Palestina
semoga negerimu aman merdeka

cemburuku syahidmu

Abdul aziz ali
Ipoh Perak
10.11.2023

 

Hulur Pilumu

kutuang jiwamu di cawan kopi
lumat biji- biji kugigit
kecewaku, jiranmu menderita
dirimu berdiam diri
apakah dirimu tiada bara api membakar bumi zionis ?
tiada pilumu tumpahkan di tanah palestin?

bangkitlah hulur secebis rasa pilumu, meneguk darah tubuh- tubuh ranum palestin

Abdul aziz ali
Ipoh Perak
2.1.2024

 

Dusta

ADVERTISEMENT

kopi sedia di cawan
melihat asap harum membunga
dalam diam membancuh cawan demi cawan
membuka helah tersimpan di dada

simpulnya terbuka
setiap cerita tidak serupa
ucapan beralun muslihat
membekal bohong berhajat
menipu rakyat
rezeki sedikit demi sedikit dicekik
hingga nafas susah dilepas
terjerat

siapa yang mendusta

Abdul aziz ali
Ipoh perak
7.3.2024

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 342x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 341x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 310x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71
Artikel

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Next Post

Musim Luruh Membisik Kata-kata

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com