POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Dinamika Sejarah dan Perkembangan Sepeda

Tulisan dalam rangka Lomba Menulis Essai Majalah POTRET yang diselenggarakan oleh CCDE, POTRET Gallery, Majalah POTRET dan Majalah Anak Cerdas dengan dukungan Toko Serikat Bike dan Jasaroda. Tulisan ditayangkan Apa adanya dari penulis, tanpa diedit oleh pihak penyelenggara. Silakan baca dan berikan komentar terhadap tulisan dan berikan like di IG Potret.Gallery

RedaksiOleh Redaksi
March 22, 2023
Dinamika Sejarah dan Perkembangan Sepeda
🔊

Dengarkan Artikel

Yuda Alfitra

Santri Dayah Jamiah Al-Aziziyah Batee Iliek Samalanga

Mahasiswa IAI Al-Aziziyah Samalanga

Sepeda adalah kendaraan beroda dua atau tiga, mempunyaisetang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yang digerakankaki untuk menjalankannya. Sepeda merupakan salah satu alattransportasi yang paling penting di dunia, karena selain ramahlingkungan, sepeda juga menjadi tonggak munculnyakendaraan-kendaraan lainya (Kurnia, 2015).

Sepeda pertama kali dikenal di Perancis dengan namaVelocipede pada awal abad ke 18. Konstruksi sepeda pertamayang dipatenkan dilakukan oleh Baron Karls Drais von Sauerbronn dari Jerman pada Tahun 1818. Model sepedadikembangkan masih mendua, antara sepeda dan kereta kuda. Sehingga masyarakat menjuluki sepeda ciptaan Baron sebagaidandy horse.

Pada tahun 1839, Kirkpatrick MacMillan seorang pandai besidari Skotlandia mengenalkan alat pendorong sepeda berupaengkol yang digunakan melalui gerakan turun-naik kaki serupadengan mengayuh pedal sepeda pada saat ini. Perbedaan engkolyang dibuat yaitu menghubungkan engkol dengan tongkatkemudi (setang sederhana). Pada tahun 1865, seorangberkebangsaan Perancis yaitu Pierre Lallement mengenalkanlingkaran besi di sekeliling roda yang sekarang disebut denganvelg.

Penyempurnaan teknologi sepeda selanjutnya seperti penemuanteknologi pembuatan baja berlubang yang akhirnya digunakansebagai pengganti rangka sepeda sehingga menjadi lebih ringanseperti saat ini. Kemudian teknologi ban angin yang dikenalkanoleh John Dunlop pada tahun 1888 yang mengubah ban menjadilebih nyaman digunakan. Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, suspensi dan masih banyak lagi makinmenambah daya tarik sepeda seperti saat ini.

Awal penggunaan sepeda di Indonesia adalah pada masa kolonial Belanda. Orang Belanda membawa sepeda buatanEropa sebagai alat transportasi pada masa pendudukan merekadi Indonesia. Pada 1980-an, popularitas sepeda di Indonesia mulai didominasi oleh sepeda modern, seperti sepeda gunung(Mountain Bike), sepeda perkotaanatau (Commuting Bike), sepeda anak dan belakangan sepeda lipat atau (Folding Bike).

Bagian utama dari sepeda adalah Handlebar, Headset, Stem, V-brakes, Rim, Hub, Spokes, Forks, Crank, Bottom Bracket, Chain, Seat post, Saddle, Rear Mechanic, Wheel, Down Tube, Tyre, Inner Tube Valve, Schrader, Freewheel/Cassette, Brake/Gear cables, Pedal, dan Top Tube.

Stang sepeda yang berfungsi untuk mengarahkan sepeda(handlebar), tiang penahan bagian stang sepeda (headset), penghubung tiang garpu depan ke stang sepeda (stem), rem konvensional dengan karet (v-brakes), velg roda(rim), gear bagian tengah roda yang menyambung ke badan sepeda dan garpu depan (hub), jari jari sepeda (spokes), garpu depan (forks), gigi depan terhubung ke pedal sepeda (crank), silinder untukpenahan gigi depan (bottom bracket), rantai sepeda (chain), tiang penahan saddle (seat post), tempat duduk sepeda (saddle), alat pemindah gigi (rear mechanic), roda sepeda termasukbagian hub (wheel), batang penyangga sepeda (down tube), ban luar (tyre), ban dalam (inner tube valve), pentil ban sepeda(schrader), gigi belakang sepeda (freewheel/cassette), tali rem sepeda (brake/gear cables), penggerak gear (pedal), batangsepeda bagian atas (top tube).

Roda sepeda (yang belakang) dihubungkan dengan rantai kegear yang digerakkan oleh pedal. Gear ini lebih kecil dari pada roda, tapi kecepatan linier roda pasti lebih besar dari pada kecepatan linier gear, sehingga untuk menggerakkan roda yang besar diperlukan usaha mengayuh yang kecil saja. Prinsipbergeraknya sepeda adalah gerak rotasi roda terhadap porosnyadi lintasan (jalan) akan menyebabkan gerak translasi juga (melaju di jalan).

Jenis-jenis Sepeda

📚 Artikel Terkait

Anakku Bila Abah Sudah Tua

Ayo Berbuat Baik, Ayo Berguru Kepada Alam Semesta‎

Ketahui Kiat Menentukan Jurusan Kuliah

Sahur di Ujung Doa

Desain sepeda selalu berkembang dari waktu ke waktu. Perkembangan selalu terkait dengan bentuk, tampilan, bahan, teknologi dan kegunaan. Menurut Wiyancoko (2010), secaraumum sepeda dibagi menjadi beberapa jenis, yaitu:

a. Sepeda Anak (Kids Bike)

Dibanding sepeda dewasa, desain sepeda anak lebih mungkintampil dalam berbagai varian, namun walau bisa diolah secarabebas, sepeda anak tetap harus didesain sesuai dengan proporsi, jangkauan badan, keamanan dan kenyamanan bersepeda bagianak-anak.

b. Sepeda Gunung (Mountain Bike)

Sepeda ini digunakan untuk menjelajahi medan luar-jalan(offroad), di area perbukitan, dan alam bebas. Karena spesifikasirangka yang tahan banting dan kelengkapan komponennya, dibanding jenis sepeda jalan raya, MTB jenis tertentu bisamenjadi lebih berat. Namun, karena kepraktisannya untuk bisadigunakan di lingkungan perkotaan beraspal halus kadang pula jalan alam, menjadi jenis sepeda yang paling populer.

c. Sepeda Jalan Raya (Road Bike)

Orang awam sering menyebut sepeda balap. Sepeda ini cocokuntuk pesepeda yang membutuhkan kecepatan tinggi di jalanrata. Cirinya adalah setang melengkung yang membuat posisipesepeda membungkuk untuk pergerakan yang aerodinamis.

d. Sepeda Perkotaan (Commuting Bike)

Sepeda ini ditujukan untuk kebutuhan kegiatan dalam kota, misalnya berkeliling didalam kota. Beberapa subjenis tertentumelayani segmen gaya hidup perkotaan tertentu (misalnya jeniszenith, cruiser dan sebagainya), sedangkan lainnya dimaksudkanuntuk membawa barang atau berbelanja sehingga perludilengkapi keranjang.

e. Sepeda Hibrid (Hybrid Bike)

Hybrid artinya penggabungan ciri antara satu jenis denganlainnya yang sifat pemanduannya sengaja dikaburkan. Artinyaketika digabungkan hasil yang ada susah dikenali kembali unsursebelumnya. Sepeda hybrid merupakan penggabungan sepedajalan raya, dan sepeda gunung, atau antara sepeda perkotaan dan sepeda gunung karena garpunya bersuspensi.

Fungsi dan Manfaat Sepeda

a. Manfaat bagi kesehatan

Banyak sekali manfaat bersepeda bagi kesehatan, di antaranya:

1) Bersepeda baik untuk jantung.
2) Bersepeda baik untuk otot-otot.
3) Menjaga ukuran pinggang tetap ideal.
4) Baik untuk kesehatan mental.
5) Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

b. Manfaat bagi lingkungan

Tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, bersepeda juga sangatbermanfaat bagi lingkungan, antara lain yaitu:

1) Sepeda tidak memerlukan lahan parkir yang luas.
2) Tidak mencemari lingkungan.
3) Dapat dipakai oleh semua usia.
4) Memberikan kesempatan berinteraksi yang lebih leluasa, baik dengan sesama pemakai jalan, maupun dengan wargamasyarakat di sekititar kita

Nah, itu dia segelintir dari sejarah perkembangan sepeda sertamanfaat bersepeda. Melihat sejarah serta manfaat tersebut, program donasi 1000 sepeda yang diselenggarakan oleh CCDE Aceh dan Majalah Potret, di samping membatu masyarakat miskin, juga bisa melestarikan sejarah sepeda sebagai kendaraan pertama yang menginisiasi lahirnya kendaraan-kendaraan jenis lainnya. Semoga program yang diselenggarakan oleh CCDE Aceh dan Majalah Potret bisa berlangsung kontinu, sehingga kebersinambungan sejarah perkembangan sepeda bisa terwujud.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya
Medsos Tabrani Yunis Dihiasi Sepeda Cinta

Medsos Tabrani Yunis Dihiasi Sepeda Cinta

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00