• Latest

SEPERTI BULAN DAN MATAHARI

Juli 16, 2021
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

SEPERTI BULAN DAN MATAHARI

Redaksiby Redaksi
Juli 16, 2021
Reading Time: 4 mins read
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

  Oleh Satria Dharma Berdomisili di Surabaya “Apa yang dibutuhkan untuk memoderatkan cara berpikir beberapa pesantren yang ekstrem hanyalah dengan memberikan ilmu pengetahuan.”(Stanley J. Harsha) Ini adalah judul buku yang saya baca mulai kemarin dan akan menemani saya dalam perjalanan ke Bali pagi ini. Buku ini sangat menarik dan membuat saya merasa bahwa buku ini […]

 

Oleh Satria Dharma

Berdomisili di Surabaya

“Apa yang dibutuhkan untuk memoderatkan cara berpikir beberapa pesantren yang ekstrem hanyalah dengan memberikan ilmu pengetahuan.”(Stanley J. Harsha)

Ini adalah judul buku yang saya baca mulai kemarin dan akan menemani saya dalam perjalanan ke Bali pagi ini. Buku ini sangat menarik dan membuat saya merasa bahwa buku ini perlu dibaca oleh masyarakat Indonesia (saya selalu merasa demikian, jika menemukan buku-buku bagus. Everybody should read this good book, I always say to myself). 

Buku ini ditulis oleh Stanley Harsha (saya yakin Anda akan mengira penulisnya orang Indonesia karena nama belakangnya Harsha). Tidak. Stanley J. Harsha adalah seorang mantan diplomat Amerika yang ‘bule deles’. Tapi Stanley beristrikan seorang wanita Indonesia, seorang putri Solo, cucu buyut dari Ki Padmosusastro seorang sastrawan Jawa, dan telah tinggal di Indonesia selama hampir 30 tahun. Itulah sebabnya Stanley dianggap sebagai “Satu Orang Dua Tanah Air” oleh Azyumardi Azra dalam pengantarnya atas buku ini. 

Stanley yang benar-benar mempelajari segala hal tentang Indonesia dalam tugasnya sebagai diplomat dan juga larut dalam budaya Indonesia karena tinggal, hidup, dan beristrikan seorang putri Solo, mungkin lebih mengenal Indonesia daripada kebanyakan daripada kita. 

Buku ini adalah tentang Indonesia dalam pandangan seorang diplomat Amerika. Ia hidup dan mencintai Indonesia dengan kecintaan yang sangat tinggi, tapi tetaplah berpikir dan bersikap sebagai seorang Amerika. Bukan sekadar sebagai warganegara Amerika, tapi seorang diplomat Amerika yang ehem…seorang mualaf. (aku kok yo mesti kudu ngguyu soal mualap-mualapan iki). Stanley belajar tentang Islam dari Gus Dur sebelum memutuskan untuk menjadi mualaf sebagai syarat untuk menikahi Henny Mangoendipoero, Sang Putri Solo. Itu sebabnya buku ini menjadi sangat menarik. 

Jika Anda kebetulan menemukan buku ini di rak buku toko buku atau perpustakaan, ambil dan bacalah. Anda akan mendapatkan pencerahan dan pemahaman dari orang yang sangat otoritatif tentang pandangan Amerika mengenai Indonesia. “Ini adalah sebuah buku tentang kepedulian seorang Amerika terhadap Indonesia.” demikian kata Stanley sendiri dalam kata pengantarnya. “Jika saya dinilai terlalu kritis, hal itu dilakukan dengan harapan untuk dapat mendiskusikan masalah-masalah penting di antara dua negara. “

“Buku ini memuat hal-hal yang ringan dan romantik, namun ada sisi lain yang lebih gelap dan serius. Memadukan budaya Amerika dengan budaya Indonesia sangatlah sulit, tetapi kesudahannya sungguh mengasyikkan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya orang Amerika yang jatuh cinta pada Indonesia, dan demikian pula sebaliknya, banyak orang Indonesia yang jatuh hati pada Amerika.” Demikan katanya sebagai penutup.

Baca Juga

7fb8d49c-8ec5-4336-99da-ba4fb75fa40c

Dari Cerpen ke Layar

Maret 25, 2026

Tentang Malas, Kerja, dan Indonesia Terhormat.

Maret 23, 2026

Pidato Manifesto: Indonesia Terhormat

Maret 22, 2026

ADVERTISEMENT

“…Buku ini membawa pesan penting tentang cinta dan perdamaian seperti yang dialami seseorang yang menghabiskan hidup kariernya dan sesudahnya, membangun jembatan antarbangsa di dunia.” (Endi Bayuni, Redaktur Senior The Jakarta Post).

Surabaya, 16 Juli 2019

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Sarjana BK Dilarang Menganggur

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com