Oleh Tabrani Yunis
Kursi-Kursi setan berkilau
Menggiurkan dan memukau
bergoyang goyang menghimbau
Para pengembara tahta semakin galau
Kursi-kursi setan yang mengundang selera
Meliuk-liuk menggoda para pengembara tahta
Mereka direbut dengan misi ambisi membabi buta
Untuk sebuah hasrat menguasai singgasana
Kursi-kursi setan dipuja bak berhala
Dihiasi hasrat duduk di singgasana
Berwarna emas dan penuh noda
Selalu ada di sepanjang ujung asa
Kursi-kursi setan itu pelana para pemabuk kuasa
Dijilati para penjilat yang makin gila
Dimabukkan oleh goyangan memesona
Kursi-kursi setan mengundang selera
Dengan aroma harta, tahta dan wanita
Harus direbut dengan segala cara
Tuk menguasai negeri semesta
Kursi-kursi setan, kursi nan panas membara
Mengalirkan darah pada nadi yang merona
Impian para pengembara yang tergoda
Hinggap di pucuk kuasa berwarna jingga
Kursi-kursi setan itu begitu berharga
Harus dibayar dengan emas permata
Walau kadang hanya untuk sementara
Selama harta dan kuasa masih ada
Kursi-kursi setan itu menebarkan impian
Tak peduli berapa meter mahar lamaran
Bukan harga yang ditakutkan
Karena kelak juga kan tergantikan
Kursi-kursi setan kerap patah
Sejenak duduk lalu jatuh
Nikmatnya memang tlah dijatah
Ketika perut belum sempat kenyang
Kursi-kursi setan di lingkaran setan
Dijajakan para petualang nan kehausan
Mengincar setiap kesempatan
Tak cukup modal dengan jutaan
Kursi-kursi sahabat setan
Tak henti-henti diperebutkan
Walau harga hingga miliaran
Walau hanya untuk beberapa bulan
Kursi-kursi para setan
Tak ada yang mau berikan jaminan
Berapa lama bisa tahta bertahan
Walau mahal tak ada jaminan
Kursi-kursi para setan
Yang tak henti mengejar jabatan
Tak peduli hal haram sebuah tindakan
Asal dapat kedudukan yang nyaman
Kursi-kursi para setan terus bergoyang
Menghempas-hempas memabukkan
Orang-orang pun mabuk kepayang
Lupa diri hilang jabatan
Diskusi