Sajak

Kursi-Kursi Setan

Mei 2026

Oleh Tabrani Yunis

Kursi-Kursi setan berkilau 

Menggiurkan dan memukau

bergoyang  goyang menghimbau

Para pengembara tahta semakin galau

Kursi-kursi setan yang mengundang selera

Meliuk-liuk menggoda para pengembara tahta

Mereka direbut dengan misi ambisi membabi buta

Untuk sebuah hasrat menguasai singgasana 

Kursi-kursi setan dipuja bak berhala

Dihiasi hasrat duduk di singgasana 

Berwarna emas  dan penuh noda

Selalu ada di sepanjang  ujung asa

Kursi-kursi setan itu pelana para pemabuk kuasa

Dijilati  para penjilat yang makin gila

Dimabukkan oleh goyangan memesona

Kursi-kursi setan mengundang selera 

Dengan aroma harta, tahta dan wanita

Harus direbut dengan segala cara

Tuk menguasai negeri semesta 

Kursi-kursi setan, kursi nan panas membara 

Mengalirkan darah pada  nadi yang merona

Impian para pengembara yang tergoda

Hinggap di pucuk kuasa berwarna jingga

Kursi-kursi setan itu begitu berharga 

Harus dibayar dengan emas permata

Walau kadang hanya untuk sementara

Selama harta dan kuasa masih ada

Kursi-kursi setan itu menebarkan impian 

Tak peduli berapa meter mahar lamaran

Bukan harga yang ditakutkan 

Karena kelak juga kan tergantikan 

Kursi-kursi setan kerap patah

Sejenak duduk lalu jatuh 

Nikmatnya memang tlah dijatah

Ketika perut belum sempat kenyang 

Kursi-kursi setan di lingkaran setan

Dijajakan para  petualang nan kehausan 

Mengincar setiap kesempatan 

Tak cukup modal dengan jutaan

Kursi-kursi  sahabat setan

Tak henti-henti diperebutkan 

Walau harga hingga miliaran 

Walau hanya untuk beberapa bulan

Kursi-kursi para setan

Tak ada yang mau berikan jaminan

Berapa lama bisa tahta bertahan 

Walau mahal tak ada jaminan

Kursi-kursi para setan

Yang tak henti mengejar jabatan 

Tak peduli hal haram sebuah tindakan

Asal dapat kedudukan yang nyaman

Kursi-kursi  para setan terus bergoyang

Menghempas-hempas memabukkan 

Orang-orang  pun mabuk kepayang 

Lupa diri hilang jabatan 

Tentang Penulis
Bio Narasi Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari. Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan” Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak. Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Puisi terbaru untuk dibaca

Populer

Puisi yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir