• Latest

Jejak Roda dan Harapan

Desember 31, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Jejak Roda dan Harapan

Catatan Perjalanan Bantuan ke Jamur Konyel

Redaksi by Redaksi
Desember 31, 2025
in Aceh Tengah, Artikel, Bener Meriah, Catatan Akhir Tahun, Catatan Perjalanan, Takengon
Reading Time: 4 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Catatan Hendra


Senin, 29 Desember 2025

Pagi itu, kabut masih menggantung di lereng-lereng Bener Meriah. Udara dingin menusuk tulang, tapi semangat para relawan tak surut. Di Posko Gabungan 2 Bandung Motor, Bener Meriah, tim gabungan dari IMTRAX Aceh Timur, Laskar Pemuda Aceh, dan Tim Kata Hati Institut bersiap mengantar bantuan logistik ke desa Jamur Konyel, Kecamatan Bintang.

🚚 Etape Pertama: Dari Posko ke Dedamar

Dengan satu unit double cabin 4×4, logistik diberangkatkan menuju Desa Dedamar—titik terakhir yang bisa dijangkau kendaraan roda empat. Di dalam bak mobil, tertata rapi:

  • 67 karung beras (@15 kg)
  • 5 kotak minyak goreng
  • 50 kg gula pasir
  • 50 kotak susu bayi
  • 4 dus susu UHT
  • 4 dus sarden

Setibanya di Dedamar, medan berubah drastis. Jalanan sempit, licin, dan bertebing membuat kendaraan besar tak bisa melanjutkan. Di sinilah sembilan unit trail IMTRAX Aceh Timur mengambil alih, membawa sebagian logistik menuju Jamur Konyel.

🏍️ Etape Kedua: Trail Menembus Bahaya

Perjalanan dengan motor trail bukan sekadar menantang, tapi juga berbahaya. Jalur sempit selebar setengah hingga satu meter, dengan satu sisi tebing dan sisi lain jurang, membuat setiap tikungan menjadi pertaruhan nyawa. Kabel listrik menjuntai rendah, sejajar dengan kepala rider. Sedikit lengah, bisa berakibat fatal.

Di tengah perjalanan, sekitar 5 km dari Dedamar, tim bertemu enam warga dari Desa Atu Payung. Mereka berjalan kaki sejauh 17 km demi mencari air minum. Salah satunya adalah seorang ibu hamil dalam kondisi sangat lemah. Tanpa pikir panjang, tim mobile Laskar Pemuda Aceh segera mengevakuasi mereka ke Posko MIN 1 Bintang untuk pertolongan darurat.

📦 Distribusi di Jamur Konyel

Setelah menembus 18 titik longsor yang menutup jalan dengan tanah dan kayu, logistik akhirnya tiba di rumah Sekdes Jamur Konyel. Hanya 38 KK yang masih bertahan di desa ini, sementara 70% lainnya telah mengungsi ke Dedamar. Logistik yang berhasil didistribusikan:

  • 20 karung beras
  • 3 dus sarden
  • 3 dus minyak goreng
  • 20 kg gula
  • Susu UHT

Sisa logistik diturunkan di Posko MIN 1 Bintang, yang kini menjadi pusat pengungsian bagi tiga desa: Jamur Konyel, Atu Payung, dan Serule.

🆘 Kondisi Darurat dan Kebutuhan Mendesak

Situasi di lapangan sangat memprihatinkan:

  • Akses ke Serule hanya bisa ditempuh dengan roda dua, dan pembersihan jalan dilakukan swadaya tanpa alat berat.
  • Keterbatasan air bersih, BBM untuk genset, dan logistik dasar sangat terasa.
  • Banyak bayi, ibu hamil, dan lansia yang membutuhkan penanganan medis segera.
  • Seorang ibu bahkan melahirkan di pengungsian dengan fasilitas minim.
  • Pengungsi dikonsentrasikan di pesantren kayu untuk menghindari hawa dingin malam hari.

Menurut warga, satu-satunya alat berat yang bekerja adalah “Beko Jello Kitty”—digerakkan secara swadaya oleh masyarakat. Namun, ini jelas tidak cukup untuk menangani skala kerusakan yang ada.

🗺️ Jalur Distribusi Darat

  • Posko MIN 1 Bintang (Desa Dedamar): Akses roda 4 masih memungkinkan.
  • Jamur Konyel: Hanya bisa dijangkau dengan roda 2.
  • Atu Payung: Akses roda 2, 50% warga mengungsi.
  • Serule: Akses ekstrem, 20% warga mengungsi ke tepi Danau Laut Tawar di Desa Ujung Paking.

Penutup:

Perjalanan ini bukan sekadar tentang mengantar logistik. Ini adalah kisah tentang keberanian, solidaritas, dan kemanusiaan. Di tengah keterbatasan, masyarakat dan relawan bahu-membahu menjaga nyawa dan harapan. Tapi mereka tak bisa sendiri. Bantuan lebih besar, lebih cepat, dan lebih terkoordinasi sangat dibutuhkan.

“Kami hanya membawa sebagian kecil dari yang mereka butuhkan. Tapi kami percaya, setiap langkah kecil bisa menjadi cahaya di tengah gelapnya bencana.”
— Hendra Fauzi, @sorotan

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
ADVERTISEMENT

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 337x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 298x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 248x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 238x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5
Puisi

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff
# Kebijakan Trump

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542
Artikel

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518
Artikel

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
Next Post

Aceh Tidak Bangkit Memberontak, Aceh Sedang Berduka

HABA Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

November 10, 2025

Pemenang Lomba Menulis – Edisi Agustus 2025

September 10, 2025

Popular

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    886 shares
    Share 354 Tweet 222
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    872 shares
    Share 349 Tweet 218
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    671 shares
    Share 268 Tweet 168
POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com