• Latest
Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - 96702e2a 05af 4cbb 87f6 21959e7921a5 | Teroris | Potret Online

Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas

Maret 29, 2025
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Teroris | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - 96702e2a 05af 4cbb 87f6 21959e7921a5 | Teroris | Potret Online

Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas

Jacob Ereste by Jacob Ereste
Maret 29, 2025
in Teroris, Terorisme
Reading Time: 2 mins read
0
593
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Jacob Ereste

Teror kepala babi yang dikirim ke Kantor Berita Tempo itu membuktikan ada pihak yang merasa terganggu kenyamanannya dengan pemberitaan yang dipublish media yang menjalankan fungsi kontrolnya terhadap kesemena-menaan yang mereka lakukan secara tidak etis, tidak bermoral dan tidak berakhlak.

Yang menarik dari perilaku biadab itu menandakan bahwa media pemberitaan yang tekun dan tangguh menjalankan fungsi kontrolnya masih diperhitungkan untuk mencegah kesemena-menaan yang masih terus terjadi dan dilakukan oleh berbagai pihak. Bisa saja perilaku degil itu dilakukan oleh mereka yang memperoleh order dengan pembayaran yang menggiurkan dari pihak tertentu untuk memberi peringatan, atau sekadar mengalihkan perhatian dari kasus lain yang lebih besar, karena mulai terendus masalahnya.

Yang pasti, teror dengan mengirimkan kepala babi yang sudah membusuk itu menegaskan bahwa pengirimnya berikut orang yang ada dibelakang pengiriman binatang haram itu setara dengan sikap dan sifat mereka yang melakukannya. Maka itu, tinggal bagaimana lembaga pers dan insan jurnalistik tetap teguh dan kukuh dengan teror serupa itu yang sangat mungkin akan dilakukan dengan lebih keji dan menjijikkan. Sebab arah dari upaya pengusutan dan penyelidikan untuk Kasus pengiriman kepala babi itu belum juga tampak akan terungkap. Padahal, lewat jasa pengiriman barang, sepatutnya sudah mulai dapat diusut siapa pengirim barang haram itu.

Budaya teror semacam pengiriman kepala babi dan sejumlah bangkai tikus yang merebak kemudian bau busuknya itu di dalam masyarakat sungguh menunjukkan budaya primitif yang tidak selaras dengan tuntutan jaman. Karena perilaku teror serupa itu menunjukkan cara penyelesaian masalah masih harus dilakukan dengan cara bar-barian yang keji dan kekerasan.

Berbagai bentuk teror terhadap insan pers ketika sedang berada di lapangan sudah berulang kali terjadi, namun tidak mampu diungkap oleh aparat penegak hukum kita. Karena itu wajar, sikap curiga dapat mengarah pada mereka juga yang ikut berperan dalam perilaku yang tidak beradab itu.

Artinya, selama kasus teror terhadap media dan pekerja pers tidak pernah terungkap, maka berbagai bentuk dan beragam teror berikutnya akan terus dilakukan oleh mereka yang merasa terusik dan terganggu oleh pemberitaan media yang melaporkan hasil investigasi pekerja pers yang tidak mampu mereka hadapi secara hukum. Artinya, dari perlakuan teror ini membuktikan bahwa penegakan hukum di Indonesia telah gagal dilakukan oleh aparat penegak hukum maupun sebagai pelindung bagi warga masyarakat, termasuk lembaga dan pekerja pers di negeri ini.

Baca Juga

Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - Image 500f493e402ee897084f8fbb0232fc11 | Teroris | Potret Online

Pesan untuk OPM: Teroris Tak Berhak Menuntut Kemerdekaan

Agustus 18, 2025
Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - Image d86dab4ef85196b443602d1d5f9a480a | Teroris | Potret Online

Penangkapan Dua ASN di Aceh: Mengungkap Jejak Jaringan NII Faksi MYT

Agustus 6, 2025

Begini Cara Jelaskan Terorisme Pada Anak Menurut Kemdikbud

Mei 30, 2018

Anehnya, pihak pemerintah sendiri yang diekspresikan oleh Kepala Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi justru menimbulkan kesan pembenaran dan pelecehan lewat komentarnya yang tidak perlu dan tidak pantas dilontarkan. Sehingga komentar Hasan Nasbi yang tidak bermutu itu telah menyulut kemarahan berbagai pihak, bahkan mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk memecatnya, sebelum terlanjur membuat masalah lebih serius yang akan menggangu kinerja Presiden bersama tim Kabinet Merah Putih yang dipimpinnya untuk mengurus bangsa dan negara ini agar lebih baik, lebih nyaman dan sejahtera serta lebih beradab.

Depok, 28 Maret 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 355x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 353x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 319x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 212x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare237Tweet148
Jacob Ereste

Jacob Ereste

Baca Juga

IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Next Post
Pelaku Teror Kepala Babi Harus Diusut Tuntas - FEC4E526 C49B 455F 8577 139AEC14E358 | Teroris | Potret Online

La‘allakum Tattaqun dan Insan al-Kamil

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com