• Latest

Roadshow

Maret 19, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Roadshow

Redaksiby Redaksi
Maret 24, 2025
Reading Time: 3 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh: Dahlan Iskan


Rabu 19-03-2025

[Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Ketua Komisi XI DPR Misbakhun mendatangi Bursa Efek Indonesia (BEI)]

Saran konkret saya: segera lakukan roadshow. Tim CEO Danantara harus segera ke pusat-pusat keuangan dunia: Singapura, Hong Kong, Tokyo, London, dan New York. Jangan tunggu habis Lebaran: di sana tidak ada Lebaran.

Bantulah pemerintah segera mengatasi keadaan. Pasar modal kita anjlok kemarin. Bukan akibat eksternal. Apalagi Donald Trump. Buktinya pasar modal di negara lain baik-baik saja.

Ini murni faktor internal. Di medsos sudah beredar luas: apa saja penyebabnya. Kalau pun tidak seluruhnya benar, tidak seluruhnya salah.

Dua sasaran yang bisa dilakukan dalam roadshow: yakinkan para pemilik uang bahwa Danantara itu hebat.

Pertanyaan dari para wakil pemilik uang memang akan sangat tajam. Tanpa basa-basi. Telinga bisa copot. Tapi itulah kenyataan dunia pasar uang.

Kalau tim Danantara tidak bisa menjawab pertanyaan tajam itu, setidaknya tahu: oh…itulah yang mereka pertanyakan.

Itu akan jadi masukan yang sangat berharga bagi pemerintah. Tentu harus sekalian diikutkan dalam tim roadshow: Kementerian Keuangan dan Kemenko Perekonomian. Merekalah yang bisa menjawab pertanyaan yang bersifat makro ekonomi Indonesia. Kalau Danantara yang menjawab justru negatif di mata mereka.

Jangan-jangan Danantara belum bisa mengirim tim untuk roadshow: belum ada anggarannya. Belum punya pendapatan. Modal setor dari pemerintah jangan-jangan 100 persen berbentuk inbreng –tidak ada uang cash-nya. Tidak mungkin berangkat roadshow dengan cara menggadaikan aset hasil inbreng.

Saya pernah tergoda untuk ikut roadshow. Yakni ketika PLN menerbitkan obligasi. Bisa sekalian jalan-jalan ke New York dan London. Lalu saya putuskan: tidak ikut. Biarlah tim yang benar-benar ahli yang roadshow.

Akhirnya saya tidak pernah satu kali pun ikut roadshow. Tapi saya selalu memonitor apakah tim kewalahan menjawab pertanyaan pasar uang.

Akibat anjloknya pasar modal ini, Anda bisa menghitung: Bank Mandiri kehilangan berapa triliun rupiah hanya dalam waktu satu hari kemarin. Termasuk BRI. Juga BNI dan BTN.

Satu orang pengusaha saja telah kehilangan kekayaan Rp 6 triliun dalam setengah hari kemarin. Begitu kejamnya pasar uang dan saham.

Pertemuan Presiden Prabowo dengan delapan naga tempo hari ternyata hanya berhasil sesaat: hari-hari setelah pertemuan itu saham bisa sedikit merangkak naik. Tapi beberapa hari kemudian anjlok lagi. Kian dalam.

Saya tidak tahu siapa dirigen untuk mengatasi krisis pasar modal sekarang ini. Tidak terlihat sosok yang tampil. Begitu banyak menko, belum ada yang terlihat.

Yang kita perlukan, setidaknya, ada menteri ekonomi yang berani menelepon presiden untuk mengajak rapat darurat.

ADVERTISEMENT

Sebenarnya terlalu mahal kalau inisiatif langkah cepat itu harus datang dari presiden sendiri. Tapi saya tidak melihat ada inisiatif dari bawah presiden. Jangan-jangan semua diam untuk menunggu komando.

Apakah pasar modal bisa dijaga aparat keamanan agar tidak ada capital outflow? Tentu tidak bisa. Justru akan dilihat sebagai antipasar.

Kalau roadshow berhasil, kepercayaan akan muncul. Sebaliknya, kalau gagal, introspeksi harus dilakukan all out.

Tentu roadshow bukan satu-satunya jalan. Bahkan bukan jalan pintas. Untunglah tadi malam Sri Mulyani bikin pernyataan: dia masih tetap konsentrasi mengurusi pekerjaannya sebagai Menteri Keuangan. Artinya rumor santer bahwa dia mengundurkan diri tidak terbukti.

Baca Juga

Kebijakan dan Praktik Diskriminatif dalam Pendidikan Tinggi

Desember 18, 2025
Alhamdulillah, Bukan Nomor Satu

Alhamdulillah, Bukan Nomor Satu

Mei 23, 2025

Indonesia Mendadak Kaya, Prabowo Tertawa

Mei 21, 2025

Tanpa pernyataan Sri Mulyani itu bisa jadi rumor terus beredar. Apalagi sampai pukul 18.00 kemarin petang belum satu pun ekonom pemerintah yang tampil meredakan krisis. Semua seperti tunggu komando.

Yang muncul justru dari arena politik. Pimpinan DPR sigap mendatangi gedung bursa untuk memberikan dukungan pada bursa Indonesia: dipimpin Sufmi Dasco Ahmad, orang kuat Presiden Prabowo di bidang politik. Ada juga ketua Komisi XI DPR Misbakhun.

“Siapa saja bisa jadi pemimpin. Sampai datanglah saat-saat krisis seperti ini”.(Dahlan Iskan)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Puisi Bustan Basir Maras

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com