• Latest

Warung Kopi Sejuta Persepsi

Oktober 2, 2017
Warung Kopi Sejuta Persepsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Entrepreneurs | Potret Online

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
Warung Kopi Sejuta Persepsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Entrepreneurs | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

Warung Kopi Sejuta Persepsi

Redaksi by Redaksi
Oktober 2, 2017
in Entrepreneurs, Kopi, Kronis
Reading Time: 3 mins read
0
585
SHARES
3.2k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


Oleh Rachmadi
Mahasiswa S1 Perbankan Syariah  FEBI UIN-  Ar-raniry, Darussalam, Banda Aceh
“Di dunia ini hanya di Aceh 80 persen generasi muda duduk di café siang dan malam. Ini musibah yang lebih besar dari bom atom.”  (Prof. DR.  Farid Wajdi Ibrahim, MA., Rektor Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh).
Aceh adalah provinsi  yang dijuluki dengan negeri 1001 warung kopi. Bagaimana tidak, di sana terdapat banyak sekali warung kopi dengan berbagai macam variasi, mulai dari yang biasa-biasa saja sampai dengan warung kopi bergaya modern. Nongkrong di keudee kupi (warung kopi) telah menjadi rutinitas yang mendarahdaging bagi pribumi Aceh, tak terkecuali dari kalangan mahasiswa. Hanya dengan bermodalkan Rp 3000,- saja, mereka bisa menikmati secangkir kopi nikmat ditambah fasilitas free wifi tanpa batas hingga warung tersebut tutup. Mahasiswa memanfaatkan kesempatan itu untuk berbagai macam hal, mulai dari mengerjakan tugas kuliah maupun sekedar berkumpul dengan teman-temannya.
Namun tak sedikit orang yang men-judgebahwa mahasiswa yang berada di warung kopi hanya membuang waktu dengan sia-sia, sampai seorang rektor dari salah satu universitas terkemuka di Banda Aceh pernah mengakatan “Di dunia ini hanya di Aceh 80 persen generasi muda duduk di café (warung kopi) siang dan malam. Ini musibah yang lebih besar dari bom atom.” Benarkah demikian? Jika ditelusuri lebih jauh, mereka yang sering duduk di warung kopi dapat kita kenali dalam beberapa macam bentuk. Tidak semuanya cuma datang untuk bercerita dan tertawa saja. Tetapi sebagian yang lain mempergunakan waktu dengan belajar berbagai macam keahlian guna mengeksplorasi potensi diri. Bagi yang punya hobi ngeblok pasti sering di warung kopi, atau sekumpulan orang yang terbiasa berselancar di dunia maya juga mendatangi warung kopi. Bahkan yang punya hobi membaca pun tak jarang mencari sumber bacaan pada situs-situs yang tersedia di internet.
Warung kopi juga bisa menjadi ruang diskusi dosen atau tempat alternatif untuk memberikan perkuliahan kepada mahasiswa ketika suasana kelas tak lagi nyaman. Para pejabat daerah pun yang tentunya sudah terlalu jenuh berada di ruang rapat, warung kopi adalah pilihan untuk melepas penat dari aktivitas mereka dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Dan mereka yang tidak terbiasa bekerja dengan suasana hening di dalam kamar, tetapi lebih senang berada di dalam kebisingan para manusia juga sering berlama-lama di warung kopi untuk mencari rasa damai dalam ramai (Otten Magazine). Semua tergantung pada niat pribadi masing-masing, untuk apa ke warung kopi?
Minum kopi memiliki segudang manfaat bagi kesehatan (baca: webkesehatan.com). Dengan mengkonsumsi setidaknya empat cangkir kopi dalam sehari dapat menurunkan resiko terkena batu empedu. Selain itu minum kopi dua sampai tiga cangkir sehari menjadikan seseorang 15 persen lebih kecil kemungkinannya untuk  mengalami depresi. Penelitian lain juga menyebutkan kopi dapat membantu meningkatkan memori baik itu memori jangka panjang maupun jangka pendek. Dalam sebuah studi tahun 2005 yang dipresentasikan pada Radiological Society of North America, para peneliti mendapati bahwa mengkonsumsi dua cangkir kopi berkafein meningkatkan memori jangka pendek dan kecepatan reaksi.
Dari pembahasan di atas dapat kita simpulkan bahwa sebagai mahasiswa pecinta kopi harus lebih cerdas dalam memanfaatkan keberadaan warung kopi. Apakah hanya sekedar menghabiskan detik demi detik tanpa melakukan sesuatu yang berdayaguna tinggi ataukah menjadikan warung kopi sebagai sarana untuk menggali inovasi sekaligus tempat bersilaturrahmi dengan sesama. Selamat minum kopi !.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 361x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 355x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 320x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 268x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 214x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
Warung Kopi Sejuta Persepsi - F93AFF9A 4CC0 44A1 A1F9 2FB99988DBBF | Entrepreneurs | Potret Online

Kopitalisme, Ndasmu!

Januari 18, 2026
Warung Kopi Sejuta Persepsi - f875c645 4b15 4d6d a4eb d15dbaefaf3c | Entrepreneurs | Potret Online

Tahun Baru, Segelas Kopi Excelsa Tanpa Gula

Januari 1, 2026
SummarizeShare234Tweet146
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

Warung Kopi Sejuta Persepsi - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Entrepreneurs | Potret Online
Artikel

Geopolitik Empati: Bagaimana Kekuasaan Menentukan Siapa yang Boleh Menderita

April 1, 2026
IMG_0573
Sejarah

Jejak Darah di Terbangan (Bagian Kedua): Para Tawanan, Hukuman Gantung, dan Pulangnya Sang Ulee Balang

April 1, 2026
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Next Post

The cheerest magazine

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com