POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Perempuan Dilarang Berpendidikan Rendah

RedaksiOleh Redaksi
November 2, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Isra Yauminnisa
Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fisip Unsyiah, Banda Aceh
“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang perempuan wajib berpendidikan tinggi karena mereka akan menjadi seorang ibu. Ibu-ibu yang cerdas yang akan melahirkan anak-anak yang cerdas”- Dian Sastro
Pendidikan sangat penting untuk semua kalangan, tak terkecuali bagi perempuan. Berbeda dengan zaman dahulu, banyak orang yang sudah cukup puas dengan berbekal ijazah S1. Faktanya seiring perkembangan zaman, gengsi dan pesatnya persaingan di dunia kerja. Kaum laki-laki ataupun perempuan banyak berlomba-lomba untuk menempuh pendidikan setinggi-tingginya.
Namun tidak dapat dipungkiri juga, fakta tersebut hanya presentase dari sebagian kecil khususnya perempuan di Indonesia. Karena ada sebagian lain dari perempuan Indonesia yang memilih menikah dan menjadi ibu rumah tangga setelah tamat dari jenjang SMA. Ada yang beranggapan bahwa perempuan itu walaupun menempuh pendidikan tinggi, pada akhirnya akan menjadi ibu dan mengurus anak. Ataupun ada yang beranggapan menjadi ibu rumah tangga itu adalah pekerjaan yang mulia dibandingkan berkarir yang membutuhkan pendidikan tinggi.
Terlepas dari angapan-anggapan tersebut, perempuan harus berpendidikan tinggi. Pendidikan akan menjadi bekal bagi perempuan saat ia menjadi ibu ataupun sebelum ia menjadi ibu. Profesor Michael Crawford, peneliti dan ilmuwan asal Inggris, melakukan penelitian selama sepuluh tahun tentang pengaruh pengaturan makanan pada perempuan hamil dan bayinya.
Dia terkejut ketika mendapati begitu besarnya ketidakpedulian terhadap pengaruh gizi bagi otak yang sedang tumbuh, terutama selama bayi dalam kandungan. Setelah diteliti pada suatu studi Universitas menunjukkan bahwa 22 persen ibu muda berisiko tinggi, 9 persen di antaranya berisiko fatal bagi bayi mereka. Hal tersebut terjadi karena mereka tidak mendapatkan pendidikan ekstra.
Pendidikan amat penting bagi perempuan karena pendidikan mewarisi nilai-nilai yang baik bagi peserta didiknya. Di dalam pendidikan banyak hal-hal yang bisa diambil, selain ilmu pendidikan itu sendiri berupa wawasan, maupun pengalaman. Dunia pendidikan dapat memberikan pelajaran-pelajaran yang berharga dalam hal kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional pada perempuan. Kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional tidak akan didapatkan jika perempuan hanya berdiam diri di rumah dan hanya sekolah secukupnya saja.
Kecerdasan intelektual akan menghasilkan pola pikir yang berdasarkan logika, tepat, dan akurat. Seorang perempuan yang memiliki kecerdasan intelektual mampu mempersiapkan sesuatu dengan baik. Pada perempuan yang belum menjadi ibu. Saat sedang mengandung ia akan berusaha melewati masa mengandung dengan baik. Ia akan melakukan usaha-usaha agar anak yang lahir kelak akan tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Ia akan mempersiapkan dengan sebaik mungkin. Seperti mencari tahu makanan yang baik untuk jabang bayi yang akan lahir, dll.
Pada perempuan yang sudah menjadi ibu ia akan terampil dalam membesarkan anaknya. Ia akan menyusun srategi dalam membesarkan anaknya. Agar kelak anaknya menjadi seseorang yang sukses. Kecerdasan emosional adalah bagaimana perempuan dalam bersikap. Bagaimana ia bersikap ketika membesarkan anak-anaknya. Contohnya ketika seorang ibu menghadapi anaknya yang bandel, ibu dengan kecerdasan emosional ia tidak akan memarahi anaknya. Karena ia tahu itu bukan solusi dan bahkan akan berefek negatif pada psikologi anak. Tapi ia akan mengatasinya dengan cara yang bijak.
Menurut Anderson (dalam Mappiere, 1983), mengatakan bahwa faktor yang paling penting dalam tujuannya individu mencapai kedewasaan emosional adalah pengalaman yang individu dapat selama menjalani pendidikan formal.
Seorang penyair berkata “ibu adalah madrasah, jika kamu menyiapkannya maka dia menyiapkan generasi berkarakter baik “. Anak memasuki sekolah formal saat usia 5 tahun, saat usia 0 hingga 5 tahun yang akan mendidik anak dirumah tidaklah lain adalah ibu. Pada usia ini sangat dibutuhkan peran orang tua, terutama ibu.
Pada usia golden age ini otak anak mengalami perkembangan yang paling cepat dalam masa pertumbuhannya.  Pada masa ini, setiap informasi akan diserap anak baik berupa informasi yang baik maupun yang buruk dan akan menjadi dasar terbentuknya karakter, kepribadian, serta kemampuan kognitif. Kesuksesan anak ditentukan pada masa ini. Jika ibu memanfaat masa golden age ini dengan baik maka sukseklah anak tersebut dimasa depan.
Dr. Ben Hamel, mengatakan bahwa kecerdasan anak dipengaruhi oleh tingkat kecerdasan kromosom X yang berasal dari ibu. kecerdasan anak sangat bergantung dengan ibunya bukan dari ayahnya. Jika menginginkan anak cerdas tidak dengan mencari ayah yang cerdas. Tapi kaum perempuan mulai lah mencerdaskan diri sendiri. Jadi Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang perempuan wajib berpendidikan tinggi karena mereka akan menjadi seorang ibu. Ibu-ibu yang cerdas yang akan melahirkan anak-anak yang cerdas di masa depan kelak.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Gerimis

Puisi-Puisi Hj. Juariah

Jerit Tangis Belantara Leuser

Ikan dan Aquarium Kaca

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Mahasiswa Berpangkat Wirausaha

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00