• Latest

ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI

November 24, 2017
feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
85645e8f-e49d-463f-8fa4-730280ce2b71

Pentingnya Sastra dalam Sistem Pendidikan Rusia sebagai Landasan Pembentukan Karakter dan Pola Pikir

Maret 31, 2026
ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Aceh Singkil | Potret Online

Dari Geopolitik ke Dapur Rakyat: Krisis Global dan Rapuhnya Ekonomi Indonesia

Maret 31, 2026
ba05a86a-c490-46bf-9ae8-c75ef1da62eb

Nasrallah dan Jugendliteratur

Maret 31, 2026
cd371ba6-715d-447b-b94a-30123cf2d952

Pendidikan Hadapi Ancaman Nyata

Maret 31, 2026
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Esai
  • PODCAST
Rabu, April 1, 2026
  • Login
  • Register
POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result

ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI

Redaksi by Redaksi
November 24, 2017
in Aceh Singkil, Guru, Literasi
Reading Time: 4 mins read
0
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook


(Catatan di Sekolah Pedalaman Pulau Banyak Barat)
Oleh Bayhaqy
 
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Ujong Sialit, Kecamatan Pulau Banyak Barat, merupakan salah satu sekolah paling terpencil di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. Mungkin saja ada yang belum pernah tahu dengan nama desa, lokasi sekolah ini berada, karena letaknya yang di pulau yang disebut pulau Banyak itu. Konon ini termasuk dalam jajaran pulau terluar. Pasti tidak  mudah untuk bisa  menjangkau atau sampai menginjakan kaki ke sana.  Dikatakan demikian, karena untuk menuju Pulau Banyak, dari Singkil kita harus  menempuh perjalanan selama empat, sampai lima jam dengan menggunakan kapal ferry atau Speedboat.  Cukup lama. Ya, begitulah perjuangan untuk bisa sampai ke ibukota Kecamatan Pulau Banyak yang disebut  dengan Pulau Balai.

Maka, bila anda  berkunjung ke sana, sesampai di dermaga Pulau Balai dan ingin menuju ke Haloban, ibukota Kecamatan Pulau Banyak Barat, anda harus menempuh  lagi perjalananan darat sepanjang 35 Km. Selanjutnya dari Haloban menuju Desa Ujung Sialit menempuh perjalanan selama tiga puluh menit dengan menggunakan perahu. Perjalanan yang sangat panjang dan menantang, bukan?

Di sinilah SD Negeri Ujung Sialit yang menjadi sasaran atau target menebar virus literasi itu. Dapat dibayangkan betapa jauhnya sekolah itu. Sekolah yang berada di pedalaman Kecamatan Pulau Banyak Barat ini, dengan keterbatasan sarana dan prasarana yang masih minim, apalagi jauh dari akses informasi bahkan aliran listrik dari PLN sama sekali tidak ada. Masyarakat di sana menikmati listrik hanya dari pukul enam sore hingga pukul sepuluh malam. 

Adapun aliran listrik yang di peroleh oleh masyarakat setempat bersumber dari mesin milik desa dan sebagiannya ada yang menggunakan genset. Barangkali akibat keterbatasan kesediaan alat penerang di malam hari, salah satu faktor seperti yang di beritakan Harian Serambi Indonesia Minggu yang lalu, desa ini memiliki enam sampai sembilan orang anak dalam satu keluarga.

Desa Ujung Sialit bisa dikatakan daerah berbatasan dengan Pulau Nias-Sumatera Utara. Karena letak geografisnya yang langsung tembus ke Pulau Nias melewati lautan, sehingga mayoritas masyarakat di desa ini beragama Kristen. Namun guru-guru yang mengajar pada SDN Ujung Sialit beragama Islam berasal dari Pulau Banyak.

Terlepas dari perbedaan budaya dan keyakinan. Tidaklah menyurutkan langkah bagi Arisman Pulo, seorang guru PNS alumni S-1 PGSD FKIP-Unsyiah ini yang siap ditugaskan dimana saja, sekalipun di daerah paling terpencil. Bagi Arisman ini adalah tantangan sekaligus pengalaman untuk mencerdaskan anak negeri di mana saja, siapa saja dan kapan saja.

Pada awal bulan Oktober  2017 yang lalu, Arisman dipanggil oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh untuk menerima penghargaan (award) sebagai salah seorang guru berdedikasi dari daerah khusus. Ia  penerima hadiah Anugerah Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Provinsi Aceh Tahun 2017 yang diserahkan di Kota Banda Aceh oleh Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

Lelaki humoris dan murah senyum ini, seorang alumni FKIP-Unsyiah. Ia  seorang sarjana pendidikan yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Ia bertekat untuk bisa melakukan pengabdian yang terbaik bagi anak-anak dan masyarakat di pedalaman Pulau Banyak Barat. Sebagai sosok yang sangat peduli akan nasib anak-anak sekolah di tempatnya. Maka, ketika ia berada di Banda Aceh, menjelang kembali ke Pulau Banyak, ia sempat membeli satu paket majalah POTRET dan majalah Anak Cerdas. Paket yang berisi lebih kurang 100 majalah POTRET dan Anak Cerdas. Ya,  satu kardus berisikan seratusan Majalah Anak Cerdas dan Majalah POTRET yang sebagiannya dibeli oleh Harisman, ia sisihkan dari uang hadiah yang diterimanya dari Pemerintah Aceh pada malam anugerah Hardikda dan sebagian lagi merupakan sumbangan bahan bacaan dari majalah POTRET dan majalah Anak Cerdas. Sumbangan bacaan yang dijadikan  sebagai modal untuk menggerakkan “Literasi di Ujung Negeri.” Semoga memberikan manfaat bagi anak-anak di Pulau Banyak yang jauh dari akses perpustakaan dan toko buku.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 347x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 345x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 314x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 264x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 207x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Baca Juga

ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI - 09ff0262 2fb8 4c93 9f84 06e6009c9293 | Aceh Singkil | Potret Online

Menanti Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Bersinergi Membangun Literasi Anak Negeri

Maret 31, 2026
ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI - IMG_0413 | Aceh Singkil | Potret Online

Budaya Kekerasan dalam Masyarakat Modern.

Maret 20, 2026
ARISMAN MENEBAR VIRUS LITERASI DI UJUNG NEGERI - 1001361361_11zon | Aceh Singkil | Potret Online

Kisah Perempuan POTRET – Zaynab bint al-Kamal

Maret 17, 2026
SummarizeShare234Tweet147
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Baca Juga

feb80617-be76-419c-9e6f-22ef823bed1a
#Amerika

Trump Akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

April 1, 2026
Takwa
Artikel

Membumikan Nilai Takwa Pascaramadan

April 1, 2026
Romantisme Secangkir Kopi
Esai

Romantisme Secangkir Kopi 

April 1, 2026
di ujung Magrib
#Cerpen

Di Ujung Magrib

Maret 31, 2026
Next Post

Mahasiswa Yang Tersesat Di Belantara Kampus

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Home
  • Tentang Kami
  • Kirim Naskah
  • Disclaimer
  • Privacy Policy (Kebijakan Privasi)
  • Terms of Service (Syarat dan Ketentuan)
  • Penulis
  • Al-Qur’an

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com