Berjuang Hingga Akhir

IMG_0733
Ilustrasi: Berjuang Hingga Akhir

Oleh Fery Ferdian

Dunia ini hanyalah persinggahan sementara, sebuah panggung ujian di mana iman ditakar dan kesetiaan diuji. Berjuang untuk agama bukanlah sekadar mengangkat senjata atau berorasi keras. Lebih dari itu, ia adalah perjuangan batin untuk tetap sujud di tengah badai, mempertahankan prinsip di tengah kepalsuan, dan menjaga cahaya iman tetap menyala hingga napas terakhir.

Ujian di Padang Kehidupan


Perjuangan sesungguhnya dimulai ketika iman ditantang oleh realita. Saat kejujuran dihargai dengan pengucilan, saat menutup aurat dianggap ketinggalan zaman, atau saat meninggalkan riba terasa menakutkan. Di sinilah “berjuang hingga akhir” diuji. Ia adalah momen ketika hati berbisik, “Ya Allah, aku bertahan demi Engkau,” meskipun logika manusia menuntut untuk menyerah.

Belajar dari Para Penjaga Iman
Kisah-kisah terdahulu mengajar kita bahwa harga sebuah iman adalah kesabaran. Bayangkan keteguhan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yang tetap berdakwah meski diancam api yang membakar, atau keteguhan Bilal bin Rabah yang tetap menggaungkan “Ahad! Ahad!” di bawah terik matahari Makkah dan tindihan batu panas. Mereka tidak berjuang untuk pujian manusia, melainkan untuk keridhaan Rabb mereka. Mereka mengajarkan bahwa akhir yang baik (husnul khatimah) disiapkan bagi mereka yang tidak pernah melepas ikatan iman, meski harus menanggung luka.

Perjuangan di Era Modern


Hari ini, perjuangan itu berganti rupa. Berjuang untuk agama adalah melawan kemalasan untuk shalat tepat waktu, melawan arus hedonisme dengan kesederhanaan, dan mendidik generasi penerus agar tetap mencintai ilmu agama di tengah gempuran teknologi. Ia adalah tentang menjaga hati agar tetap ikhlas, walau kebaikan sering dibalas dengan ketidakpedulian. Seperti seorang pedagang yang tetap jujur meski harus merugi, atau seorang hamba yang terus menyebarkan kebaikan walaupun sendirian.

Akhir yang Dinanti


Berjuang hingga akhir agama artinya memahami bahwa titik lelah bukanlah garis finish. Garis finish sesungguhnya adalah ketika ajal menjemput dalam keadaan iman yang utuh. Seperti perjuangan seorang ibu yang tetap mengajari anaknya mengaji di tengah kesibukan, atau seorang muda yang tetap menjaga pandangan di tengah pergaulan bebas.
Mari kita jadikan hidup ini sebagai ajang untuk mengumpulkan bekal. Berjuanglah, bertahanlah, dan jangan menyerah. Karena sesungguhnya, kemenangan sejati bukanlah saat kita mendapatkan dunia, melainkan saat kita berhasil membawa iman kita pulang kepada sang Pencipta semesta. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Sungguh ada seorang hamba yang menurut pandangan orang banyak mengamalkan amalan penghuni surga, namun berakhir menjadi penghuni neraka. Sebaliknya ada seorang hamba yang menurut pandangan orang melakukan amalan-amalan penduduk neraka, namun berakhir dengan menjadi penghuni surga Sungguh amalan itu dilihat dari akhirnya ” (HR. Bukhari, no. 6493).
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Janganlah kalian terkesan pada siapa pun sampai kalian melihat bagaimana akhir hidup mereka. Karena seseorang mungkin menghabiskan sebagian hidupnya melakukan perbuatan baik, dan jika mereka meninggal dalam keadaan itu, mereka akan masuk Surga. Kemudian mereka mungkin berubah dan melakukan perbuatan jahat. Dan seseorang mungkin menghabiskan sebagian hidupnya melakukan perbuatan jahat, dan jika mereka meninggal dalam keadaan itu, mereka akan masuk Neraka. Kemudian mereka mungkin berubah dan melakukan perbuatan baik.” “Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, Dia akan mempekerjakannya sebelum kematiannya.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana Dia mempekerjakannya?” Beliau menjawab, “Dia membimbingnya kepada perbuatan yang benar dan kemudian mengambil jiwanya. Tetaplah berjuang sampai akhir, karena mahkota kebenaran telah tersedia bagi mereka yang memelihara iman.”

Tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi tidak selalu sejalan dengan isi tulisan.
Majalah Perempuan Aceh

Diskusi

Upload foto profil kecil (opsional)
Preview avatar
Memuat komentar...

Terbaru

Artikel terbaru untuk dibaca

Populer

Artikel yang banyak dibaca

Populer Mingguan

Berdasarkan jumlah pembaca 7 hari terakhir

Welcome Back!

Login to your account below

Create New Account!

Fill the forms below to register

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.