Dengarkan Artikel
Barangkali, di antara kesibukan hidup yang tak pernah benar-benar berhenti, kita jarang memberi waktu kepada diri sendiri untuk bertanya: sudahkah iman yang kita jaga menghadirkan kebaikan bagi orang lain?
Surah Al-Ma’un datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk membangunkan — mengingatkan bahwa agama bukan hanya tentang apa yang kita ucapkan kepada Tuhan, melainkan juga tentang bagaimana kita memperlakukan manusia.
Ramadan adalah waktu ketika hati lebih mudah disentuh, ketika doa terasa lebih dekat, dan ketika setiap ayat memiliki ruang untuk benar-benar didengar. Mungkin melalui kajian sederhana ini, kita tidak menemukan jawaban atas seluruh pertanyaan hidup, tetapi setidaknya kita belajar melihat kembali diri kita dengan lebih jujur — apakah ibadah telah melembutkan hati, atau hanya menjadi rutinitas yang berlalu begitu saja.
Mari sejenak menenangkan pikiran, menarik napas perlahan, dan membuka hati untuk mendengarkan. Karena bisa jadi, satu ayat yang dipahami dengan sungguh-sungguh lebih mampu mengubah hidup daripada banyak kata yang hanya lewat di telinga.
📚 Artikel Terkait
Selamat mendengarkan kajian ini, di waktu pagi, siang, sore, ataupun malam ketika Anda menyimaknya. Apabila terdapat kekeliruan dalam penyampaian, kami dengan tulus memohon maaf.
Segala kebenaran berasal dari Allah SWT, dan segala kekurangan datang dari keterbatasan manusia. Semoga setiap pembahasan menjadi cahaya kecil yang menerangi langkah kita, menjadikan Ramadan bukan sekadar waktu yang berlalu, tetapi perjalanan pulang menuju hati yang lebih peduli dan lebih hidup.
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini





