• Latest
Main Game, Membuat Saya Tertinggal

Main Game, Membuat Saya Tertinggal

February 19, 2026

Kisah Perempuan – Lubna dari Córdoba

March 13, 2026
Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

Lomba Menulis Cerita Anak Cerdas 2026

March 13, 2026
Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

March 12, 2026

Tatanan Global Bergeser: Apakah Timur Tengah Siap Memasuki Era Post-American Security Order?

March 12, 2026
What is Scholasticide?

Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel

March 12, 2026
Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

March 12, 2026
Menjadi Insan Bertasawuf

Menjadi Insan Bertasawuf

March 12, 2026
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

Aceh Hijau atau Aceh Gundul?

March 12, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Main Game, Membuat Saya Tertinggal

Redaksi by Redaksi
February 19, 2026
in Artikel
0
Main Game, Membuat Saya Tertinggal
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Aqila Azalea Tabrani Yunis

Pelajar Kelas II SMPIC Anak Bangsa, Banda Aceh

Baca Juga

Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

March 12, 2026

Tatanan Global Bergeser: Apakah Timur Tengah Siap Memasuki Era Post-American Security Order?

March 12, 2026

Setiap hari saya ditegur ayah atau Mama, karena melihat saya asik dengan HP.Ayah pun sering memarahi saya ketika saya terus menerus main game di HP. Ayah sering minta saya untuk menjauhkan HP dari genggaman, berhenti bermain game.

Tapi saya sering bilang, sebentar lagi. Ya, saya menolak kalau ayah menyuruh saya berhenti main HP atau main Game.

Ayah ingin agar saya bisa mengatur waktu dalam menggunakan HP atau gadget. Ayah ingin saya juga bermain mainan lain, misalnya bersepeda atau bermain dengan adik atau kakak, tapi saya selalu katakan, sebentar lagi. Ini sering membuat ayah marah dan meminta HP untuk disimpan.

Saya sebenarnya tahu mengapa ayah melarang dan kadang marah terhadap saya. Ayah tahu, kalau saya masih punya masalah dengan kemampuan membaca, menulis dan berhitung. Ayah tidak mau says tertinggal pelajaran di sekolah. Maka, ayah selalu memberi nasihat kepada saya dan juga adik dan kakak agar tidak malas belajar, tidak lalai dengan scrolling video di HP karena membuat saya lalai dan malas belajar.  Kalau malas membaca, malas menulis dan malas latihan matematika, nanti akan rugi sendiri, kata ayah. Saya bisa malu kalau saya tidak bisa membaca dan menulis dengan lancar. Jadi wajar kalau ayah menegur dan marah melihat saya main HP terus.

Ayah selalu mengontrol saya dan bertanya, main game apa? Saya jelaskan kepada ayah kalau saya suka main game Avade.

Jadi saya akan bilang apa yang saya biasanya main. Saya main Avade. Apa itu Avade?  Avade adalah sebuah mainan atau game yang kita harus lari atau menghindar dari stiker. Untuk melakukan ini  kita bisa melatih kekompakan kdan saling membantu. Kita membantu yang mati dengan cara harus sembuhkan  mereka.

Sebenarnya permainan atau game itu tidak semuanya tidak bagus. Tergantung bagaimana kita menggunakannya. Sebab permainan atau game yang saya main setiap hari bisa melatih kekompakan, bisa saling membantu, dan belajar bagaimana menjelajah serta belajar bersabar kalau kita mati di game itu.

📚 Artikel Terkait

Reformasi Bukan Deformasi Birokrasi

Panggung Anak, Tumbuh Kembang, dan Tanggung Jawab Pendidikan

Merangkai Kata, Menghidupkan Rasa: Cipta Puisi & Wawasan Kebangsaan Republik Rakyat Literasi RRL Kreatif Menggetarkan Hati & Jiwa

Perang Iran-Israel: Dilema dan Refleksi Umat Muslim

Selain gama Avade, saya juga sering main game Brookhaven. Dalam permainan ini, kita bisa buat avatar. Anda tahu apa itu avatar? Avatar adalah sebuah karakter yang kita buat.

Tapi ada orang yang avatarnya terlalu berlebihan. Mereka buat Avatar 18+ 

Mainan itu membuat banyak orang ketularan dan membuat mereka menjadi kebiasaan. Ada hal yang buruk dari mainan ini. Banyak  anak anak yang sudah mulai pacaran online. Jadi, Itu sangat bahaya.

Dikatakan bahaya, karena ada banyak pula penipuan dan saya hampir jadi korbannya.

Maka,  saya harus berhati-hati. Namun harus kita pahami juga bahwa bukan semua game itu berbahaya, tapi kita harus tetap berhati-hati. Selain pengaruh buruk, kita juga bisa belajar terang permainan itu.

Tapi memang  kita tidak boleh terus menerus main hp. Kita harus mampu  mengatur waktu dan kita tidak boleh mencontoh apa yang kita tonton  avatar 18+  yang mengajarkan kita pacaran karena saya masih dari bawah umur.

Walaupun ayah saya sering gak percaya banwa saya ada belajar,  karena ayah lebih sering lihat saya main hp dari pada membaca atau belajar yang lain. Sementara  kalau saya  membaca atau melakukan yang lain, ayah tidak lihat. Itu juga yang membuat ayah marah dan kesal dengan saya.

Saya sering mencoba untuk menjelaskan apa yang saya baca dan walaupun saya selalu lalai dengan main game, tapi saya lagi berusaha untuk mengatur waktu dan saya mengerti kenapa orang tua saya selalu memarahi saya.

Ya, itu karena mereka sayang pada  saya dan khawatir terhadap saya karena tidsk belajar. Saya ingat, orang tua marah bukan karena mereka benci,  tapi mereka sayang kepada kita.

Sekarang saya harus mengubah dan harus berubah. Ayah mengatakan kalau saya mau menjadi orang sukses, saya tidak boleh asik bermain game, walaupun ada pelajaran di dalamnya. Sebab dalam penilaian ayah, saya banyak tertinggal dalam pelajaran sekolah. Makanya ayah khawatir dengan masa depan saya, kalau saya semakin kecanduan game. Apalagi ayah tahu kalau sudah banyak anak yang menjadi korban main game.

Sekarang saya memang harus berubah. Saya harus patuh pada perintah dan nasihat ayah. Oleh sebab itu, mulai sekarang saya harus sering membaca buku kembali. Saya juga harus alihkan perhatian untuk melakukan aktivitas lain. Harus punya waktu istirahat dan bermain bersama teman atau adik serta ikut membantu orang tua berjualan di POTRET Gallery.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 72x dibaca (7 hari)
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 62x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 61x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 57x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
SummarizeShare235
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Terkait

Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

Kecanggihan Teknologi pada Zaman Nabi Daud dan Nabi Sulaiman

by Redaksi
March 12, 2026
0

Oleh: Nurul Hikmah, S.Pd.I., M.A Sejarah para nabi dalam Al-Qur’an tidak hanya menceritakan tentang dakwah dan perjuangan mereka dalam menyampaikan risalah Allah, tetapi juga menggambarkan berbagai bentuk kemajuan...

Tatanan Global Bergeser: Apakah Timur Tengah Siap Memasuki Era Post-American Security Order?

by Dayan Abdurrahman
March 12, 2026
0

Oleh Dayan Abdurrahman Pendahuluan: Sebuah Perubahan yang Tidak Terelakkan Selama lebih dari tujuh dekade setelah Perang Dunia II, kehadiran militer Amerika Serikat di Timur Tengah telah menjadi semacam...

What is Scholasticide?

Genosida Palestina: Membongkar Kolonialisme Modern Israel

by Dr. Al Chaidar Abdurrahman Puteh, M.Si
March 12, 2026
0

Al Chaidar Abdurrahman PutehDosen Antropologi, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh Genosida yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina bukan sekadar tragedi kemanusiaan, melainkan ujian moral dan politik bagi dunia internasional....

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

Pendidikan Hukum Pemilu dan Penataan Ulang Demokrasi Menuju Pemilu 2029

by Redaksi
March 12, 2026
0

Oleh Masrur Salamuddin Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 135/PUU-XXII/2024 menandai titik balik penting dalam sejarah ketatanegaraan Indonesia, khususnya dalam desain penyelenggaraan pemilihan umum. Mulai 2029, keserentakan Pemilu nasional dan...

Next Post

Bedah Buku - Islam: Doktrin dan Peradaban

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Disclaimer
  • Al-Qur’an
  • Tentang Kami
  • Redaksi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Punya tulisan menarik?
Kirim ke Redaksi via WhatsApp
No Result
View All Result
  • Home
  • Kirim Tulisan
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST

© 2026 potretonline.com