POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Buku Kumpulan Puisi “Keagungan Kota Suci” dan Novel  Karya Halimah Munawir Jadi Koleksi Perpustakaan Terbesar dan Bergengsi di Mesir 

RedaksiOleh Redaksi
February 2, 2026
Buku Kumpulan Puisi “Keagungan Kota Suci” dan Novel  Karya Halimah Munawir Jadi Koleksi Perpustakaan Terbesar dan Bergengsi di Mesir 
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Lasman Simanjuntak 

Buku kumpulan puisi berjudul “Keagungan Kota Suci” karya Penyair dan Sastrawan Perempuan Indonesia Halimah Munawir lahir bukan sekedar sebagai karya sastra, melainkan sebuah kado self-appreciation di usia ke-62 tahun.

“Ini adalah manifestasi syukur dan perayaan atas perjalanan hidup yang panjang. Sebuah pengakuan cinta pada diri sendiri, di tengah riuh rendah dunia saat ini,” Hal itu disampaikan oleh Halimah Munawir pada  Senin  (2/2/2026) usai peluncuran (launching) buku puisinya berjudul “Keagungan Kota Suci”. Kegiatan yang telah berlangsung pada Kamis lalu (29/1/2026) sekitar pukul 12.00 waktu setempat di Wisma Nusantara  Perpustakaan Mahasiswa Indonesia Kairo  (PMIK) di Mesir.

“Sebagai anak bangsa, launching di Kairo juga merupakan turut memperkuat harmonisasi antara pemerintah  Indonesia – Mesir yang sudah terjalin sejak presiden pertama , Soekarno. Karena diplomasi bukan hanya dapat dilakukan melalui politik, melainkan juga melalui jalur budaya dan sastra,”

Halimah Munawir yang dikenal juga sebagai novelis- buku kumpulan puisi “Keagungan Kota Suci ” ini bukan sekadar judul. Ia lahir diantara rahim umat seluruh dunia. Mungkin tanpa “keajaiban”-Nya, ia tidak terbang kesebuah  negara “suhu para ilmu” , negara yang masih menjadi kiblat ilmu, negara yang masih menghargai sebuah buku sebagai barometer kecerdasan. 

Hal mana terbukti ketika bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mesir Abdul Mutaiali, PHD berkunjung ke perpustakaan terbesar di Mesir, Alexandria yang terletak di dekat pelabuhan kuno Mesir. 

Sebagaimana kita ketahui bahwa perpustakaan yang menampung hingga 8 juta buku, juga ada museum, planetarium dan pusat konferensi di atas bangunan 11 lantai ini dapat dikatakan menjadi salah satu pusat pengetahuan terbesar di dunia.

” Yang membuat kita terkagum  kagum pada perpustakaan utama pusat budaya modern ini dan, sangat bersyukur, buku puisi ‘ Keagungan Kota Suci’  serta beberapa novelnya dapat diterima untuk menjadi bagian dari koleksi perpustakaan bergengsi ini,”

Dalam Empat Bahasa

Pada peluncuran buku kumpulan puisi berjudul “Keagungan Kota Suci ” -diterbitkan oleh penerbit Mesir Dar El Sholeh memuat 45 puisi- dalam 4 bahasa yakni Sunda, Indonesia, Inggris dan Arab ini, ikut memberikan kata sambutan yaitu Abdul Muta’ali MA,MIP,Phd, nara sumber DR.(HC) Halimah Munawir (sebagai penulis-red), serta nara sumber A.Satriawan Hariaadi  Lc,MA.

Buku kumpulan puisi ini juga adalah pertemuan antara ayat-ayat suci dan debu jalanan kehidupan.Penulis tidak lari dari kenyataan,  namun merespon realitas manusia menggunakan Kompas Al-Qur’an.

Hasilnya adalah puisi yang tidak hanya indah secara estetika, tetapi juga tajam sebagai kritik dan renungan sosial. 

Pada kesempatan tersebut Halimah Munawir, Ketua Umum Obor Sastra Indonesia bercerita jejak langkah dimulai tahun 1995-2025 yakni pada tahun 1995 ibadah haji (awal terkumpulnya rasa dan pengalaman batin), periode umroh merupakan perjalanan berkelanjutan (rangkaian perjalanan yang memperkaya perspektif).

Pada November 2025 merupakan titik balik (moment saat umroh, lahirnya ide pembukuan). Hingga berlangsungnya peluncuran (launching) buku kumpulan puisi “Keagungan Kota Suci” sebagai kado apresiasi diri.

📚 Artikel Terkait

Bersekolah Tak Selalu Berarti Berpendidikan: Saatnya Aceh Menumbuhkan Jiwa Belajar yang Merdeka

Darah Juang Sang Pahlawan

GALI KELEBIHAN BERSEPEDA

Senerai Puisi Zhafira Putroe Rendra

Bedah buku “Keagungan Kota Suci” juga menyelami puisi religi antara Al-Qur’an dan Empiris Sosial  sebuah apresiasi diri bagi kehidupan Halimah Munawir.

Hulu kreativitas antara langit dan bumi yaitu 1) Langit ( Kompas Teologis) dimana Al-Qur’an menjadi sumber ‘bahasa langit’ dan pedoman arah yang tak terbantahkan, 2) Bumi (Empiris Sosial) pengamatan tajam terhadap realitas dan lingkungan sekitar, 3) Insight, karya ini bersifat responsif menolak menjadi ‘air tenang’ yang menghanyutkan, puisi-puisi ini adalah nyata atas kegelisahan jiwa.

Sedangkan prinsip hidup yang menjadikan nafas puisi lima menjaga diri atas lima perkara, serta enam meyakinkan hati atas enam perkara.

Prinsip-prinsip ini tidak hanya dipegang teguh dalam hidup, tetapi ditenun ke dalam setiap baris puisi di dalam buku-bukunya.

Mekah dan Madinah lebih dari sekadar destinasi.Bagi penulis kota suci  bukan hanya lokasi fisik dengan aura kebesaran yang diakui secara global.Ini adalah cermin refleksi jiwa tempat terjadinya pengagungan yang personal, mendalam, dan transfornatif.

Transformatif sosial, bagaimana interaksi di tanah suci mengubah cara pandang penulis terhadap kehidupan sosial sehari-hari.

Setiap nafas adalah berharga,dimana filosofi waktu laksana angin, ia berlalu tanpa pernah berbalik arah.Kesadaran inilah yang melahirkan urgensi untuk berkarya. 

Sementara trilogi perjalanan batin terdiri atas pertama, titik nadir awal pencarian dan kedalaman rasa evolusi jiwa.

Kedua, bayang firdaus yang merupakan proyeksi kehidupan akan ketenangan, dan ketiga keagungan kota suci, puncak refleksi perjalanan spiritual.

” Buku kumpulan puisi ‘Keagungan Kota Suci” berdiri sebagai bukti bahwa waktu tidak berlalu sia-sia.Setiap nafas yang berharga telah dicatat, dirasa, dan diabadikan,”.

Mengangkat Tema Spiritual

Sebelumnya Halimah munawir menjelaskan buku kumpulan puisi “Keagungan Kota Suci”  diterbitkan oleh penerbit Dar El Sholeh karena tertarik menerbitkan buku ini lantaran konsisten, isinya mengangkat tema spiritualitas yang berpijak pada pengalaman personal  dan kearifan lokal.

Naskah tersebut mendapat respon positif sejak pertamakali diajukan. Bahkan, buku kumpulan puisi tersebut lahir dari pengalaman spiritualnya saat menunaikan ibadah umrah pada bln November 2025 lalu.

“Inspirasi datang begitu kuat seperti ada dorongan batin untuk menuliskan keagungan tanah suci.Jumlah 45 puisi tidak direncanakan sejak awal.Pada mulanya hanya menargetkan 30 puisi saja.Namun, proses kreatif yang terus mengalir membuat jumlah puisi bertambah,”

Angka 45 meniliki makna simbolis yang dikaitkan dengan tafsir ulama kharismatik Mbah Moen. “Angka 45 tersebut juga menghubungkan dengan Surat Al-Jatsiyah dalam Al-Qur’an yang berbicara tentang tanda-tanda kebesaran Tuhan di alam semesta dan manusia, serta peringatan hari kebangkitan. Puisi-puisi ini merupakan refleksi hubungan dengan Tuhan dan sesama manusia,”

Kontributor : Lasman Simanjuntak

Lasman Simanjuntak

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 62x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 58x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 54x dibaca (7 hari)
Kisah Nurwani: Usia Bukan Penghalang untuk Belajar
Kisah Nurwani: Usia Bukan Penghalang untuk Belajar
9 Feb 2026 • 53x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026
POTRET Budaya

Memerangi Sampah, Membangun Gerakan Indonesia ASRI

Oleh Tabrani YunisFebruary 6, 2026
digital

Doom Scrolling: Perilaku Baru di Era Digital

Oleh Tabrani YunisJanuary 31, 2026
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    160 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
197
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
97
Postingan Selanjutnya
24 Tahun Jadi Gen Rahasia, Denada Akui Ressa Anaknya

24 Tahun Jadi Gen Rahasia, Denada Akui Ressa Anaknya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00