• Latest

Air yang Mengambil Jalan

Desember 8, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Air yang Mengambil Jalan

Redaksiby Redaksi
Desember 8, 2025
Reading Time: 2 mins read
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Karya Almira Sartika

Siswa SMAN 1 Lhokseumawe

Air datang dari mana-mana,
mengalir cepat di sepanjang jalan
sampai tidak ada lagi tanah
yang bisa terlihat.

Baca Juga

a0874485-5883-4836-9faa-17bcddc8a681

Kepiting Dalam Baskom

Maret 29, 2026
​TEOLOGI LIMBAH

​TEOLOGI LIMBAH

Maret 19, 2026
Pada Secangkir Cinta

Pada Secangkir Cinta

Maret 9, 2026

Rumah-rumah mulai dikelilingi air,
perlahan tapi terus naik.
Orang-orang berdiri di depan pintu,
memantau tinggi air
sambil saling bertanya
apakah ini akan berhenti
atau justru tambah naik.

Motor-motor dipindahkan tergesa,
beberapa sudah terendam setengah,
beberapa lain ditinggalkan saja
karena arus terlalu kuat
untuk mendekatinya.

Di sudut gang,
ada barang-barang yang hanyut:
ember, sandal, pot bunga,
hal-hal kecil yang biasanya sepele
tapi hari itu terasa berarti
ketika mulai terbawa air.

Langit tetap muram,
hujan turun putus sambung,
dan Aceh jadi lebih sunyi
dari biasanya.
Hanya suara air
yang terus bergerak
tanpa peduli siapa yang repot.

Meski begitu,
ada orang yang membantu menarik barang,
ada yang membagikan plastik,
ada yang sekadar memanggil
untuk memastikan semua aman.
Dalam keadaan kacau seperti itu,
justru terlihat jelas
bahwa kami saling jaga.

Banjir hari itu
bukan cerita heroik—
hanya hari di mana air
mengambil alih jalan,
dan kami mencoba bertahan
sebaik mungkin.

ADVERTISEMENT

Lhokseumawe, 6 Desember 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Festival Sastra Jakarta Barat 2025 Ruang Pulang Bahasa, Ingatan, dan Masa Depan Kota

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com