• Latest

Orang Yang Dianggap Tolol Sedunia Tetap Lebih Baik dan Terhormat Dari Manusia Yang Tidak Tahu Malu Sedunia

Agustus 30, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Orang Yang Dianggap Tolol Sedunia Tetap Lebih Baik dan Terhormat Dari Manusia Yang Tidak Tahu Malu Sedunia

Redaksiby Redaksi
Agustus 30, 2025
Reading Time: 2 mins read
591
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Jacob Ereste

Orang yang dianggap paling bodoh sedunia memang hina, tapi lebih hina lagi orang yang tidak tahu malu. Karena orang bodoh belum tentu munafik, tapi orang yang tidak punya rasa malu cenderung munafik. Penjilat, tidak takut berbohong dan yang lebih parah merasa lebih pintar sedunia. Sehingga tidak mungkin menghirup udara segar di akherat. Karena kelasnya hanya sedunia, tidak termasuk seakherat.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Biasanya orang yang merasa paling pintar sedunia itu. Justru sesungguhnya adalah orang bodoh, orang pandir serta tak merasa dosa ketika berbohong, menipu orang lain dan selalu mengklaim mewakili suara rakyat. Padahal kerjanya cuma penjilat pantat penguasa, termasuk majikannya di partai yang cuma membidik kekuasaan.

Jadi kepada orang yang tak ada rasa malu — yang selalu tampil dengan penuh perasaan lebih pintar sedunia–justru model dari manusia cetakan terbaru yang selalu merasa paling pintar. Padahal realitas yang sesungguhnya dungu sedungu-dungunya manusia di dunia.

Sebab orang yang sesungguhnya pintar belum pernah ada yang mengklaim dirinya paling pintar, atau menjustifikasi orang lain itu bodoh. Jadi sikap dan sifat ketololan orang yang baru merasa pintar itu. Padahal hanya sedikit kadar dan karat kepintarannya — selalu mendahului otaknya dungu itu namun sudah merasa lebih pintar dari orang lain.

Sama juga dengan anggapan orang bodoh itu tidak bisa kaya, karena tidak pernah bercermin tentang sosoknya sendiri. Dia tidak mungkin mampu memahami bagaimana mungkin banyak orang bodoh yang bisa memiliki kekayaan berlimpah. Seperti anggota parlemen di negeri kanoha misalnya, hanya karena piawai menjilat dan punya nyali untuk menipu dan berbohong seperti kegandrungan orang untuk memiliki gelar dan ijazah palsu. Toh sesungguhnya tidak punya isi kepala yang bisa menerawang isyarat dari langit, karena memang orientasinya cuma dunia semata.

Artinya jelas, antara kebodohan manusia sedunia, tidak sebanding dengan manusia yang tidak memiliki rasa malu sedunia. Karena orang yang tidak memiliki rasa malu sedunia, bukan hanya gemar menjilat semata. Pasti tidak punya harga diri karena gemar berkata-kata yang tidak sesuai dengan apa yang dia lakukan.

Begitulah orang yang tidak memiliki rasa malu sangat gemar berjanji palsu, bergelar palsu, tak malu berijazah palsu. Apalagi hanya sekadar membuat perjanjian palsu, UU yang dipalsukan seperti produk yang disebut Cipta Kerja yang sudah bolak-balik direparasi oleh Mahkamah Konstitusi, dimana rasa malu para pembuatnya sendiri seperti orang tolol sejagat yang selalu pura-pura tidak tahu bahwa hasil kerja seperti itu sangat memalukan.

Pecenongan, 29 Agustus 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Sirna Nurani

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com