POTRET Online POTRET
  • Home
  • Artikel
  • Potret Budaya ⌄
    • Puisi
    • Cerpen
    • Esai
  • Pendidikan
  • Video
  • Esai
  • Opini
  • Aceh
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Cerpen
  • Perempuan
  • Podcast
  • ✍ Kirim Tulisan
Home # Ironi

BENGKEL OPINI RAKyat

Redaksi by Redaksi
Agustus 28, 2025
in # Ironi, #Kriminal
0

Oleh Heri Iskandar


Cara Mudah Merawat Logika
–‐————‐————————————
Senin, 25/8/2025 (Edisi 1482)

"Ada kau ikuti berita tersadis setelah kasus Fredy Sambo tidak Bib?"
"Yang mana itu? Isterinya mendapat remisi sembilan bulan karena rajin donor darah bukan?"
"Kenapa itu kau anggap sadis..?"
"Hukum kok kayak Dodol basi diobral sesukanya?"
"Itu hanya dagelan yang sangat menjijikkan. Sakit hati saja membacanya."
"Tapi Abang bilang kasus Sambo?"
"Yang aku maksud kasus tersadis setelah kasus Sambo apa? Ada kau ikuti tidak?"
"Kasus apa itu..?"
"Penculikan dan pembunuhan terhadap Muhammad Ilham Pradipta akhir pekan silam."
"Ilham yang Kepala Cabang BRI itu..?"
"Nah itu dia! Ada kau ikuti beritanya tidak?"
"Tidak tega aku membacanya Bang. Sadisnya luar biasa. Negeri ini sudak layaknya sarang penjahat. Mereka berani menculik di siang bolong seakan Polisi sudah tidak digaji lagi oleh negara sehingga penjahat meraja lela."
"Betul itu. Padahal Pasar Rebo Jakarta Timur itu daerah yang tidak pernah sepi tapi mereka berani menculik di siang bolong."
"Sekarang penjahat lebih takut kepada CCTV dari pada aparat negara."
"Bisa kau bayangkan tidak betapa biadabnya mereka, tega menghabisi korban di dalam mobil lalu mayatnya dibuang ke daerah Bekasi?"
"Ini salah satu dosa negeri ini Bang!"
"Karena gagal melindungi rakyatnya dari penjahat jalanan?"
'Ketika penjahat diberi ruang oleh aparat maka rakyatlah korbannya."
"Menurut kau motifnya apa Bib?"
"Polisi belum membuka yang sebenarnya. Yang jelas mereka deb colector yang selama ini begitu bebas melalukan aksinya meneror rakyat."
"Ada hubungan dengan Pak Bos kita tidak?"
"Bang JAGo ngomong apa itu..?"
"Maksudku apa ada hubungan dengan kemurahan hati Bapak Presiden kepada penjahat tidak?"
"Maksudnyan bagaimana itu?"
"Mungkin mereka mengira akan mendapatkan amnesti dari beliau makanya  berani melakukan kejahatan sesadis itu?"
 "Oo..!"
 "Mestinya di tangan Presiden Militer rakyat lebih merasa tenang dari teror penjahat."
 "Kalau itu aku sepaham!"

“Tapi yang terjadi sebaliknya. Penjahat jalanan makin berani. Yang memalukan lagi ketika korban lapor Polisi pelakunya malah kenal baik dengan aparat..!”

🙏Heri Iskandar

Baca Juga
  • BENGKEL OPINI RAKyat - 5f25a00b 8e97 467e ad24 edc1cc1204a1 | # Ironi | Potret Online
    # Ironi
    Di Antara Idealisme dan Honorarium
    17 Mar 2026
  • 02
    -#Judi online
    Budi Arie Setiadi Unfollow
    15 Sep 2025

Previous Post

Fenomena Bapak-Ibuisme Dari Pernyataan Janda Oleh Ridwan Kamil

Next Post

Di Ujung Keputusan Ada Harapan

Next Post
BENGKEL OPINI RAKyat - 1000871383_11zon | # Ironi | Potret Online

Di Ujung Keputusan Ada Harapan

POTRET Online POTRETOnline
Kontributor Tentang Kami Redaksi 1000 Sepeda

© 2026 POTRET Online. Seluruh hak cipta dilindungi.

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah